Lapangan Alun-Alun Tidak Digunakan Sholat Idul Fitri 1442 H

TEGAL – Surat permohonan yang dilayangkan oleh Pengurus Masjid Agung terkait pembukaan Lapangan Alun-alun Tegal untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri 1442 H dipastikan tidak dikabulkan.

Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal bersama Wali Kota dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal di ruang Adipura komplek Balai Kota Tegal, Selasa (27/04).

Hadir dalam Rakor tersebut, Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, Sekretaris Daerah Johardi dan Anggota Forkopimda Kota Tegal hadir secara pribadi, hanya Ketua DPRD yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Wasmad Edi Susilo.

Dari hasil pendapat Anggota Forkopimda meminta mempertimbangkan kembali apabila Lapangan Alun-alun Kota Tegal dibuka mengingat Pandemi Corona Virus Desease 19 (Covid-19) masih berlangsung.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Tegal Eko Setyawan menyampaikan, sebelumnya memang sudah ada tindak lanjut pengajuan surat permohonan dari Pengurus Masjid Agung terkait hal tersebut, dengan melaksanakan rapat koordinasi yang menghasilkan dua opsi.

Eko menyampaikan opsi pertama adalah, opsi lapangan Alun-alun tidak dibuka, dengan pengaturan jamaah putra dan putri terpisah kanan dan kiri. Sedangkan opsi kedua lapangan Alun-alun dibuka sebagian, yakni bagian barat dan timur lapangan. Sementara pengaturan parkir dan penutupan jalan diatur oleh Dinas Perhubungan Kota Tegal.

Namun kepastian terkait tidak bisa dipakainya lapangan Alun-alun, diputuskan melalui Rapat Koordinasi Frokopimda.

Komandan Kodim 0712, Letkol Inf. Sutan Pandapotan Siregar menyampaikan bahwa pembukaan Lapangan Alun-alun tersebut harus di hitung manfaat dan mudharatnya. Ia meminta mempertimbangkan lagi untuk membuka lapangan Alun-alun.

Kapolres Tegal Kota, AKBP. Rita Wulandari Wibowo menyampaikan hal serupa. Ia menambahkan apabila ada pihak-pihak yang memaksa untuk membuka lapangan Alun-alun untuk kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa, maka pihaknya meminta agar pihak-pihak tersebut menandatangani surat pernyataan bertanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Jasri Umar menyampaikan saat ini masih dalam masa pandemi. Ia menyampaikan tidak setuju apabila lapangan Alun-alun dibuka. Hal tersebut di sampaikan juga oleh Komandan Lanal Tegal, Kepala Pengadilan Negeri dan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal.

Sementara itu, Wali Kota yang hadir dalam rakor tersebut menyampaikan bahwa, sebetulnya tidak ada istilah dibuka atau ditutup untuk lapangan Alun-alun dan Taman Pancasila, penutupan Lapangan Alun-alun adalah kelanjutan dari pembatas yang digunakan pada saat pembangunan. Namun demikian pada saat selesai maka sekat dan pembatas ini tidak dibuka mengingat antisipasi untuk potensi kerumunan ditengah pandemi Covid-19.

Penutupan yang seharusnya dilakukan adalah jalur-jalur menuju taman atau lapangan tersebut dan Pemerintah Kota Tegal akan menyiapkan sekat penutup jalur-jalur menuju Alun-alun dan Taman Pancasila.
Namun keputusan akhir dari Rakor Forkopimda tersebut diputuskan bahwa lapangan Alun-alun masih ditutup dan tidak digunakan untuk shalat Ied.

Wakil Pengurus Masjid Agung Tegal yang hadir dalam rakor tersebut, Abdul Khayi menyampaikan bahwa, pihaknya bersama pengurus memang melayangkan surat permohonan untuk pemakaian Lapangan Alun-alun untuk shalat Ied. Namun setelah mendapat hasil dari rakor tersebut, pihaknya mengaku menerima apapun hasil putusan yang sudah disepakati bersama. Intinya Khayi menyerahkan kepada keputusan yang diambil oleh Pemerintah Kota Tegal.(*)

Berita Lainnya

Hibah Untuk Mempermudah Pengelolaan dan Kesejahteraan Rakyat
Berita 18 Oct, 2018

Hibah Untuk Mempermudah Pengelolaan dan Kesejahteraan Rakyat

Jakarta- Dalam rangka tertib administrasi sesuai peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2014 dan menindaklanjuti persetujuan hibah yang telah di terbitkan…

Dinkes Kota Tegal Ajak Warga Stop BAB Sembarangan
Berita 12 Mar, 2019

Dinkes Kota Tegal Ajak Warga Stop BAB Sembarangan

TEGAL- Dinas Kesehatan Kota Tegal gencar menggelar pemicuan program stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan atau open defecation free (ODF).…

HUT KORPRI ke 47, Walikota Tegal Serahkan 188 SK Kenaikan Pangkat ASN.
Berita 29 Nov, 2018

HUT KORPRI ke 47, Walikota Tegal Serahkan 188 SK Kenaikan Pangkat ASN.

TEGAL- Sebanyak 188 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal menerima SK Kenaikan Pangkat Periode Oktober 2018. Penyerahan…

Sri Mulyani Himbau Tetap Jaga Akuntabilitas Laporan Keuangan
Berita 22 Sep, 2020

Sri Mulyani Himbau Tetap Jaga Akuntabilitas Laporan Keuangan

Meskipun ditengah keadaan darurat Penanganan Covid-19, Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI) menghimbau kepada seluruh pemangku kepentingan termasuk Pemerintah Daerah…

Tim Penggerak PKK Kota Tegal Lakukan Penilaian Lomba HATINYA PKK
Berita 29 Aug, 2018

Tim Penggerak PKK Kota Tegal Lakukan Penilaian Lomba HATINYA PKK

TEGAL – Tim Pengerak Pendidikan Kesehatan Keluarga (PKK) Kota Tegal, Rabu (29/8) melakukan penilaian lomba HATINYA PKK (Halaman Asri Teratur…

Bayar PBB Malah Dapat Hadiah Motor
Berita 05 Dec, 2017

Bayar PBB Malah Dapat Hadiah Motor

Tegal - Latar belakang diadakannya Gebyar undian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) Kota Tegal tahun 2017 adalah dalam…

Most from this category