TEGAL- Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Syariah (KCS) Tegal resmi pindah kantor (relokasi) dari Jl. Gajah Mada No. 107 ke Jl. Jenderal Sudirman No. 2 Kota Tegal.
Peresmian relokasi ke kantor yang lebih luas dan representatif ini dilaksanakan dengan pemotongan pita oleh Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tegal Dra. Isritati yang mewakili Walikota Tegal Drs. HM. Nursholeh, M.MPd bersama Departemen Head Divisi Syariah BTN Iskandar dan pemotongan tumpeng oleh Isritati yang kemudian diserahkan kepada Branch Manager BTN KCS Tegal Kurnia Muhammadi saat Tasyakuran Relokasi Kantor BTN KCS Tegal pada Selasa (13/11) malam.
Hadir dan turut menyaksikan peresmian relokasi Kantor BTN KCS Tegal tersebut Ludy Arlianto, S.E, M.Bus Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kota Tegal, Lina Yunitha, S.E Kepala Satuan Layanan Administrasi Kantor Bank Indonesia Wilayah Tegal, AKP Arifin, SH, Kepala Satuan Intelkam Polresta Tegal mewakili Kapolresta Tegal dan Agus Fajaryanto Deputi BTN Kantor Wilayah VI dan para nasabah BTN Syariah yang sebagian besar adalah developer perumahan.
Walikota dalam sambutannya yang dibacakan oleh Isritati mengucapkan selamat kepada jajaran BTN KCS Tegal yang telah menempati lokasi baru. Walikota mengharapkan dengan lokasi yang baru, maka semakin banyak berkah yang dicurahkan dan BTN KCS Syariah Tegal semakin optimal dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat baik yang telah menjadi nasabah maupun calon nasabah.
“Pemberian pelayanan prima ada prinsip yang harus dipegang dan kita jaga bahwa kita bukan saja harus bisa mengerti kebutuhan nasabah dan calon nasabah melainkan kita juga bisa menempatkan diri kita berada di posisi mereka. Sehingga kita bisa benar-benar memahami apa yang mereka inginkan,” pesan Walikota yang menekankan agar BTN KCS Tegal melaksanakan excellence service. Sehingga dapat memberikan kesan yang baik bagi nasabah sebagai promosi agar terbentuk dan meningkatkan citra diri perusaahaan.
Kurnia Muhammadi mengatakan lembaga perbankan yang dipimpinnya saat ini telah memiliki prestasi yang patut dibanggakan. Disebutkannya dari data Bank Indonesia (BI) posisi per Oktober 2018 dari 26 cabang seluruh wilayah kliring BI, BTN KCS Tegal menduduki peringkat ketujuh di wilayah Tegal. Sementara untuk di lembaga perbankan syariah, KCS tegal menduduki peringkat pertama dibandingkan tujuh bank yang berbasis syariah. “Alhamdulillah kami menduduki peringkat ketujuh di wilayah Tegal dan peringkat pertama dibandingkan tujuh lembaga bank yang berbasis syariah,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Perkembangan BTN KCS Tegal diharapkan Kurnia lebih meningkat lagi untuk kedepannya. Selain menempati kantor baru yang lebih representatif, BTN KSC Tegal memiliki SDM yang berkualitas dari generasi milenial.
“Saat ini adalah BTN Syariah hampir 99,9 persen karyawan adalah generasi milenial. Dengan ide teman-teman milenial, mudah-mudahan KCS Tegal bisa berkompetisi dengan baik dan sehat di kancah perbankan khususnya di wilayah Tegal dan mudah-mudahan kehadiran BTN Syariah Tegal dapat memberikan konstribusi yang baik dan dapat dimanfaatkan oleh pengguna jasa keuangan dan perbankan,” harapnya.
Sementara Iskandarmenyebut KCS Tegal sudah berjalan sejak tahun 2012 namun sudah membukukan aset yang besar. “Alhamdulillah pada posisi Oktober ini telah mencapai asset Rp. 630 miliar. Ini merupakan suatu prestasi yang dalam waktu lumayan selama enam tahun bisa mencapai angka Rp. 630 miliar,” sebut Iskandar.
Dikatakannya BTN KCS Tegal merupakan kantor BTN Syariah ke-21 yang dibuka oleh Divisi Syariah dari 24 KCS di seluruh Indonesia. Selain itu, BTN kini memiliki 42 Kantor Cabang Pembantu Syariah, 7 kantor kas syariah serta 397 kantor layanan syariah yang dilayani di kantor cabang-kantor cabang konvensional.
Iskandar mengapresiasi perkembangan BTN Syariah. Sebab perkembangan BTN Syariah cukup besar, yakni secara nasional aset bank syariah telah menjadi lebih kurang Rp. 25 triliun, dalam jangka waktu kira-kira 13 tahun sejak tahun 2005.
“Insya Allah dengan relokasi ini kita akan meningkatkan pelayanan yang lebih baik. Kaum mileinial ini melayani mitra-mitra kita semua dengan pelayanan yang lebih baik dan meningkatkan aset kita kemudian dikembalikan bagi hasilnya kepada mitra-mitra sekalian. Insya Allah kedepan diberkahi Allah SWT dan dengan ridhonya tasyakuran ini menjadi batu loncatan untuk lebih baik kedepan,” tutur Iskandar.
Agus Fajaryanto mengharapkan dengan SDM milenial yang jumlahnya 99,9 persen akan berkontribusi baik terhadap perkembangan BTN Syariah. Sehingga di zamandigital mereka dapat memberikan inspirasi dan inovasi baru. “Sehingga sebagai pendorong dan pemberi semangat. BTN lebih maju lagi dengan pemberian pelayanan kepada nasabah lebih baik lagi dan dapat bersaing dengan bank-bank lainnya,” harap Agus yang menyebut menyebut Kantor Wilayah VI yang berkedudukan di Semarang membawahi wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
Saat ini disebutkan Agus, jumlah BTN memiliki 8 kantor cabang konvensional dan empat KCS yakni di Semarang, Solo, Jogjakarta dan Tegal. “Tegal merupakan salah cabang syariah di wilayah kita yang sangat memberikan harapan kepada kami dalam rangka meningkatkan pelayanan maupun meningkatkan kinerja.
Ludy Arlianto menyebut bahwa BTN KS Tegal kini menjadi tetangganya karena kantor OJK dan BTN Syariah bersebelahan. Apalagi BTN KCS Tegal telah menorehkan beberapa prestasi yang diraih sehingga pantas disebut sebagai tetangga yang hebat. “Tentunya OJK kalau punya tetangga dari syariah rasanya lebih ayem ya. Insya Allah kedepan kita bisa menjadi tetangga yang jauh lebih bagus. Suatu kebanggaan saksikan, mendampingi, dan beriring melihat perkembangan bisnis yang positif dari seluruh industri jasa keuangan khususnya bank BTN Kantor cabang Syariah Tegal ini,” ungkapnya senang. (*)