Rindu Anak dan Keluarga, Siti Masitha Minta Dipindah Ke LP Anak dan Wanita Tangerang.

Semarang –  Kepada Majelis Hakim, Siti Masitha minta agar dirinya dapat dipindah ke LP anak dan Perempuan Tangerang jika nanti telah divonis.Hal itu diungkapkan Walikota Tegal Non Aktif tersebut saat membacakan pledoinya/pembelaanya dalam sidang lanjutan. Senin (9/4). Di Pengadilan Tipikor Semarang.

Diwarnai isak tangis, Siti Masitha dalam pembacaan pledoinya membantah segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Walikota Tegal Non Aktif tersebut juga mengatakan segala hal yang dituduhkan kepadanya diluar pengetahuan nya.

“Sudah terbukti tidak ada penambahan harta dan aset yang signifikan selama saya menjabat sebagai Walikota Tegal, bahkan saya juga belum miliki rumah sendiri, rumah yang ada di Jakarta itu adalah milik adik saya”, ucap masitha.

“Pendapatan selama ini saat pun hanya dari jabatan Walikota bahkan saya juga ini hutang bank yang digunakan untuk biaya pendidikan”, lanjutnya. Sampai sekarang pun pendapatan masih dibantu adik,bahkan saya tidak punya tabungan yg ada hanya asuransi pendidikan anak senilai 50 juta yg itupun disita kpk.

Kepada majelis hakim masitha juga permohonan agar setelah setelah divonis dirinya dapat dipindahkan ke Lp anak dan perempuan Tangerang. Hal itu dikarenakan agar keluarga dapat lebih mudah menjenguk nya.

“Saya sangat rindu kepada anak – anak saya, selama ditahan di semarang keluarga jarang menengok karena jarak yg jauh dan biaya yang tinggi,karena itu saya mohon majelis hakim mengabulkan”, imbuhnya.

Selain meminta agar dipindah, Siti Masitha juga meminta agar hak politik nya tidak dicabut sesuai tuntutan jaksa kpk.

Dalam pembelaan nya Siti Masitha juga mengaku tidak pernah mengkondisikan lelang proyek, maupun pengangkatan jabatan. “Semua sesuai prosedur, semua sesuai aturan yang berlaku”. Katanya.

“Saya juga tidak pernah meminta dana kepada para kepala opd, Semua itu hanya di manipulasi amir mirza”,

Diungkapkan dirinya, semua peristiwa itu baru diketahui nya  justru ketika di periksa kpk.

Dirinya juga mengaku tidak pernah memerintahkan Amir Mirza untuk meminta dana kepada para opd untuk kepentingan kampanye. Karena menurutnya biaya kampanye akan ditanggung dari dana pribadi adik seperti saat kampanye pada periode pertama kali.

Berdasarkan hal itu, Sitha Masitha meminta majelis hakim dapat memberikan putusan yg adil sesuai fakta.

Berita Lainnya

Walikota Kukuhkan 72 Orang Anggota Paskibra Kota Tegal.
Berita 16 Aug, 2018

Walikota Kukuhkan 72 Orang Anggota Paskibra Kota Tegal.

TEGAL- Sebanyak 72 orang Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) Kota Tegal secara resmi dikukuhkan sehari jelang Upacara Peringatan HUT…

Teater Akar Siap Pentaskan Monolog “Mayat Terhormat”
Berita 02 Apr, 2018

Teater Akar Siap Pentaskan Monolog “Mayat Terhormat”

TEGAL - ''Penjara… Kuburan…apakah yang membedakan keduanya? Barangkali tak ada. Setiap orang tak ada yang ingin memikirkan keduanya. Berusaha sedapat…

Jangan Pernah Berhenti Dalam Mengisi Kemerdekaan.
Berita 28 Aug, 2017

Jangan Pernah Berhenti Dalam Mengisi Kemerdekaan.

Tegal – Perayaan HUT RI ke – 72 Di perumahan Citra Bahari Residence benar benar meriah, hampir seluruh warganya ikut…

BI Imbau Waspadai Uang Palsu Jelang Pilkada
Berita 24 Jan, 2018

BI Imbau Waspadai Uang Palsu Jelang Pilkada

TEGAL-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran uang palsu saat pemilihan kepala…

SMP Ihsaniyah Gelar Manasik Haji
Berita 30 Mar, 2018

SMP Ihsaniyah Gelar Manasik Haji

TEGAL - Sebanyak 514 peserta didik SMP Ihsaniyah Kota Tegal melakukan Manasik Haji lengkap dengan pakaian Ihram. Rabu (28/3). Kegiatan…

Ratusan WNA Didata Jelang Libur Panjang
Berita 20 Dec, 2017

Ratusan WNA Didata Jelang Libur Panjang

TEGAL - Menghadapi libur panjang yang akan jatuh sebentar lagi, WNA yang terdapat di 27 kelurahan  di Kota Tegal dilakukan…

Most from this category