Disnakerin Dorong Produk Lokal Memiliki Standar Nasional

TEGAL-Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal mendorong produk lokal untuk memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini untuk memberikan jaminan kepastian mutu produk kepada konsumen sesuai persyaratan dan spesifikasi teknik yang berlaku.

Kepala Disnakerin Kota Tegal  Heru Setyawan mengungkapkan, produk industri unggulan yang tercatat di Badan Standarisasi Nasional (BSN)  sudah ada standar produknya akan diprioritaskan untuk memiliki SNI seperti logam, batik dan produk olahan makanan dari ikan.

BSN mencatat 105 produk yang wajib SNI. Namun, imbuh Heru, produk Kota Tegal belum ada yang ber-SNI. “Produk seperti alat listrik, kawat baja, shuttlecock, kami dorong untuk ber SNI”, ungkap Heru, kepada Wartabahari.com usai membuka acara sosialisasi Standar Nasional Indonesia, Rabu (27/3) di hotel Pesona Tegal.

Hadir pada sosialisasi tersebut, para pengusaha di Kota Tegal. Sebagai narasumber yaitu Deputi Informasi dan Pemasyarakatan Standarisasi BSN Dr. Zakiyah dan Penyuluh Disperindag Provinsi Jawa Tengah Sri Endang Budiati.

Heru menceritakan, produk shuttlecock pada dasarnya sudah menerapkan standar seperti pada pemilihan bulu, bagaimana merangkai hingga menjadi shuttlecock, akan tetapi produk tersebut belum memiliki SNI.

“Keunggulan produk ber-SNI yakni pengguna produk/konsumen yakin akan produk tersebut. Sebab tahapan proses yang dilalui dalam proses pmbuatan produk dari awal sampai jadi kualitas barang diawasi. Keunggulan bagi produsen yaitu  lebih efiisen, efektif dan lebih produktif serta meminimilisasi produk gagal”, imbuh Heru.

Sementara itu, Deputi Informasi dan Pemasyarakatan Standarisasi BSN Dr. Zakiyah menyampaikan sesuai UU No. 20 Tahun 2014 tentang Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian, tujuan SNI yaitu meningkatkan jaminan mutu, efisiensi produksi, daya saing nasional, persaingan usaha yang sehat dan transparasni dalam perdagangan, kepastian usaha dan kemampuan pelaku usaha serta kemampuan inovasi teknologi.

Selian itu, untuk meningkatkan perlindungan kepada konsumen, pelaku usaha, tenaga kerja dan masyarakat lain serta Negara, baik dari aspek keselamatan, keamanan, kesehatam, maupun pelestarian fungsi lingkungan hidup.

Penyuluh Disperindag Provinsi Jawa Tengah Sri Endang Budiati menyampaikan, penerapan SNI menurut PP No. 102 tahun 2000 yaitu wajib dan sukarela. Wajib untuk 118 sektor industry seperti garam, helem, prodyk melamin, mainan anak 0-14 tahun dan sebagainya. Sukarela untuk produk seperti cat, batik, tenun, mebel, sepatu dan sebagainya.

Selain materi sosialisasi, Disnakerin menandatangani MoU dengan Fakultas Teknik Universitas Panscasakti Tegal. Penandatanganan kerjasama ini terkait pengembangan industri secara makro. Kemudian, UPS Tegal terdapat  SNI Corner sehingga dapat dijadikan tempat untuk mengetahui produk, prosedur dan syarat produk  memiliki SNI.  (Sa. Amin/wartabahari.com)

Berita Lainnya

Walikota Dukung Sismiyati, Juara I Lomba Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Maju ke Tingkat Nasional.
Berita 06 Jul, 2017

Walikota Dukung Sismiyati, Juara I Lomba Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Maju ke Tingkat Nasional.

TEGAL- Walikota Tegal mengapresiasi serta mendukung penuh Sismiyati salah satu pengelola TBM Sakila Kerti Kota Tegal yang akan maju ke…

Pjs. Walikota Tegal Optimis Peskid Juarai Lomba Kelurahan Pelaksana Gotong Royong Tk. Jateng
Berita 21 Mar, 2018

Pjs. Walikota Tegal Optimis Peskid Juarai Lomba Kelurahan Pelaksana Gotong Royong Tk. Jateng

TEGAL- Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Tegal optimis Kelurahan Pesurungan Kidul mampu menjuarai Lomba Kelurahan Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat Tingkat…

Warga Diajak Pakai MKJP
Berita 29 Dec, 2017

Warga Diajak Pakai MKJP

TEGAL-Kepala Bidang Advokasi Penggerakkan Informasi (Adpin) BKKBN Jawa Tengah Agus Pujianto mengajak warga Kelurahan Panggung ikut program Keluarga Berencana (KB)…

Ifa Isfansyah: Saya Harap Film Turah Berumur Panjang
Berita 02 Apr, 2017

Ifa Isfansyah: Saya Harap Film Turah Berumur Panjang

TEGAL – Premier Film Turah produksi Fourcolors Films telah sukses di Kota Tegal pada Sabtu (1/4) pada pukul 13.00, 15.30,…

Dengan Rumah Kreatif, UMKM Bisa Memasarkan Produk Secara Digital
Berita 29 Jul, 2017

Dengan Rumah Kreatif, UMKM Bisa Memasarkan Produk Secara Digital

Tegal- Rencana Bank BNI lewat program CSR Rumah Kreatif akan segera terwujud, adapun untuk lokasinya akan dicarikan tempat yang sesuai…

Prima Astiawanti Pimpin Unit Transfusi Darah Kota Tegal
Berita 02 May, 2018

Prima Astiawanti Pimpin Unit Transfusi Darah Kota Tegal

TEGAL-Pelaksana Tugas Ketua PMI Kota Tegal drg. Agus Dwi Sulistyantono mengukuhkan Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Tegal periode…

Most from this category

Epaper 12 Jun, 2018

.

Epaper 12 Jun, 2018

.

Epaper 12 Jun, 2018

.

Epaper 11 Jun, 2018

.