Bokong Semar Jadi Prioritas Pada Usulan Musrenbangwil

PEKALONGAN-Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bokong Semar menjadi salah satu dari prioritas usulan bantuan yang disampaikan oleh Pejabat Sementara (PJS) Wali Kota Tegal Achmad Rofai, pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah se Eks Karesidenan Pekalongan di Pendopo Balai Kota Kabupaten Pekalongan, Kamis (15/3).

Khusus untuk Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Bokong Semar Pekot Tegal mengajukan bantuan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar 30 milliar.

Dalam paparannya Achmad Rofai menyampaikan bahwa, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun Tempat Pengolahan Akhir (TPA) yang berada di Bokong Semar. Rencana pembangunan TPA Bokong Semar ini seluas 15 Ha, terdiri dari 3 sel dan 1 unit pengolahan leachate serta sarana pendukung lainnya.

Pada tahun 2017 sudah dibangun akses jalan menuju TPA Bokong Semar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  Kota Tegal dengan anggaran sebesar  10 milliar.

Achmad Rofai menyampaikan bila dilihat kondisi persampahan di Kota Tegal, khususnya untuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah pada saat ini sangat memprihatinkan. Menurut Rofai hal ini disebabkan berakhirnya sewa TPA Muarareja pada bulan Oktober tahun 2016 lalu sehingga saat ini Kota Tegal sudah  tidak memiliki TPA.

Hal ini menjadi suatu masalah besar dalam penanganan persampahan meskipun telah dibangun TPA Sementara di Muarareja pada tahun 2016. Namun dari sampah yang dihasilkan 560 m3/hari diperkirakan lahan TPA Sementara hanya mampu untuk menampung sampah 1 tahun kedepan. Apabila hal tersebut tidak segera ditangani akan berpengaruhi buruk terhadap lingkungan sekitarnya.

Selain permohonan bantuan untuk TPA Bokong Semar, PJS. Wali Kota Tegal juga mengajukan oermohonan bantuan untuk kelengkapan Kolam Retensi Tegal Sari, perbaikan saluran tersier di kelurahan Krandon dan Kelurahan Kaligangsa, pembuatan jamban rumah warga dan rehab RTLH serta pengenbangan Pantai alam Indah (PAI).

Sementara itu, Plt. Gubernur  Mengajak Walikota Bupati kita budayakan menjadi tangan-tangan pembangunan, Agar pembangunan itu dilaksa akan secara efektif, karena tidak semua masalah daerah bisa di tangani pemerintah kota kabupaten saja, dilevel kecamatan dan kelurahan atau desa harus diberdayakan. (*)

Berita Lainnya

PLN Ajak Sekolah Kunjungi Museum Listrik
Berita 27 Apr, 2017

PLN Ajak Sekolah Kunjungi Museum Listrik

TEGAL-Untuk mengenalkan museum energi listrik, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggelar Fun Learning Museum Listrik dan Energi Baru (MLEB) Untuk Menumbuhkan…

Berita 30 Jan, 2017

Pelaku Usaha Semakin Mudah, Izin IUMK Langsung Jadi

TEGAL-Bagi pelaku usaha, Izin usaha mikro dan kecil atau yang biasa dikenal IUMK merupakan istilah tidak asing. Pemerintah mengeluarkan kebijakan…

Hujan Ringan Akan Guyur Kota Tegal Dua Hari Kedepan
Berita 28 Sep, 2017

Hujan Ringan Akan Guyur Kota Tegal Dua Hari Kedepan

TEGAL- Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kota Tegal memprediksi cuaca di wilayah Kota Tegal selama dua hari kedepan akan diguyur…

BNN Kota Tegal Gelar Pemilihan Duta Anti Narkoba
Berita 15 Sep, 2019

BNN Kota Tegal Gelar Pemilihan Duta Anti Narkoba

Badan Narkotika Nasional  (BNN) Kota Tegal menggelar Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba 2019/2020, Minggu (15/9) di Arena Bermain Transmart Tegal. …

Kudus dan Surakarta Saksi Mata Dasyatnya Pentas Astha
Berita 29 Aug, 2018

Kudus dan Surakarta Saksi Mata Dasyatnya Pentas Astha

TEGAL - ‘’…Setiap manusia mempunyai cerita masing-masing. Setiap masa mempunyai makna, kisah kita mungkin talah berakhir, namun kehidupan barangkali tiada…

Koramil Pantau Genangan Air di Krandon
Berita 22 Feb, 2018

Koramil Pantau Genangan Air di Krandon

TEGAL - Koramil melakukan pemantauan terhadap beberapa titik jalan yang ada di dua kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Margadana.…

Most from this category