Ada Wawasan Kebangsaan Untuk Pencegahan Virus Nonstop

TEGAL – Upaya pencegahan Virus Nonstop (Narkoba, Obat Terlarang, Nikotin SARA, Terorisme, Onar, Pronograed, melalui Gerakan PoyesNeno (Positif Yes Negatif No) dan wawasan kebangsaan bagi generasi bangsa dilakukan di Aula SMA Negeri 1Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Rabu (14/03) pukul 08.00 – 10.00. Kegiatan tersebut diikuti kelas X dan XI, sekitar 250 siswa mengikutinya dengan antusias. Karena kegiatan tersebut mampu membantu sekolah untuk menyebarkan wawasan kebangsaan kepada siswa.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Direktur Klinik Pancasila Jakarta Dr. Dody Susanto, Kasdim 0712/Tegal Mayor Inf Sugihartono mewakili Dandim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto, Kepala Sekolah SMA 1 Kota Tegal Masduki, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal diwakili Sundoro, Ketua PGRI Kota Tegal Rismono, Pasiter Kodim 0712/Tegal Kapten Inf Shokib Setyadi, Danramil 02/Tegal Timur Kapten Inf M. Krisnawan, Guru SMA 1 Kota Tegal.

Kepala Sekolah SMA 1 Kota Tegal Masduki dalam sambutanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dr Dody Susanto dan selamat datang kepada Kodim 0712/Tegal yang telah bersedia untuk mengadakan kegiatan wawasan kebangsaan di SMA 1 Kota Tegal. Dengan kegiatan tersebut sekolah berharap semua siswa dan siswi akan mendengarkan dengan seksama serta dapat mengambil pelajaran dari wawasan kebangsaan. Supaya mereka juga ikut serta dalam menyebarluaskan kepada masyarakat. “Kami berharap kegiatan tersebut akan bermanfaat untuk siswa dan mereka akan menyebar luaskan kepada masyarakat,” kata Masduki.

Kemudian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Johardi yang diwakili Sundoro menyampaikan ada empat program perumusan dalam proses pendidikan saat ini untuk menunjang wawasan kebangsaan diantaranya perumusan kurikulum, peningkatan mutu pendidikan, peningkatan kebijakan pembinaan kesiswaan atau peserta didik dengan membangun pendidikan karakter dan peningkatan bantuan sarana dan prasarana. Dengan ke empat program tersebut maka pendidikan dan wawasan kebangsaan akan bisa dibangun. Sehingga hasil dari keempat elemen tersebut akan bisa dirasakan seluruh elemen masyarakat. “Kualitas pendidikan akan kita jaga, harapan kami siswa-siswi bisa memetik pelajaran dari wawasan kebangsaan untuk pencegahan virus nonstop tersebut,” ungkap Sundoro.

Sementara itu sambutan dari Dandim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto yang diwakili Kasdim 0712/Tegal Mayor Inf Sugihartono menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan tersebut penting bagi semua pihak. Karena merupakan bentuk pengolahan eksistensi sebagai bangsa yang kuat bersatu dan berdaya saing, serta terjaganya sejarah dan kecintaan terhadap tanah air. Perlu dipahami juga bahwa sosialisasi tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa kondisi diantaranya, fenomena bahwa kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara di Indonesia secara alamiah yang mengalami pergeseran serta perubahan yang signifikan terhadap heterogenitas dan keragaman bangsa merupakan suatu keniscayaan yang diciptakan tuhan Yang Maha Esa. Kemudian mencabutnya nilai-nilai religius dari akar budaya bangsa sehingga orang ingin serba instan. ” Serta berkembangnya sikap primordialisme sempit, kesukuan, kedaerahan dan diskriminasi terhadap sesama bangsa,” terang Mayor Inf Sugihartono.

Menurut Mayor Inf Sugihartono dalam sambutan tersebut menerangkan bahwa wawasan kebangsaan ini diselenggarakan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh komponen masyarakat bangsa dan masyarakat. Kemudian menguatkan rasa nasionalisme atau rasa kebangsaan sebagai bagian dari identitas dunia, menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan serta tegaknya kesatuan NKRI. Serta menyegarkan kembali pemahaman terhadap empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.” Meredam berkembangnya penonjolan sikap primordialisme sempit. Dengan adanya hal tersebut TNI berharap akan tumbuh suburnya nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati satu sama lain,” tandasnya.

Berita Lainnya

Nelayan Muarareja dapat Bantuan 17 Unit Kapal
Berita 19 Dec, 2017

Nelayan Muarareja dapat Bantuan 17 Unit Kapal

Sebanyak 17 Nelayan Muarareja mendapatkan bantuan kapal dari Pemerintah Kota Tegal, penyerahan kapal dilakukan secara simbolis oleh Plt. Wali Kota…

Jawa Tengah akan Genjot Pertumbuhan Investasi
Berita 29 Jul, 2019

Jawa Tengah akan Genjot Pertumbuhan Investasi

Dalam rangka menargetkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sebesar 7⁷sebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono, saat membuka…

Perpusda Mr. Martokoesoemo Bentuk Komunitas Pemustaka.
Berita 02 Mar, 2017

Perpusda Mr. Martokoesoemo Bentuk Komunitas Pemustaka.

TEGAL-Perpustakaan Daerah Kota Tegal Mr. Besar Martokoesoemo terus menggeliatkan diri dengan berbagai aktifitas dan inovasi. Setelah beberapa waktu lalu menyuntikkan…

Jadilah Pengusaha Walaupun Dengan Satu Karyawan.
Berita 27 Apr, 2019

Jadilah Pengusaha Walaupun Dengan Satu Karyawan.

Tegal – Aura kebahagiaan terpancar dari para Orang tua/Wali mahasiswa dan juga para Mahasiswa itu sendiri yang pada Sidang Senat…

Capaian PBB Saat Ini Sampai 78 Persen
Berita 08 Dec, 2017

Capaian PBB Saat Ini Sampai 78 Persen

TEGAL – Realisasi penerimaan pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) di Kota Tegal hingga 30 November 2017 dilaporkan mencapai 78 persen…

BI Layani Penukaran Uang Tak Layak Edar
Berita 25 Jan, 2017

BI Layani Penukaran Uang Tak Layak Edar

TEGAL-Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tegal melayani penukaran uang rusak dan lusuh yang tidak layak edar di masyarakat. Hal ini dimaksudkan…

Most from this category