Yono Daryono Terpilih Menjadi Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal

TEGAL – Seni merupakan kegiatan olah rasa, ada dua kegiatan seni, yaitu seni kreatif dan seni hiburan. Seni hiburan lebih mengutamakan segi komersil. Jenis seni ini terutama bertujuan memuaskan selera populer masyarakat. Faktor artistik menjadi soal yang tidak penting bagi seni hiburan.

Sebaliknya, seni kreatif terutama mengarahkan diri kepada penciptaan baru tanpa memperhitungkan selera populer yang ada. Maka selalu terjadi jarak antara seni kreatif dengan kebanyakan anggota masyarakat, sebagaimana setiap hal yang baru tidak dengan sendirinya mudah begitu saja diterima oleh kebanyakan anggota masyarakat. Sebab itulah, pada mulanya publik atau “konsumen” seni kreartif selalu merupakan kelompok yang relatif kecil.

Baik seni hiburan maupun seni kreatif penting untuk masyarakat. Seni hiburan terutama berfungsi sebagai pengisi waktu senggang untuk mengalihkan diri dari ketegangan-ketegangan dalam hidup sehari-hari. Seni kreatif lebih melibatkan publiknya secara aktif dan menumbuhkan kekayaan rohani.

Supaya terdapat keseimbangan dalam pengembangan kedua kegiatan seni ini, maka didirikanlah Dewan Kesenian. Dewan Kesenian adalah sebuah lembaga yang mendukung kegiatan dan pengembangan kehidupan kesenian. Kesenian sebagai ungkapan daya cipta dalam menjelmakan jiwa dan memaklumkan martabat sebagia mahluk, yang berakal budi dan membawa nilai-nilai rohani dalam dirinya, adalah perwujudan paling nyata dan paling indah dari peradaban.

Maka dengan segala keutuhan yang ada Dewan Kesenian Kota Tegal hadir untuk menjadi wadah proses seni dan budaya itu sendiri agar tetap terjaga marwah seni dan budaya Tegal.

Adalah Musyawarah Daerah Dewan Kesenian Kota Tegal 2018 yang menjadi titik bangkit Dewan Kesenian Kota Tegal, yang akan menjadi corong terdepan dalam pengelolaan Seni Budaya Tegal. Minggu 25 Februari 2018 bertempat di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal perhelatan itu berhasil melahirkan ketua Dewan Kesenian Kota Tegal yakni Yono Daryono telah terpilih menjadi ketua DKT 2018-2021.

Yono Daryono menyampaikan bahwa pemerintah bertanggung jawab menyediakan sarana serta menciptakan iklim kehidupan berkesenian yang menggairahkan penciptaan. Para seniman bertanggung jawab melahirkan karya-karya yang bernilai dan bermakna bagi manusia dan kemanusiaan.

“Masyarakat merupakan pengamat, peminat, dan mendukung karya seni yang dalam interaksi kreatif dengan khalayak luas menyentuh kepekaannya terhadap nilai-nilai kemanusiaan.” ungkap Yono Daryono.

Yono Daryono berharap agar melalui Musda tersebut akan menghasilkan kepengurusan yang solid dan bermanfaat bagi kehidupan masyakat Tegal yang sejahtera. “Mudah mudahan kepengurusan ini akan bermanfaat bagi seni dan budaya di Kota Tegal, seperti kata Chairil Anwar : Sekali berarti sesudah itu mati.” ujar Yono Daryono.

Berita Lainnya

Pengenalan Lingkungan Sekolah Tidak Ada Atribut Aneh-Aneh
Berita 17 Jul, 2017

Pengenalan Lingkungan Sekolah Tidak Ada Atribut Aneh-Aneh

TEGAL-Kepala SMA Negeri 1 Tegal Aziz Iqbal menegaskan pengenalan lingkungan sekolah (PLS) tidak ada kegiatan perpeloncohan dan siswa baru diperintahkan…

Walikota Ajak Siswa Bangun Integrasi Ilmu dan Akhlak
Berita 21 Feb, 2017

Walikota Ajak Siswa Bangun Integrasi Ilmu dan Akhlak

TEGAL- Dalam pertemuannya dengan siswa dan siswi SMA N 5 Kota Tegal,  Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno kembali…

2.679 orang menerima Jasa Tenaga Keagamaan
Berita 25 Dec, 2016

2.679 orang menerima Jasa Tenaga Keagamaan

Tegal – Perhatian Pemerintah Kota Tegal untuk meningkatkan Kesejahteraan guru madrasah diniyah, guru taman pendidikan Al qur’an, Guru ngaji, Lebe/Modin,…

Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat
Berita 26 Jan, 2017

Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat

Tegal - Jargon yang menjadi judul besar tulisan ini - Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat - telah berumur kurang lebih…

Progdi PBSID Adakan Seminar Nasional
Berita 24 Mar, 2017

Progdi PBSID Adakan Seminar Nasional

TEGAL – Kegiatan literasi identik dengan aktivitas membaca dan menulis. Pemerintah melalui Kementerian dan Kebudayaan meluncurkan Gerakan Literasi Sekolah. GLS…

Ratusan Siswa MTs As Salafiyah Dilepas
Berita 27 May, 2017

Ratusan Siswa MTs As Salafiyah Dilepas

TEGAL- Sebanyak 100 siswa/siswi MTs As Salafiyah dilepas dalam rangkaian acara yang bertema Pelepasan dan Pentas Seni di halaman MTs…

Most from this category