18 PGOT Terciduk Razia Gabungan Dinsos Kota Tegal

TEGAL- Sedikitnya 18 orang Pengemis, Pengamen dan Anak Punk (Jalanan) terjaring dalam razia gabungan yang dilakukan Dinas Sosial Kota Tegal bersama Satpol PP Kota Tegal dan Kepolisian Resort Tegal Kota. Kamis. (15/2)  Razia menyasar para pengemis, pengamen jalanan (angklung) dan anak punk yang selama ini marak beroperasi di perempatan jalanan Kota Tegal.

Dari 18 orang yang diamankan delapan (8) orang merupakan hasil razia yang dilakukan Dinsos dan Satpol PP pada Kamis pagi. Sedangkan sepuluh (10) orang lainnya merupakan hasil razia yang dilakukan Kepolisian Resort Tegal Kota pada rabu malamnya. Razia gabungan yang dilakukan kali ini merupakan respon dari banyaknya laporan masyarakat tentang keberadaan para Pengemis Gelandangan Ornga Terlantar (PGOT) yang dianggap mengggangu ketertiban serta meresahkan pengguna jalan.

Kepala Seksi Perlindungan Jaminan Sosial Tety Kirnawati, SKM dalam keteranganya mengungkapkan selain memang rutin dilakukan, razia juga dilakukan sebagai respon dari aduan masyarakat kepada pihaknya tentang keberadaan PGOT yang dianggap meresahkan. “Banyak warga mengadu ke kami tentang adanya anak punk, dan pengamen jalanan yang sangat menganggu, karena dari pagi hingga malam terus mereka (pengamen angklung) terus memainkan alat musiknya”,ucap Tety. Dari dasar itu pihaknya kemudian bergerak cepat melakukan razia bekerjasama dengan kepolisian dan Satpol PP Kota Tegal.

Tety menambahkan dari hasil razia kali ini pihaknya akan melakukan pendataan sekaligus melakukan test kesehatan termasuk pemeriksaan HIV oleh petugas dari Dinas Kesehatan dan RSU Kardinah. ”Jika ada anak sekolah yang terjaring akan kita antar kerumahnya sekaligus bertemu orang tuanya, sementara itu bagi anak punk yang terjaring, akan dipotong rambutnya serta mengganti pakaiannya dengan pakaian dari Dinsos”,ucapnya.  “Ini dilakukan untuk menghilangkan identitas punk pada mereka”,imbuhnya.

Sementara itu bagi para pengamen angklung, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP terkait tindakan dengan alat musik yang digunakan “Apakah alat musik akan disita atau tidak, akan dikoordinasikan dengan Satpoll PP”,ungkapnya.   “Mereka yang terjaring juga kan diberikan surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya”,pungkas Tety

Berita Lainnya

Johardi: Tidak Ada Bocoran Jawaban UNBK
Berita 09 Apr, 2017

Johardi: Tidak Ada Bocoran Jawaban UNBK

TEGAL-Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA bakal digelar besok,  Senin-Kamis, 10-13 April 2017. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Jemput Bola KIA, 35 Ribu Blangko Siap Cetak
Berita 02 Aug, 2018

Jemput Bola KIA, 35 Ribu Blangko Siap Cetak

TEGAL-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal bakal meningkatkan pelayanan Kartu Indentias Anak (KIA). Langkah yang ditempuh Disdukcapil, yaitu…

Komandan Pangkalan TNI-AL Tegal  Terima Kunjungan Kerja Kementerian Pertahanan
Berita 03 Jul, 2018

Komandan Pangkalan TNI-AL Tegal Terima Kunjungan Kerja Kementerian Pertahanan

TEGAL-Komandan Pangkalan TNI-AL (Lanal) Tegal,Lantamal V Letkol Laut (P) Agus Haryanto SE, M.Tr.Hanla beserta seluruh Perwira Staff Lanal Tegal menerima…

Nelayan Kota Tegal Bertemu Rizal Ramli
Berita 04 Jan, 2018

Nelayan Kota Tegal Bertemu Rizal Ramli

TEGAL-Nelayan Kota Tegal bertemu untuk berdialog dengan mantan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Kamis (4/1) di sekretariat Paguyuban…

Cahyo Akui Setor ke Amir Mirza
Berita 07 Feb, 2018

Cahyo Akui Setor ke Amir Mirza

SEMARANG-Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghadirkan sejumlah saksi kasus suap Wali Kota Tegal non aktif Siti…

LPPP UPS Tegal Mengadakan Pelatihan Aplikasi BKD Bagi Dosen
Berita 18 Sep, 2018

LPPP UPS Tegal Mengadakan Pelatihan Aplikasi BKD Bagi Dosen

TEGAL- Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UPS Tegal mengadakan pelatihan bagi dosen yang telah memiliki sertifikat pendidik di lingkungan…

Most from this category