200 SPPT PBB Kalinyamat Kulon Tanpa Pemilik

TEGAL-Sebanyak 200 SPPT PBB yang ada di Kelurahan Kalinyamat Kulon, Kecamatan Margadana, tanpa pemilik. Hal itu karena pada waktu pendistribusian tidak ada yang mengambil. Bahkan sudah beberapa tahun sudah menumpuk di kantor kelurahan. Sehingga kelurahan akan melakukan berbagai cara supaya SPPT tersebut bisa sampai kepada warga yang bersangkutan.

Lurah Kalinyamat Kulon Yanta mengatakan sebanyak 200 SPPT PBB menumpuk di kantor kelurahan, karena belum ada yang mengambil. Padahal ketika penditrisusian sudah dilakukan secara langsung kepada warga. Bahkan warga yang mengambil SPPT tersebut langsung memberikan tanda tangan serah terima. Supaya pendistribusian SPPT tepat sasaran dan tidak ada tunggakan. Tetapi tetap ada sekitar 200 SPPT yang tidak diambil setiap tahunya.

“Ada sekitar 200 SPPT PBB yang tidak diambil setiap tahunya dan kami akan menyimpangnya. Karena bisa jadi SPPT tersebut akan diambil sewaktu-waktu,” kata Yanta.

Yanta mengungkapkan kebanyakan SPPT yang tidak diambil karena warga yang memilki tanah tersebut tidak berada ditempat. Kebanyakan mereka merantau ke luar kota untuk bekerja selama bertahun-tahun.
Sehingga beberapa SPPT yang dimilki warga tersebut tertumpuk di kantor kelurahan. Sebenarnya kalau sampai hal tersebut terus berkelanjutan maka warga sendiri yang menanggung kerugianya. Karena ada denda yang berlaku bagi warga yang terlambat membayar PBB. Sehingga bagi warga yang sudah menerima SPPT diharapkan untuk segera membayar dengan tepat waktu.

“SPPT yang tidak diambil dan terbayarkan akan merugikan warga yang bersangkutan. Karena ada denda yang harus dibayarkan bagi warga tersebut,” ungkap Yanta.

Yanta menjelaskan kelurahan sudah melakukan berbagai langkah supaya semua itu bisa segera terbayarkan salah satunya melakukan dialog dengan keluarga yang bersangkutan. Tetapi semuanya belum berjalan dengan maksimal, sehingga masih ada SPPT yang belum terbayarkan. Dengan adanya hal tersebut maka akan menghambat kelurahan untuk menaikan peringkat. Karena kelurahan pada tahun 2018 menargetkan masuk sepuluh besar. Sehingga warga diminta untuk membantu kelurahan mewujudkanya dengan cara membayar pajak PBB dengan tepat waktu.

“66% wilayah yang ada di Keluarahan Kalinyamat Kulon terdiri dari sawah dan kebun, sehingga untuk mencapai target sepuluh besar. Semua itu harus terbayarkan sampai waktu yang ditentukan,” jelas Yanta.

Berita Lainnya

Lagi, Satpol PP Kosek Rumah Kos, Tujuh Pasangan Terjaring
Berita 04 Oct, 2017

Lagi, Satpol PP Kosek Rumah Kos, Tujuh Pasangan Terjaring

TEGAL-Satual Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali merazia sejumlah tempat kos, Rabu (4/10). Razia tersebut menyasar empat lokasi di Jalan…

Lomba Poster Peringati Hari TB
Berita 09 Apr, 2017

Lomba Poster Peringati Hari TB

TEGAL-Dalam rangka memperingati hari  Tuberculosis (TB) sedunia, Sub Sub Recipient (SSR) TB Aisyiyah Kota Tegal bekerja sama dengan Dinas Kesehatan…

Pemkot Tegal Adakan Peringatan Tahun Baru Islam 1439 H
Berita 27 Sep, 2017

Pemkot Tegal Adakan Peringatan Tahun Baru Islam 1439 H

TEGAL -  Peringatan Tahun Baru Islam 1439 H di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal yang diselenggarakan pada hari Selasa (26/9) malam…

P2MKP Ulam Sari berbagi Ilmu dengan Siswa SMK Negeri 1 Pangandaran
Berita 12 May, 2017

P2MKP Ulam Sari berbagi Ilmu dengan Siswa SMK Negeri 1 Pangandaran

TEGAL – Pelaksanaan program kerja nyata didalam dunia SMK menawarkan tempat industri seseui dengan program bidang studi yang diampu oleh…

Forum Anak Berharap Ada  Zona Sekolah
Berita 17 Mar, 2017

Forum Anak Berharap Ada Zona Sekolah

TEGAL-Pemerintah Kota Tegal menggelar Musrenbangkot, Kamis 17 Maret 2017 di Gedung Adipura Komplek Balaikota Tegal. Dalam kegiatan tersebut banyak sekali…

Berita 29 Jan, 2017

Pemkot Tegal Dorong Pertumbuhan UMKM

TEGAL –  Pemerintah Kota Tegal terus dorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu program unggulan Dinkop, UMKM…

Most from this category