Pelaku Pengedar Uang Palsu di Kota Tegal Ditangkap Polisi

TEGAL-Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tegal Kota Polda Jawa Tengah menangkap tiga orang pengedar uang palsu. Ketiganya yakni S (43) warga Tegalsari Kota Tegal serta ASB (35) dan NH (37) warga Bumiayu Kabupaten Brebes.

“Ketiganya ditangkap di Jalan Lingkar Utara ( Jalingkut ) Tegalsari Kota Tegal, pada Selasa pagi (06/02) kemarin ,” Kata Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK didampingi Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan BI Tegal, Suyatno di Mapolres, Rabu (07/02/2018)

Dari penangkapan tersebut lanjutnya, Kapolres mengatakan, polisi kembali berhasil menangkap dua pelaku lainnya yang merupakan pasangan suami istri, T (49) dan AS (47). Keduanya ditangkap , Selasa sore di wilayah Purbalingga,” ungkapnya.

Menurutnya kasus uang palsu ini terungkap berdasarkan laporan masyarakat yang selanjutnya segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya dapat menangkap pelaku. Pihaknya juga bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) untuk mengidentikasi sejumlah uang palsu.

Kapolres menjelaskan modus operandi yang dilakukan pelaku, yakni membeli uang palsu dengan perbandingan uang asli sebanyak Rp 1.000.000 mendapatkan 30 lembar atau 3 juta uang diduga palsu pecahan Rp 1.00.000.

Dari hasil penangkapan tersebut disita barang bukti berupa uang palsu pecahan 100 ribu senilai 72.300.000. Selain itu, uang asli hasil kejahatan sejumlah Rp 1.098.000, tiga buah tas dan 5 buah Handphone serta 1 unit Kbm Toyota Agya warna putih Nopol G-8807-BJ.

“Akibat perbuatan tersebut para pelaku bakal dijerat dengan Pasal 36 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang juncto Pasal 245 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Kami masih terus mengembangkan kasus ini lebih lanjut,” tuturnya.

Sementara Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan BI Tegal, Suyatno memastikan bahwa barang bukti yang telah diamankan merupakan uang yang tidak asli dan disalahgunakan. Masuk kategori palsu dan tidak bernilai.

Lebih lanjut Suyatno menyampaikan bahwa selama kurun waktu tahun 2017, khususnya diwilayah Kota Tegal pihaknya telah mengamankan kurang lebih 4.000 lembar uang palsu yang beredar.

Hal ini berdasarkan laporan melalui perbankkan maupun masyarakat langsung. “Jenis pecahan dimoninasi nominal besar antara 50 ribu hingga 100 ribu karena disebabkan nilai ekonomis tinggi,” terangnya.

Berita Lainnya

Jelang Ujian, SMA Ihsaniyah Tegal Gelar Istighosah dan Doa Bersama
Berita 16 Mar, 2018

Jelang Ujian, SMA Ihsaniyah Tegal Gelar Istighosah dan Doa Bersama

TEGAL-SMA Ihsaniyah Kota Tegal gelar istighosah dan doa bersama menuju sukses USBN dan UNBK, Jum'at (16/3) di halaman gedung SMA…

Berita 17 Aug, 2018

Kang Nur Sisipkan Petuah Pada Sambutan Upacara HUT RI Ke-73 Plt. Wali Kota Tegal, M. Nursholeh atau yang akrab dipanggil…

Masyarakat Berperan Temukan HIV Tanpa Stigma Negatif
Berita 02 May, 2018

Masyarakat Berperan Temukan HIV Tanpa Stigma Negatif

TEGAL-Penemuan kasus Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome di Kota Tegal menunjukan peningkatan. Kasus terhadap penularan HIV AIDS menajdi…

Perayaan Harganas di Kota Tegal di Warnai Berbagai Aksi Treatikal Remaja.
Berita 30 Aug, 2017

Perayaan Harganas di Kota Tegal di Warnai Berbagai Aksi Treatikal Remaja.

TEGAL- Aksi Teatrikal oleh Teater GAMA, Pembacaan Puisi Siswa SMA Muhammadiyah, serta aksi Pidato oleh Dyah Ayu Cahya Ningrum Juara…

Spasi! Wadah Kreatif Anak Muda Tegal
Berita 10 Jan, 2019

Spasi! Wadah Kreatif Anak Muda Tegal

Tegal – Wadah kreatif untuk menyalurkan hasil karya masyarakat Tegal dan sekitarnya kini dapat ditampung dalam sebuah wadah yakni Spasi…

UPS Tegal Berangkatkan Tiga Mahasiswa ke Thailand
Berita 01 Aug, 2018

UPS Tegal Berangkatkan Tiga Mahasiswa ke Thailand

TEGAL – Universitas Pancasakti Tegal akan mengirimkan tiga mahasiswanya melalui Program Transfer Kredit Luar Negeri Belmawa 2018 dari Direktorat Jendral…

Most from this category