Cahyo Akui Setor ke Amir Mirza

SEMARANG-Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghadirkan sejumlah saksi kasus suap Wali Kota Tegal non aktif Siti Masitha Soeparno dan Amir Mirza Hutagalung di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (7/2/2018).

Salah satu saksi yang dihadirkan JPU yakni Cahyo Supardi. Mantan Wakil Direktur RSUD Kardinah itu, bersaksi untuk terdakwa Siti Masitha dan Amir Mirza.

Di depan majelis hakim yang diketuai Antonius Wididjantono, Cahyo mengatakan saat pertama kali bertemu dengan Amir Mirza setelah Wali Kota dilantik.

“Beberapa bulan setelah pelantikan, Saya dihubungi seseorang katanya Bu Wali ingin bertemu”, kata Cahyo.

Setelah masuk ke rumah dinas Wali Kota, Cahyo menyebutkan saat itu yang menemui Amir Mirza.

Dalam pertemuan tersebut, Cahyo mengaku ditawari jadi Camat tetapi karena kepangkatan dan kelayakan, Ia tidak menerima tawaran itu dan meminta jadi lurah. Kemudian Ia dilantik menjadi lurah selama 7 bulan.

“Setelah itu, Amir Mirza menawarkan, Saya diminta memilih jabatan apa, akhirnya ditawari jabatan Kepala Bagian Keuangan RSUD Kardinah, Saya menyanggupi dan menjabat selama 1 tahun 4 bulan”, ujar Cahyo.

Pada kesempatan tersebut, Cahyo juga mengakui beberapa kali memberikan sejumlah uang kepada Amir Mirza terkait pembuatan Surat Keputusan Wali Kota mengenai Jasa Pelayanan RSUD Kardinah.

“Saya konsultasi ke Amir Mirza karena dianggap dapat mengupayakan SK Jasa Pelayanan tersebut lebih cepat diteken Wali Kota”, ungkap Cahyo.

Sebagai kompensasi pembuatan SK tersebut, Cahyo mengaku memberikan uang sebesar 500 juta kepada Amir Mirza. Selain itu ada biaya bulanan, awalnya Amir Mirza meminta 125 juta rupiah namun terealisasi sebesar 100 juta rupiah perbulan.

“Amir Mirza mengatakan uang tersebut untuk biaya operasional Wali Kota”, ungkap Cahyo.

Tak hanya itu, Cahyo juga mengaku pernah diminta oleh Amir Mirza untuk transfer ke dua rekening bank, masing-masing sebanyak 25 juta rupiah. “Kata Amir uang itu untuk Bunda (Sapaan Siti Masitha)”, pungkas Cahyo

Berita Lainnya

Kini Pembuatan Kartu Kuning di Kota Tegal Bisa Online
Berita 31 Jul, 2018

Kini Pembuatan Kartu Kuning di Kota Tegal Bisa Online

TEGAL - Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal mengeluarlan terobosan baru dalam proses pembuatan kartu AK. 1 atau biasa…

Dengan Rumah Kreatif, UMKM Bisa Memasarkan Produk Secara Digital
Berita 29 Jul, 2017

Dengan Rumah Kreatif, UMKM Bisa Memasarkan Produk Secara Digital

Tegal- Rencana Bank BNI lewat program CSR Rumah Kreatif akan segera terwujud, adapun untuk lokasinya akan dicarikan tempat yang sesuai…

95 Warga Disabilitas dan Kurang Mampu Kota Tegal Terima KJS.
Berita 05 Oct, 2017

95 Warga Disabilitas dan Kurang Mampu Kota Tegal Terima KJS.

TEGAL- Sebanyak 95 warga Kota Tegal menerima Katu Jawa Tengah Sejahtera (KJS) dari Pemerintah Kota Tegal. Penyerahan KJS dilakukan secara…

Mayor. Inf. Enrico Jabat Danyon 407 Padma Kusuma
Berita 06 Dec, 2017

Mayor. Inf. Enrico Jabat Danyon 407 Padma Kusuma

Mayor. Inf. Enrico Setiyo Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Ops Korem 073 Mangkutarama Kodam IV Diponegoro kini resmi menjabat…

Meriahnya Festival Layang-Layang  Di PAI
Berita 16 Apr, 2017

Meriahnya Festival Layang-Layang Di PAI

TEGAL-Festival Layang-layang kembali digelar Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kota Tegal dengan menggandeng Suara Merdeka Communications (SMC) dalam rangka…

KPU Serahkan Alat Peraga Kampanye Paslon
Berita 14 Mar, 2018

KPU Serahkan Alat Peraga Kampanye Paslon

TEGAL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal,…

Most from this category