156 Nelayan Tegal Sanggup Beralih Alat Tangkap

TEGAL-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masih terus melakukan pendataan ulang, verifikasi dan validasi kapal-kapal cantrang di Kota Tegal. Hal ini menyusul keputusan Presiden Joko Widodo yang mengijinkan kapal cantrang kembali beroperasi selama masa pengalihan alat tangkap ikan menjadi ramah lingkungan.

Antusias para nelayan terlihat sampai pada hari ketiga pendataan ulang kapal dengan alat tangkap cantrang di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal, Sabtu (3/2).

“Hari ini antusias nelayan sangat terlihat. Hingga hari ketiga sebanyak 156 nelayan menyanggupi mengganti alat tangkapnya, yang ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan kesanggupan. Sementara 31 pemilik kapal lainnya menolak untuk mengganti alat tangkapnya,” ungkap Ketua Tim Khusus Peralihan Alat Tangkap Yang Dilarang, Laksdya (pur) Widodo.

Widodo menjelaskan terdapat ratusan kapal yang terindikasi melakukan markdown. “Markdown itu artinya ukurannya melebihi yang di surat. Jadi di dalam surat tertera 30GT, padahal aslinya ada yang 50, ada yang 100 GT bahkan 155 GT”, ungkap Widodo.

Adapun kapasitas kapal lebih dari 30 GT, maka yang mengeluarkan izin seharusnya dari pemerintah pusat. Sedangkan selama ini izin yang mereka miliki dari pemerintah daerah.

“Sampai dengan hari ini sudah terdata 197 pemilik, yang sudah cek fisik ada 241 kapal dari 131 pemilik,” lanjutnya.

Sementara untuk proses pendaftaran, pemilik kapal diharuskan datang langsung, agar dapat memastikan data-data yang ada akurat. Jika tidak, maka pendaftaran pun ditolak. “Jadi pendaftarannya ini, pemiliknya yang kita harapkan datang langsung. Tatkala bukan pemiliknya , kami minta harus ada. Karena kita ingin data-data yang akurat dari kepemilikan kapal ini,” ungkapnya.

Widodo menjelaskan, pendataan ulang kapal ini merupakan bentuk komitmen KKP dalam menjalankan perintah Presiden Joko Widodo pada 17 Januari 2018 lalu. “Setelah itu baru kami berikan rekomendasi untuk berlayar. Sebagaimana arahan Presiden, nelayam cantrang dipersilahkan berlayar tanpa batasan waktu hingga selesai mengganti alat tangkapnya,” tutupnya.

Sebelumnya, pemerintah telah melakukan pendataan ulang, verifikasi dan validasi kapal-kapal cantrang sejak Kamis 1 Februari lalu di
Kota Tegal. Nantinya pendataan ulang juga dilakukan di Batang, Pati, Rembang hingga Pekalongan.

Berita Lainnya

Hujan Ringan Akan Guyur Kota Tegal Dua Hari Kedepan
Berita 28 Sep, 2017

Hujan Ringan Akan Guyur Kota Tegal Dua Hari Kedepan

TEGAL- Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kota Tegal memprediksi cuaca di wilayah Kota Tegal selama dua hari kedepan akan diguyur…

Puluhan Linmas Tegal Barat ikuti Pembinaan
Berita 27 Feb, 2018

Puluhan Linmas Tegal Barat ikuti Pembinaan

TEGAL - Pembinaan Pamswakarsa bagi anggota Satlinmas Kelurahan Se-Kecamatan Tegal Barat tahun 2018 berlangsung di Pendopo Kecamatan Tegal Barat. Selasa…

Pantau Banjir, Plt. Wali Kota Bagi Nasi Ponggol
Berita 11 Feb, 2018

Pantau Banjir, Plt. Wali Kota Bagi Nasi Ponggol

Plt. Wali Kota, M Nursholeh Minggu pagi (11/2) mengadakan pantaun kembali banjir yang menggenagi beberapa Kelurahan di Kecamatan Margadana. Dengan…

Walikota akan Presentasikan Tegal Yekan Park
Berita 12 Feb, 2019

Walikota akan Presentasikan Tegal Yekan Park

TEGAL- Walikota Tegal Drs. HM. Nursholeh, M.MPd akan mempresentasikan Tegal Yekan Park dihadapan Forum Koridor Ekonomi Perdagangan, Investasi dan Pariwisata…

Pemeliharaan Pasar Di Kota Tegal
Berita 23 Jan, 2017

Pemeliharaan Pasar Di Kota Tegal

TEGAL – Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdaganan di tahun 2017  akan terus melaksanakan pemeliharaan pasar secara…

Sekolah Ramah Anak Ciptakan Agen Perubahan Anak
Berita 08 Feb, 2019

Sekolah Ramah Anak Ciptakan Agen Perubahan Anak

TEGAL- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal sasar enam sekolah pada kegiatan…

Most from this category