Menteri Susi Tinjau Pendataan Kapal Nelayan di Tegal

TEGAL-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau pendataan, verifikasi dan validasi kapal nelayan dengan alat tangkap tidak ramah lingkungan, yang sedang berlangsung di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal pada Jumat (2/2).

Pendataan kapal nelayan tersebut dilakukan untuk memastikan ukuran kapal dan alat tangkap yang digunakan sudah ramah lingkungan sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (trawl) dan Pukat Tarik (seine nets) yang resmi diberlakukan mulai 1 Januari 2018.

Dalam kunjungannya, Menteri Susi berdialog dengan peserta pendataan kapal dan berpesan untuk selalu jujur saat melaut. “Nelayan harus jujur. Kalau punya kapal besar jangan ngaku punya kapal kecil,” ujar Susi Pudjiastuti.

Sebagai informasi, pemerintah melalui tim khusus penyelesaian pengalihan alat tangkap ikan yang dilarang sudah mulai bergerak sejak Kamis (1/2). Ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan dari pertemuan antara perwakilan nelayan dengan presiden di Istana Presiden dua pekan lalu.

Menteri Susi juga kembali mengingatkan bahwa telah disepakati penggunaan alat tangkap cantrang tetap beroperasi hingga pengalihan alat tangkap nelayan selesai. Pemerintah juga memberikan perpanjangan waktu kepada kapal cantrang untuk tetap melaut dengan kondisi tidak ada penambahan kapal cantrang. Kapal yang berlayar juga harus diukur ulang dan hanya berlayar di Pantai Utara Pulau Jawa.

Selain itu, pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah bekerjasama dengan beberapa perbankan BUMN, untuk memfasilitasi permodalan para nelayan.

Menteri Susi pun berpesan, para nelayan dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk mendukung permodalan pergantian kapal. “Kita udah nyedian fasilitas pinjaman dari bank. Itu bisa digunakan,” imbuhnya.

BRI dalam hal ini salah satu perbankan BUMN yang digandeng KKP mendukung penuh fasilitas peminjaman modal untuk para nelayan mengganti alat tangkapnya. Wakil Kepala BRI Semarang Sunar Hartono mengaku, nelayan yang melakukan peminjaman sangat tertib menaati aturan yang ada dan jarang mengalami kredit macet.

“Selama ini nelayan bagus dalam pembayaran cicilan. Kami berharap dengan fasilitas yang diberikan ini, dapat dimanfaatkan dengan baik oleh nelayan,” pungkas Sunar. (Sa. Amin/wartabahari.com)

Berita Lainnya

Kemenag Kota Tegal Masih Menunggu Juknis Kouta Tambahan
Berita 13 May, 2019

Kemenag Kota Tegal Masih Menunggu Juknis Kouta Tambahan

TEGAL-Kementerian Agama Kota Tegal masih menunggu petunjuk teknis terkait kouta tambahan Jamaah haji tahun 2019. Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor…

Wali Kota Minta Jamaah Jaga Dokumen dan Doakan Kota Tegal
Berita 14 Aug, 2017

Wali Kota Minta Jamaah Jaga Dokumen dan Doakan Kota Tegal

BOYOLALI – Sebanyak 349  Jamaah Calon Haji (JCH) asal kloter 55 dengan nomor penerbangan GIA 6255 resmi dilepas Wali Kota…

19 PGOT Terjaring Razia Dinsos Kota Tegal
Berita 21 Aug, 2019

19 PGOT Terjaring Razia Dinsos Kota Tegal

Tegal - 19 PGOT (Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar) terjaring Razia Gabungan yang dilaksanakan Dinas Sosial bersama, Satpol PP dan…

UPS Tegal Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim
Berita 09 Jun, 2017

UPS Tegal Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim

TEGAL – Universitas Pancasakti (UPS) Tegal menggelar acara buka puasa bersama segenap keluarga besar kampus. Dalam acara tersebut juga disertai…

APIK BANGET Bakal Gelar Hangtuah Fair, Catat Tanggalnya
Berita 25 May, 2018

APIK BANGET Bakal Gelar Hangtuah Fair, Catat Tanggalnya

TEGAL-Asosisiasi Pengrajin Industri Kecil Menengah Mengembangkan Kota Tegal atau disingkat dengan istilah APIK BANGET akan menggelar Hang Tuah Fair, pada…

577 Pemuda Ikuti Tahapan Seleksi CABA, CATA TNI-AL Tahun 2018, di Mako Lanal Tegal
Berita 09 Aug, 2018

577 Pemuda Ikuti Tahapan Seleksi CABA, CATA TNI-AL Tahun 2018, di Mako Lanal Tegal

TEGAL-Sebanyak 577 Pemuda yang berasal dari wilayah eks Karisidenan Pekalongan mengikuti tes seleksi tahap I (satu) penerimaan CABA, CATA TNI-AL…

Most from this category