Buku Menjadi Cermin Kita Semua.

Tegal – Plt. Walikota Tegal,  Drs. H.M. Nursholeh, M.M.Pd atau yang akrab dipanggil Kang Nursholeh secara resmi meluncurkan buku “ Salah Kelola Tragedi Kota Tegal dan Tegal Ngrajuk, Kumpulan Puisi Bahasa Tegal, Sabtu (27/1/2018) di gedung Adipura Kompleks Balaikota Tegal.

Buku yang berjudul Tegal Ngrajug berisi kumpulan puisi atau sajak yang dirangkum dari beberapa pemikir dan penulis yang berasal dari orang yang ada di Tegal, orang yang berasal dari atau yang tertarik dengan bahasa.

Sedangkan untuk buku Salah Kelola Tragedi Kota Tegal berisi tulisan seputar Tegal, kedua buku ini dirangkum oleh DR. Maufur dan kawan kawan.

Disampaikan Oleh Kang Nur bahwa penerbitan buku ini seperti suara rakyat yang mengingatkan kepada pemimpinnya untuk menjalankan amanat rakyat dengan benar.

“Dapat dimaklumi jika keseluruhan tulisan dibuku ini fokus pada pola kepemimpinan Siti Masitha, karena peristiwanya belum lama berlalu. Letupan letupan emosi para penulis yang mengalir seperti menggambarkan luapan kekecewaan masyarakat Kota Tegal dan saya menganggap ini merupakan sikap kritis yang terbangun karena kecintaan pada kotanya,” ucap Kang Nur..

“Setidaknya ada dua pelajaran yang dapat dipetik dari buku ini, yakni hati hati dalam memilih dan jangan ragu dalam mengingatkan pemimpin. Lalu bagaimana memilih pemimpin yang baik?” ujar Kang Nur.

Ditambahkan juga bahwa ada beberapa hal penting ketika menelisiknya, pertama pemimpin harus memenuhi harapan rakyatnya, kedua pemimpin harus mampu memberikan kontribusi yang besar dalam keberhasilan usaha. Ketiga seorang pemimpin yang baik harus berani mengambil resiko.

“Saya berharap selain menambah khazanah buku lokalini juga diharapkan menjadi cermin bagi kita semua jangan sampai kita terperosok dua kali di lubang sama,” pungkas Kang Nur.

Maufur mengapresiasi peluncuran buku ini, dan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya kepada tamu undangan yang hadir mulai dari luar kota sampai Kota Tegal itu sendiri, “Terimakasih yang sudah hadir, yang jauh-jauh dari Jakarta, Semarang dan Kota lainnya, buku ini tertuang oleh banyak orang yang menjadi 2 buku, isi buku ini hampir sama tentang Kota Tegal yang sudah lalu dan terjadi,” ucap Maufur.

Sementara itu Wakil Ketua 1 Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Bahasa Tegal, Tri Jaka Kartana menyampaikan bahwa potensi bahasa tegal menjadi bahasa ke dua setelah Bahasa Indonesia mungkin saja bisa terwujud, selama kita punya komitment bersama

“Awalnya hanya segelintir seseorang tapi kalau kita bersama komit bisa jadi bahasa tegal menjadi bahasa ke dua di indonesia. Kita punya agen 2 yaitu warteg dan martabak. Inilah latarbelakang sehingga muncul Lp,” ucap jaka.

Berita Lainnya

Ifa Isfansyah: Saya Harap Film Turah Berumur Panjang
Berita 02 Apr, 2017

Ifa Isfansyah: Saya Harap Film Turah Berumur Panjang

TEGAL – Premier Film Turah produksi Fourcolors Films telah sukses di Kota Tegal pada Sabtu (1/4) pada pukul 13.00, 15.30,…

UPS Tegal Adakan Workshop Menulis untuk Menumbuhkan Literasi Global
Berita 01 Jan, 2019

UPS Tegal Adakan Workshop Menulis untuk Menumbuhkan Literasi Global

TEGAL-UPT Kerja sama Dalam Negeri dan Luar Negeri (KDLN) UPS Tegal mengadakan workshop penulisan karya ilmiah di ruang Aula YPP…

Tampilan Kesenian Kota Tegal Pukau Penonton.
Berita 25 Jul, 2018

Tampilan Kesenian Kota Tegal Pukau Penonton.

Tarakan, Kalimantan Utara – Penampilan apik dan menghibur di suguhkan tim kesenian dari Kota Tegal dengan sendra tari dan musik…

Koper Calon Jamaah Haji Didistribusikan
Berita 07 Jul, 2017

Koper Calon Jamaah Haji Didistribusikan

TEGAL- Kantor Kementerian Agama Kota Tegal mulai mendistribusikan koper kepada calon jamaah haji. Koper yang berwarna orange tersebut terdiri dari…

Prajurit Lanal Tegal, Laksanakan Latihan Menembak
Berita 21 Jun, 2019

Prajurit Lanal Tegal, Laksanakan Latihan Menembak

Sejumlah Prajurit Lanal (Pangkalan TNI Angkatan Laut) Tegal melaksanakan latihan menembak, di Lapangan Tembak Yonif 407/Padmakusuma Jalan Raya ujungrusi Kecamatan…

Pemkot Tegal Gelar Pasar Murah
Berita 20 May, 2019

Pemkot Tegal Gelar Pasar Murah

Tegal - Pasar Murah yang digelar di Kecamatan Margadana oleh Pemerintah Kota Tegal (Pemkot) melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan…

Most from this category