Bank Indonesia Tegal Miliki Alat Baru, Siap Cek Keaslian Uang

TEGAL – Bank Indonesia selaku otoritas sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah memastikan uang yang beredar di masyarakat dalam jumlah dan pecahan uang cukup dan layak edar. Sejak tahun 2016, KPw BI Tegal telah meningkatkan uang layak edar bagi masyarakat di eks karasidenan Pekalongan melalui kebijakan clean money policy dengan layanan penukaran uang di kantor, layanan mobil kas keliling dan layanan perbankan.

Kepala KPw BI Tegal, Joni Marsius saat Pers Conference di Ruang Rapat KPw BI Tegal, Rabu (24/1) bersama Kepolisian se eks karasidenan Pekalongan, Para Teller Perbankan dan Kasir serta Wartawan mengatakan layanan penukaran uang rusak atau lusuh dan yang telah ditarik dari peredaran pada tahun 2018 dibuka setiap Senin sampai dengan Kamis sebagai komitmen menyediakan uang layak edar bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, upaya pencegahan tindak kejahatan pemalsuan uang rupiah menjadi perhatian serius Bank Indonesia. Sebuah alat dari jepang seperti layaknya
mikroskop kini telah dimiliki Bank Indonesia. Alat tersebut bisa memperbesar kejelasan uang sampai 14 kali.

Pada uang asli jika diperbesar menggunakan alat tersebut maka setiap teks atau tulisan yang ada di kertas atau uang tidak akan pecah, atau terlihat jelas seluruhnya. Termasuk miniteks atau mikroteks yang terdapat pada angka nominal dan bagian lembaran uang kertas tidak akan pecah meskipun diperbesar.

Bahkan bahan atau kertas uang juga bisa nampak jelas ketika diperbesar, akan muncul serat kertas yang menjadi ciri keaslian uang.

Ditegaskan Joni, bahwa saat ini tindak pemalsuan uang sudah sangat canggih. Jika memang ada masyarakat yang mencurigai adanya uang palsu satu lembar atau dalam jumlah banyak bisa dikenali dengan metode 3D. Namun jika masih ragu bisa segera melapor ke Pihak berwenang atau BI untuk mengecek keasliannya. Masyarakat harus berhati-hati, waspada dan cermati.

Ditahun 2017 saja tercatat sebanyak 22 ribu lembar uang palsu dari berbagai pecahan. Namun jumlah terbanyak yakni pecahan 50 dan 100 ribu rupiah.

Berita Lainnya

Niken: Sebut Kota Kuliner, Kita Harus Bangga
Berita 15 Feb, 2017

Niken: Sebut Kota Kuliner, Kita Harus Bangga

TEGAL-Seperti yang diketahui, beberapa waktu yang lalu saat Walikota Tegal tampil acara salah satu televisi swasta mengatakan bahwa selain terkenal…

Pemkot Tegal Dorong Koperasi Berkualitas
Berita 04 Feb, 2019

Pemkot Tegal Dorong Koperasi Berkualitas

TEGAL-Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Dinkop UKM Perdagangan) mencatat, Kota Tegal memiliki 177 koperasi dengan rincian 147 unit…

Wisuda Adalah Awal Dimulainya Tantangan Sesungguhnya.
Berita 10 Oct, 2018

Wisuda Adalah Awal Dimulainya Tantangan Sesungguhnya.

Tegal – Sebanyak 1.442 wisudawan sarjana sains terapan ke 2 dan ahlimadya ke 14 tahun akademik 2017/2018 Politeknik harapan bersama…

Samson Delila Jadi Hiburan Rakyat.
Berita 11 Nov, 2017

Samson Delila Jadi Hiburan Rakyat.

Tegal – Lautan manusia kembali memadati Alun-alun Kota Tegal, ini tidak lain karena hiburan rakyat berupa pagelaran Wayang Golek dengan…

Berikut Film Pilihan Tempo, Salah Satunya Film Turah
Berita 17 Nov, 2017

Berikut Film Pilihan Tempo, Salah Satunya Film Turah

Berikut daftar nominasinya: 1. Nominasi Film Pilihan Tempo 2017 Marlina The Murderer in Four Acts Turah Posesif The Seen and Unseen…

Ayo…! Ramaikan Parade Teater Jakarta di Tegal
Berita 26 Mar, 2017

Ayo…! Ramaikan Parade Teater Jakarta di Tegal

TEGAL – Nafas berkesenian di Kota Tegal masih terus berjalan, terbukti dengan digelarnya sebuah kegiatan dalam takjub Parade Teater Jakarta…

Most from this category