Pemkot Dorong Agar Nelayan Cantrang Bisa Melaut

Menanggapi belum jelasnya izin kapal cantrang beroperasi, Pemerintah Kota Tegal akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar kapal cantrang bisa melaut kembali seperti yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (17/1). Demikian disampaikan Plt. Wali kota Tegal, M Nursholeh saat menerima kunjungan Kepala Dinas Perikanan Dan Kelautan Provinsi Jawa Tengah, Lalu M Syafriadi di ruang kerja Wakil Wali Kota Tegal, (23/1).

Plt. Wali Kota Tegal Siap mendukung aspirasi masyarakat nelayan, agar mendapat kejelasan mengenai diperbolehkannya kapal cantrang melaut, sebab, menurut Nursholeh saat dirinya turut menghadiri Audiensi dengan Presiden dan Menteri Kelautan dan Perikanan  Susi pujiastuti di istana Negara beberapa waktu yang lalu, Presiden Joko Widodo secara jelas menyampaikan bahwa kapal cantrang boleh beroperasi sampai batas waktu yang tidak ditentukan .

Ia menyayangkan nelayan cantrang belum bisa melaut, Nursholeh menambahkan, asal sesuai dengan koridor hukum, pihaknya siap melakukan upaya-upaya agar kapal cantrang bisa mendapat kejelasan izin untuk melaut. dan apabila diperlukan pihaknya siap berkirim surat baik ke Presiden maupun ke KKP.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Dan Kelautan Provinsi Jawa Tengah, Lalu M Syafriadi menyampaikan agar Plt. Wali Kota tetap mendukung situasi saat ini yang kondusif diantara belum adanya kejelasan izin untuk melaut.

Lalu M Syafriadi menyampaiakan saat ini dialapangan memang ada perbedaan persepsi, jika Presiden menyampaikan bahwa kapal cantrang bisa melaut diseluruh wilayah dan tidak ada batasan waktu, dan harus dikorrdinasikan dengan Pemerintah Kabupaten /Kota serta secara berangsur-angsur untuk mengganti alat tangkap, namun demikian Menteri Kelautan dan Perikanan menyampaikan bahwa kapal cantrang hanya boleh beroperasi di laut Jawa dan ukurannya harus dibawah 30 Gross Ton, ini menurut nelayan tidak sama dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

Ia juga menyampaikan, sengaja bertemu dengan Plt. Wali Kota Tegal untuk menyamakan persepsi dengan pihaknya, terkait penanganan hal tersebut yang nantinya akan disampaikan kepada Gubernur jawa Tengah untuk dicarikan solusi. Selain itu ia juga akan melakukan koordinasi yang lebih inten baik dengan Pemerintah kabupaten/kota maupun dengan Pemerintah Pusat. Ia berharap agar kapal cantrang bisa segera melaut kembali karena kapal cantrang ini memiliki multiplayer effect terhadap perekonomian di daerah pesisir.

 

Berita Lainnya

100% Selesai Pekerjaan Jaringan PLN di Fly Over dan Tol
Berita 12 Jun, 2017

100% Selesai Pekerjaan Jaringan PLN di Fly Over dan Tol

TEGAL – Sebelum hari Raya Idul Fitri tahun 2017 atau H – 15 PT. PLN (Persero) Area Tegal sudah berhasil…

Resolusi Jihad Adalah Salah Satu Produk Ulama untuk Kemerdekaan Indonesia
Berita 23 Aug, 2017

Resolusi Jihad Adalah Salah Satu Produk Ulama untuk Kemerdekaan Indonesia

TEGAL – Kegiatan Dzikir Kemerdekaan dalam rangka Hari Ulang Tahun Indonesia yang ke 72 di Masjid Agung Kota Tegal dihadari…

Teater Akar Gelar Workshop
Berita 24 Dec, 2018

Teater Akar Gelar Workshop

Tegal – Perkembangan teater di Tegal beberapa tahun ini mengalami perkembangan yang pesat, terbukti dengan maraknya kegiatan bertajuk pertunjukan teater,…

Pesan Menpora dalam Hari Sumpah Pemuda
Berita 29 Oct, 2018

Pesan Menpora dalam Hari Sumpah Pemuda

Menteri Pemuda Olahraga Imam Nahrawi menyerukan kepada tiap putra dan putri bangsa Indonesia untuk terus menjaga semangat Sumpah Pemuda yang…

Pemudik Mulai Padati Pantura Tegal
Berita 19 Jun, 2017

Pemudik Mulai Padati Pantura Tegal

TEGAL-Memasuki H-6 Idul Fitri 1438 H, kendaraan pemudik mulai padati jalur pantai utara (Pantura) Kota Tegal.  Berdasarpan pantauan wartabahari.com, pemudik…

Wali Kota Tegal, Nursholeh Apresiasi Silappa
Berita 10 Feb, 2019

Wali Kota Tegal, Nursholeh Apresiasi Silappa

Silaturahmi Purna Bakti Peradilan Agama (Silappa) Wilayah Jateng dan DIY menggelar pertemuan rutin, Minggu (10/2) di Gedung Adipura, Komplek Balai…

Most from this category