Tingkat Kemiskinan Kota Tegal Menurun

Tingkat kemiskinan kota Tegal dari tahun ke tahun menunjukan trend terus menurun dari 10,04% pada tahun 2012 menjadi 8,20% di tahun 2016. Dengan demikian kota Tegal tidak termasuk ke dalam 15 kabupaten/kota yang tingkat kemiskinannya di atas angka kemiskinan provinsi Jawa Tengah sebesar 13,27%. bahkan, kota Tegal termasuk kedalam 10 besar kabupaten/ kota dengan tingkat kemiskinan terendah di Jawa Tengah.

Hal ini terungkap saat acara Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Tegal di ruang Adipura Komplek Balai Kota Tegal, Kamis (28/12). dalam sambutanya Plt. Wali Kota Tegal. M Nursholeh menyampaikan bahwa tren positif ini tidak terlepas dari adanya bantuan sosial dari pemerintah pusat yang didukung oleh program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan dari Pemerintah Kota Tegal.

Pemerintah Kota Tegal telah melaksanakan langkah-langkah dalam melaksanakan upaya penanggulangan kemiskinan, Nursholeh mencontohkan penanganan kawasan kumuh, Pemerintah Kota Tegal telah mendukung program “kotaku” (kota tanpa kumuh) dengan mengurangi luasan kawasan kumuh sekitar 35,8 hektar dan memberikan bantuan rehabilitasi rtlh sebanyak 556 unit rumah pada tahun 2017.

Senada dengan Plt. Wali Kota Tegal, dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembangunan Masyarakat dan Sosial Budaya Dinas Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Tegal, Rita Marlianawati menyampaikan bahwa tingkat kemiskinan kota Tegal semakin menurun, sedangkan untuk target di tahun 2018  sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar 7,86% dan di tahun 2019 sebesar 7,66%.

Menurut Rita penaggulangan melalui TKPK ini agar program yang dilaksanakan pemerintah ini bisa selaras dan sesinergi, dalam rangka penanggulangan kemiskinan, karena menurut Rita penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara bersama-sama oleh OPD terkait, jika berjalan masing-masing tanpa berkoordinasi dengan baik maka tentu hasilnya tidak maksimal.

Ia mencontohkan, apabila salah dalam menentukan sasaran saja, maka program-program yang dilakukan juga tidak akan mengurangi jumlah warga miskin. Menurut Rita perlu adanya koordinasi dan penyamaan persepsi dalam melaksanakan penanggulangan kemiskinan.

Rita menjelaskan bahwa TKPK ini dibagi kedalam tiga Kelompok Kerja (Pokja) yakni Pokja Pendataan dan Sistem Informasi, Pokja Pengembangan Kemitraan dan Pokja Pengaduan Masyarakat. Dan dibagi kedalam tiga kelompok program yakni Program kelompok program Bantuan Sosial Terpadu Berbasis keluarga, kelompok program Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dan kelompok Program Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Usaha Ekonomi Mikro dan Kecil. Semua itu menruut Rita merupakan satu kesatuan dalam upaya penanggulangan kemiskinan di kota Tegal.

Berita Lainnya

Dinsos Kota Tegal Gencar Razia PGOT
Berita 28 Feb, 2018

Dinsos Kota Tegal Gencar Razia PGOT

TEGAL-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tegal gencar razia pengemis, geladangan, dan orang terlantar (PGOT). Dalam dua pekan terakhir, razia gabungan bersama…

RT Nol RW Nol Dipentaskan Teater Sabili
Berita 13 Apr, 2019

RT Nol RW Nol Dipentaskan Teater Sabili

TEGAL - Teater Arena Taman Budaya Tegal (TBT) kembali menjadi saksi dari sebuah proses pementasan teater. Kali ini Teater Sabili…

Peringati Hari Sumpah Pemuda, RMB dan Kampung Seni Lakukan Berbagai Kegiatan.
Berita 29 Oct, 2018

Peringati Hari Sumpah Pemuda, RMB dan Kampung Seni Lakukan Berbagai Kegiatan.

Tegal - Sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Ruang Muda Berbagi (RMB) Tegal menggelar kegiatan bertakjub kepemudaan. Kegiatan dalam rangka…

Pensiunan PNS ini Bawa Pulang Hadiah Mobil dari Bank Jateng
Berita 22 Oct, 2018

Pensiunan PNS ini Bawa Pulang Hadiah Mobil dari Bank Jateng

TEGAL- Sudarso (66) warga Pasar Batang Brebes masih tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat menerima hadiah utama berupa 1 unit…

Walikota Tegal : Tertib Lalu Lintas Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini
Berita 19 Nov, 2018

Walikota Tegal : Tertib Lalu Lintas Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini

TEGAL - Penanaman tertib berlalu lalu lintas harus dilakukan sejak usia dini. Hal itu seperti yang diungkapkan Walikota Tegal Drs.HM…

Empat Buku Antologi Sastra ”Mr. Besar Martokoesoemo” Berhasil Dilaunching
Berita 27 Dec, 2018

Empat Buku Antologi Sastra ”Mr. Besar Martokoesoemo” Berhasil Dilaunching

Tegal - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Tegal mengelar Launching 4 Buku Antologi Sastra ''Mr. Besar Martoekoesoemo'' di Ruang…

Most from this category