Mulai 1 Januari 2018, Pemkot Terapkan Sistem Transaksi Non Tunai

Terhitung mulai 1 Januari 2018, transaksi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tegal yang bernilai diatas Rp. 15 Juta, diharuskan melalui transaksi non tunai. Hal ini terungkap dalam Sosialisasi Implementasi Transaksi Nontunai di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal, di Aula Hotel Bahari Inn, Jum’at (22/12).

Dalam sambutannya Plt. Wali Kota, M Nursholeh menyampikan Pemerintah Kota Tegal telah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Tegal nomor 900/ 050 tahun 2017 perihal Pelaksanaan Transaksi Nontunai, yang menyatakan bahwa pembayaran yang dilakukan secara nontunai adalah pembayaran belanja gaji pns, pembayaran tambahan penghasilan pegawai (tpp), pembayaran tunjangan profesi guru, dan pembayaran belanja dan jasa di atas 15 juta rupiah. sedangkan untuk honorarium, air, listrik, telepon, bahan bakar minyak (BBM) dan belanja perjalanan dinas tidak dilakukan secara nontunai. transaksi nontunai juga berlaku untuk transaksi penerimaan seperti e-pajak atau pajak daerah sistem online, kemudian retribusi online di pasar tradisional.

Nursholeh menuturkan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 910/1867/SJ, tentang implementasi transaksi non tunai pada pemerintah kabupaten/kota, yang isinya meminta agar seluruh pemerintah kota dan kabupaten di Seluruh Indonesia menerapkan sistem pembayaran nontunai paling lambat 1 Januari 2018.

Ia berharap jika sudah dilaksanakan nantinya akan mewujudkan penyelenggaraan urusan di bidang pengelolaan keuangan daerah yang tepat, cepat, aman, efisien, transparan dan akuntabel, serta mence-gah terjadinya tindak pidana korupsi dan pencurian / perampokan.

Senada dengan yang disampaikan oleh Plt. Wali Kota Tegal, Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal Agus Santoso yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dengan sistem ini akan menguntungkan semua pihak, terutama terkait masalah transparansi dan akuntabilitas karena semua transaksi yang terjadi sudah terditeksi, selain itu Agus Juga menyampaikan dengan sistem ini akan mengurangi resiko uang palsu.

Agus Santoso berharap dukungan dari semua pihak terkait dengan penerapan transaksi non tunai ini, agar system ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan.(tm-warta bahari)

Berita Lainnya

Verifikasi Dukungan Calon Perseorangan, 162 Petugas KPU Terjun Ke Masyarakat
Berita 12 Dec, 2017

Verifikasi Dukungan Calon Perseorangan, 162 Petugas KPU Terjun Ke Masyarakat

TEGAL- Mulai hari ini, Selasa (12/12) hingga 25 Desember 2017, petugas verifikasi Komisi Pemilihan Umum Kota Tegal, melakukan verifikasi faktual…

Walikota Siap Hadir dan Buka Bahari Open Marching Band Competition 2017
Berita 25 Mar, 2017

Walikota Siap Hadir dan Buka Bahari Open Marching Band Competition 2017

Tegal – Dalam rangka lebih menyemarakan kegiatan Bahari Open Marching Band Competition 2017, segenap panitia yang dudk di kepengurusan PDBI…

Dishub Gelar Operasi Gabungan Tertibkan Parkir
Berita 30 Jan, 2017

Dishub Gelar Operasi Gabungan Tertibkan Parkir

TEGAL-Dinas Perhubungan Kota Tegal gelar operasi gabungan bekerja sama dengan Polres Tegal Kota, Kejaksaan Kota Tegal, TNI, dan Satpol PP…

Ingin Menukarkan Uang? Catat, Ini Jadwal Penukaran Uang Di Bank Umum
Berita 08 Jun, 2017

Ingin Menukarkan Uang? Catat, Ini Jadwal Penukaran Uang Di Bank Umum

TEGAL-Setiap menjelang hari raya Idul Fitri, animo masyarakat menukarkan uang sangat tinggi dan kini sudah menjadi tradisi. Berikut jadwal penukaran…

Terapkan SOTK Baru, Wewenang Satpoll PP bertambah
Berita 16 Jan, 2017

Terapkan SOTK Baru, Wewenang Satpoll PP bertambah

TEGAL – Melalui tugas pokok dan fungsinya, Satpol PP sekarang ini dituntut untuk lebih menunjukan keberadaannya melalui bentuk sikap totalitas…

Profil  Kelurahan Miliki Peranan Penting
Berita 08 May, 2017

Profil Kelurahan Miliki Peranan Penting

TEGAL-Profil desa/kelurahan mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan nasional khususnya pembangunan desa/kelurahan. Hal itu karena profil merupakan sumber data…

Most from this category