Pemkot Tegal Serius Berantas Pungli

TEGAL- Keseriusan Pemkot Tegal dalam memberantas Pungli, menjadi komitmen untuk tidak main-main untuk memberantas pungutan liar. Tekad ini ditegaskan Walikota Tegal , KMT Hj. Siti Masitha Soeparno disaksikan unsur Forkopimda, saat pengukuhan Satgas Saber Pungli (Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar) di Gedung Adipura, Kamis (19/1).

Komitemen ini memiliki payung hukum yang kuat berdasar Peraturan Presiden No. 87 tahun 2016, fungsi Satgas Saber Pungli yaitu membangun sistem pencegahan, dan pemberantasan pungli, serta melakukan operasi tangkap tangan. Dan diimplemetasikan di daerah dengan menerbitkan Keputusan Walikota Tegal Nomor 700 / 002 / 2017 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Walikota mengatakan, unit yang merupakan gabungan unsur Pemkot Tegal, yang diback up dari unsur Polres, Kejaksaan, serta unsur TNI agar dapat bertindak tegas dan tepat, sehingga Kota Tegal ke depan bisa lebih baik. “Karena sudah mencanangkan Kota Tegal yang bersih dari pungli, maka pengukuhan Satgas Saber Pungli ini harus direalisasikan, “Bahkan hari ini saya minta unit harus mulai bekerja”, ucapnya.

“Keseriusan pemerintah dalam membentuk Unit Satuan Tugas Sapu bersih pungutan liar dilingkungan pemerintah Kota Tegal adalah sebuah pembuktian kepada masyarakat bahwa perang terhadap pungli di Kota Tegal tidak hanya retorika atau tidak main – main, namun kita telah melakukan aksi nyata, sebagai perang terhadap kejahatan pungutan liar”, imbuhnya.

Untuk langkah awal, dijelaskan walikota Unit Saber Pungli dapat melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi. Kemudian melangkah pada penindakan dan yustisi. “Kelompok Kerja (Pokja) dan Unit Satgas Saber pungli harus betul-betul mencermati layanan publik yang ada di Pemerintah Kota Tegal dan instansi pelayanan publik lainnya”,tegas walikota.

Ditambahkan walikota bukan hanya persoalan nilai uang yang menjadi tolak ukur penindakan pungli, namun dampaknya yang merusak daya saing bangsa secara menyeluruh inilah yang menjadikanya harus diberantas. Walikota mengajak untuk tingkatkan pemahaman dari mulai unsur internal di setiap instansi, sehingga ada pemahaman untuk jangan mencoba memulai praktek yang menyalahi aturan.

Sementara itu terkait rencana pembangunan kantor sekretariat bagi Satgas Saber Pungli dikatakan walikota, hal ini masih dikaji bersama Kapolres Tegal Kota, rencananya kegiatan sekretariat Satgas Pungli  terbuka untuk pengaduan selama 24 jam, karena itu sekretariat kedepan akan dilengkapi dengan fasilitas sms dan call center serta website pengaduan.

Berita Lainnya

Walikota Tegal raih penghargaan Indonesia Leaders Quality Award 2016
Berita 02 Dec, 2016

Walikota Tegal raih penghargaan Indonesia Leaders Quality Award 2016

TANGERANG- Satu lagi prestasi gemilang kembali diraih Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno dalam kiprahnya memimpin Kota Tegal. Kali…

Akseptor KB Terus Ditingkatkan
Berita 31 Mar, 2017

Akseptor KB Terus Ditingkatkan

TEGAL-Pagi ini, Kamis (30/3) puluhan ibu berbondong-bondong datang ke gedung IBI Kota Tegal. Tak jarang terlihat mereka datang bersama suami…

Walikota Kunjungi Titik Titik Penilaian Adipura.
Berita 23 Feb, 2017

Walikota Kunjungi Titik Titik Penilaian Adipura.

Tegal – Keseriusan Pemerintah Kota Tegal untuk meraih Piala Adipura patut di apresiasi dan didukung penuh oleh masyarakat, karena dengan…

Meriahnya Pawai Rolasan Kota Tegal
Berita 30 Nov, 2017

Meriahnya Pawai Rolasan Kota Tegal

TEGAL – Ratusan manusia berkumpul di depan Gerbang Balaikota Tegal pada hari Kamis (30/11) malam. Mereka berkumpul untuk mengikuti Pawai…

Di Ujung Penantian Memukau Apresiator Seni di Taman Budaya Tegal
Berita 21 May, 2017

Di Ujung Penantian Memukau Apresiator Seni di Taman Budaya Tegal

TEGAL – Pertunjukan yang diusung oleh Teater Kembang Breses pada Kamis (18/5) di Taman Budaya Tegal menempatkan lakon Di Uujung…

Perpusda Gelar Pameran, Ada Ribuan Buku Murah
Berita 28 Apr, 2017

Perpusda Gelar Pameran, Ada Ribuan Buku Murah

TEGAL-Pameran buku digelar Perpustakaan Mr. Besar Martokoesoemo Jl. KH. Ahmad Dahlan No.12, Mangkukusuman sejak  27 April - 3 Mei 2017.…

Most from this category