Warga Minta Kebijakan Pemkot Tegal

TEGAL-Sejumlah warga yang mendirikan bangunan diatas sungai dan sempadan sungai dikumpulkan di aula Kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur, Rabu (13/12) pagi. Mereka diundang untuk rembug terkait penertiban bangunan yang berdiri dilokasi tersebut.

Menanggapi rencana penertiban itu, sejumlah warga yang memiliki bangunan berharap ada kebijakan khusus dari Pemerintah Kota Tegal.  Seperti yang diungkapkan Winarsih (45). Ia menjelaskan perihal mendirikan bangunan sempadan sungai. Sejak Ia diusir dari tempat kost, Ia terpaksa mendirikan bangunan di tempat yang dilarang itu.

“Suami saya tidak bisa bekerja, sedangkan anak-anak masih kecil. Kalau tempat itu ditertibkan, saya mau tinggal di mana lagi”, ungkap Winarsih sembari menitihkan air mata.

Winarsih berharap, ada kebijakan dari Pemkot Tegal yang mengizinkannya tetap tinggal di sana. Sebab, dia bingung harus pindah ke mana.

Hal senada juga diungkapkan Susnanto, warga RT 14/10 Kelurahan Mintaragen. Ia menuturkan mendirikan bangunan di sebelah selatan salah satu kampus di kelurahan tersebut sejak 2004, akan tetapi bukan permanen.

“Tadinya kecil, kemudian Saya perbesar sehingga sebagian bangunan menumpang diatas sungai”, ungkap Sunanto.

Ia mengatakan siap membongkar bangunan tersebut, namun Ia meminta kebijakan hanya bangunan yang menumpang di sungai yang dibongkar. Bangunan kecil yang sebelumnya jangan dibongkar. Sebab dapat dijadikan dimanfaatkan untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.“Saya tidak akan melanggar, Saya akan tetap patuh”, ungkap Susnanto.

Warga lain, Suharto juga berharap adanya kebijakan Pemkot Tegal. Ia menuturkan, banyak saluran yang dibangun untuk lantai rumah. Asal saluran lancar dan tidak mengganggu, maka kami mohon jangan dibongkar.

“Kami berharap ada kebijakan khusus. Asal tidak mengganggu saluran air dan tidak kumuh jangan dibongkar,” pinta mantan kades dua periode tersebut.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Joko Syukur Baharudin mengungkapkan rembug ini merupakan tindak lanjut dari rembug yang pertama. Joko mengungkapkan, tidak hanya di Kelurahan Mintaragen saja yang diminta ditertibkan. Sebelumya, di Kelurahan Kemandungan dan Jalan Setia Budi, dan mereka mau untuk ditertibkan.

“Di sana sudah terselesaikan dengan warga sepakat akan membongkar sendiri. Kemudian di Jalan Setia Budi juga seperti itu,” ungkap Joko.

Oleh karena itu, kata Joko, rembug ini untuk menemukan langkah terbaik, win win solution.  Joko juga mengungkapkan pihaknya akan lebih melakukan pendekatan persuasif kepada warga. Sehingga diharapkan mereka akan membongkar bangunan sendiri dengan penuh kesadaran. (Sa. Amin/wartabahari.com)

Berita Lainnya

KPU Sasar Berbagai Kelompok Masyarakat
Berita 07 May, 2018

KPU Sasar Berbagai Kelompok Masyarakat

TEGAL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal menyasar 30 kelompok masyarakat untuk menjadi target sosialiasi Pilkada. Selain itu, TPS…

Ibunda Habib Tohir Alkaff Meninggal Dunia
Berita 01 Mar, 2018

Ibunda Habib Tohir Alkaff Meninggal Dunia

Syarifah Gamar Binti Agil Al Atas ibunda dari Habib Thohir Bin Abdullah Al kaff, meninggal dunia, pada usia ke 83…

Ketua RT dan RW Diminta Jaga Kondusifitas Selama Pilkada
Berita 20 Feb, 2018

Ketua RT dan RW Diminta Jaga Kondusifitas Selama Pilkada

TEGAL-Camat Tegal Barat Sri Widiyati meminta para ketua RT dan RW untuk menjaga kondusifitas selama proses pemilihan Wali Kota dan…

Perpusda Gelar Pameran, Ada Ribuan Buku Murah
Berita 28 Apr, 2017

Perpusda Gelar Pameran, Ada Ribuan Buku Murah

TEGAL-Pameran buku digelar Perpustakaan Mr. Besar Martokoesoemo Jl. KH. Ahmad Dahlan No.12, Mangkukusuman sejak  27 April - 3 Mei 2017.…

UMK Kota Tegal Tahun 2018 Diusulkan Rp 1.630.500
Berita 07 Nov, 2017

UMK Kota Tegal Tahun 2018 Diusulkan Rp 1.630.500

TEGAL- Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mengajukan usulan Upah Minimum Kota (UMK) Kota Tegal tahun 2018 sebesar Rp. 1.630.500. Nilai tersebut…

Pentingya Disiplin dan Bela Negara Bagi Pemuda
Berita 22 Jul, 2017

Pentingya Disiplin dan Bela Negara Bagi Pemuda

TEGAL – Menumbuhkan rasa disiplin dalam diri dapat dilakukan dengan banyak cara, namaun untuk menanamkan disiplin dan semangat bela negara…

Most from this category