Pemkot akan Siapkan Tim Pengkaji Sengketa Tanah Senko

Plt. Walikota, M. Nursholeh siap memback Up Warga di wilayah RT 7 dan RT 8 RW 3 Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, terkait sengkarut klaim PT. Kereta Api Indonesia (KAI) terhadap tanah yang berada di wilayah mereka, selama ada kajian yang komprehensif terkait kasus tersbut. Hal ini disampaikan oleh Nursholeh saat menerimau audiensi warga RT 07 dan RT 08, RW 03 kelurahan Panggung dan perwakilan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kota Tegal di ruang kerja Wakil Walikota, Rabu (6/11).

Pemerintah Kota Tegal akan turut mengkaji kepemilikan lahan tersebut, apabila warga dirugikan tentunya pemerintah Kota Tegal tidak akan tinggal diam. Pemerintah akan melakukan kajian dengan menggandeng semua pihak yang berkompeten dalam masalah ini, dan nantinya akan dibentuk sebuah tim untuk mengkaji masalah ini.

Tim pengkaji ini rencananya akan di bentuk setelah ada anggaran yang di buat untuk keperluan kajian kepemilikan tanah di wilayah RT.07 dan RT 08. RW 03, dan rencananya akan dimasukan kedalam Anggaran ubahan 2018.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Tegal, Nunik Pratiwi menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya telah mengadakan rapat koordinasi dengan Badan Pertanahan (BPN) Kota Tegal terkait kasus tersebut, dan kedepan tidak menutup kemungkinan akan mengundang pihak-pihak yang berkompeten dalam rangka persiapan penyelesaian sengketa tersebut.

Nunik juga menuturkan bahwa saat ini Kepemilikan sertifikat tanah atas SMA 1 Kota Tegal dan SMP 1 Kota Tegal yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Tegal, bahkan masih dipersoalkan, oleh PT. KAI. Hal ini juga yang nantinya juga akan dibahas dalam tim tersebut.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan, Imam Badarudin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan beberapa pihak, agar posisi Pemerintah Kota Tegal lebih kuat terkait kepemilikan sertifikat SMA 1 dan SMP 1 Kota Tegal yang dipersoalkan oleh PT. KAI idealnya Pemerintah Kota Tegal memiliki keterangan pelepasan bidang tanah tersebut dari eigendom milik PT. KAI, yang menurut Imam dari informasi yang dihimpun surat keterangan tersebut berada di den hag Belanda.

Sementara itu perwakilan warga dan HMI yang disampaikan oleh Agus Slamet menyampaikan bahwa pihaknya mengharagai itikad baik dari Pemerintah Kota Tegal, dan sepakat untuk penyelesaian sengketa tersebut melalui tim pengkajian secara menyeluruh. Dalam kesempatan tersebut Agus Slamet menambahkan bahwa pihaknya pernah mengadakan rapat bersama PT. KAI, yang dimediasi oleh DPRD kota Tegal pada tahun 2014 silam, dalam pertemuan tersebut, PT. KAI mengakui bahwa pihaknya lalai tidak mendaftarkan hak konversi tanah eigendom yang menjadi sengketa karena sudah yakin tercatat dalam neraca aset Negara.

Berita Lainnya

Walikota Kukuhkan 72 Orang Anggota Paskibra Kota Tegal.
Berita 16 Aug, 2018

Walikota Kukuhkan 72 Orang Anggota Paskibra Kota Tegal.

TEGAL- Sebanyak 72 orang Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) Kota Tegal secara resmi dikukuhkan sehari jelang Upacara Peringatan HUT…

Lima Mahasiswa UPS Tegal Diberangkatkan ke Thailand
Berita 05 Sep, 2018

Lima Mahasiswa UPS Tegal Diberangkatkan ke Thailand

TEGAL - Secara bertahap Universitas Pancasakti (UPS) Tegal memberangkatkan lima mahasiswa dari tiga fakultas untuk kuliah ditiga fakultas ternama di…

Khusus Arus Mudik, PT. KAI Tambah 14 Kereta Tambahan
Berita 04 Jun, 2018

Khusus Arus Mudik, PT. KAI Tambah 14 Kereta Tambahan

Wakil Kepala Stasiun Besar Kota Tegal Gatot setiadi menyampaikan, untuk arus mudik tahun 2018, PT. KAI menambah 14 kereta tambahan.…

Untuk Tingkatkan Partisipan Pemilih, PPK Adakan Sosialisasi
Berita 27 May, 2018

Untuk Tingkatkan Partisipan Pemilih, PPK Adakan Sosialisasi

TEGAL - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengelar sosialisasi Pemilu dengan mengelilingi kelurahan di Kecamatan Margadana, Kota Tegal. Hal tersebut dilakukan…

Warga Margadana Kunjungi E-Warung
Berita 27 Sep, 2018

Warga Margadana Kunjungi E-Warung

TEGAL – Sejumlah warga Margadana kunjungi E-Warung Margadana. Dimana E- Warung tersebut merupakan tempat untuk pembagian Bantuan Pangan Non Tunai…

KPU Sasar Berbagai Kelompok Masyarakat
Berita 07 May, 2018

KPU Sasar Berbagai Kelompok Masyarakat

TEGAL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal menyasar 30 kelompok masyarakat untuk menjadi target sosialiasi Pilkada. Selain itu, TPS…

Most from this category