Masyarakat Bisa Turut Awasi Pilkada

Menjelang perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Tegal pada 2018 mendatang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kota Tegal tengah gencar melakukan sosialisasi tentang pengawasan pertisipatif dari masyarakat.

Salah satu hal yang menarik adalah bahwa masyarakat umum sebenarnya bisa melakukan pengawasan terhadap berjalannya proses Pilkada. Hal ini terungkap dalam sosialisasi tentang pengawasan pemilu partisipatif  yang dilaksanakan oleh Panwaslu Kota Tegal, Selasa (31/10) petang, di kantor Panwaslu Kota Tegal, komplek PPIB kota Tegal.

Salah satu anggota komisioner yang hadir dalam sosialisasi tersbut Nurbaeni, S.Pd.AUD menyampaikan bahwa masyarakat diharapkan bisa menjalankan peran sebagai pengawas partisipatif dalam pelaksanaan Pilkada mendatang, mengingat Panwaslu Kota memiliki keterbatasan struktur dan jumlah pengawas.

Masyarakat tidak perlu takut apabila menemukan indikasi pelanggaran dalam pemilu. Hal yang sering terjadi menurut Nurbaeni adalah masyarakat sebetulnya mengerti bahwa apa yang dilihat atau diketahuinya merupakan sebuah pelanggaran, namun mereka enggan  untuk melaporkan, hal ini bisa disebabkan karena beberapa faktor, bisa karena takut, atau masyarakat mau melaporkan tetapi tidak mau memberikan bukti pelaporan, sementara di Panwaslu bisa menindaklanjuti temuan apabila syarat-syarat materiil dan syarat formal dipenuhi.

Nurbaeni menjelaskan, beberapa syarat materiil dan syarat formal yakni data dari pelapor, identitas pelapor jelas, data terlapor, bisa dari kegiatan apa yang dilaporkan, kapan dan siapa saja yang terlibat dan bukti-buktinya apa?, setelah pelapor bisa melengkapi biodata dan laporannya didukung dengan data-data atau bukti, dan data terlapor jelas, baru kemudaian akan ditindak lanjuti Panwaslu dengan memanggil pelapor dan terlapor ditambah saksi-saksi untuk mengadakan klarifikasi .

Lebih jelas Nurbaeni menyampaikan,  Apabila dalam klarifikasi tersebut terjadi kesepakatan maka Panwaslu akan membuat berita acara, namun apabila tidak terjadi kesepakatan maka Panwaslu akan membuat putusan melalui kajian-kajian terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan, Panwaslu akan merujuk kepada undang-undang yang berlaku, apabila terbukti ada pelanggaran maka amar putusan diambil berdasarkan pada dasar hukum yang ada, setelah itu Panwaslu akan mengeluarkan rekomendasi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Tegal M Afin yang hadir dalam sosialisasi tersebut menyampaikan bahwa pengawasan pemilu adalah salah satu kunci kelancaran terselenggaranya pemilu, dan disitu peran pengawasan partisipatif masyarakat sangat dibuthkan. Namun disisi lain M Afin juga berpesan, ketika masyarakat turut serta mengawasi pelaksanaan Pemilukada hendaknya juga harus memahami aturan-aturan yang ada, dan dalam melaksanakan pengawasan jangan sampai masyarakat merasa malah seolah benar sendiri. Hal ini perlu dicermati Karena bisa saja pengawasan masyarakat yang tidak memahami aturan main akan mengakibatkan gesekan-gesekan diantara masyarakat.(tm-bagian humas dan protokol)

Berita Lainnya

Uri-uri Budaya melalui Festival Budaya Tegal
Berita 29 Jan, 2018

Uri-uri Budaya melalui Festival Budaya Tegal

TEGAL - Banyak ragam untuk melestarikan sebuah kebudayaan. Melalui diskusi budaya, wisata budaya atau dengan penyelenggraan kegiatan perlombaan. Tentu upaya…

Jamaah Haji Kota Tegal Tiba di Tegal 31 Agustus 2018
Berita 10 Aug, 2018

Jamaah Haji Kota Tegal Tiba di Tegal 31 Agustus 2018

Jemaah Haji Kota Tegal tahun 2018 direncanakan kembali ke Kota Tegal pada (31/8) mendatang. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian…

Koper Calon Jamaah Haji Didistribusikan
Berita 07 Jul, 2017

Koper Calon Jamaah Haji Didistribusikan

TEGAL- Kantor Kementerian Agama Kota Tegal mulai mendistribusikan koper kepada calon jamaah haji. Koper yang berwarna orange tersebut terdiri dari…

Peringati Hari Laut Sedunia dengan Bersih Pantai
Berita 08 Jun, 2017

Peringati Hari Laut Sedunia dengan Bersih Pantai

TEGAL – Hari Laut Sedunia merupakan hari peringatan untuk menghargai laut-laut di dunia dengan merayakan hasil-hasil yang disediakan oleh samudra,…

PHB Raih Juara Pencak Silat Nasional
Berita 12 Jul, 2018

PHB Raih Juara Pencak Silat Nasional

TEGAL – Dunia Pencak Silat kota Tegal kembali menoreh prestasi di tingkat Nasional. Pada Jum’at hingga Minggu (6-8) Juli lalu…

Tidak Ada Potensi Cantrang Merusak Lingkungan dan Ekosistem laut.
Berita 12 Aug, 2017

Tidak Ada Potensi Cantrang Merusak Lingkungan dan Ekosistem laut.

Tegal - Upaya dan perjuangan para nelayan cantrang Kota Tegal untuk bisa melaut kembali di apresiasi oleh Pemerintah Kota Tegal…

Most from this category