Resolusi Jihad Adalah Salah Satu Produk Ulama untuk Kemerdekaan Indonesia

TEGAL – Kegiatan Dzikir Kemerdekaan dalam rangka Hari Ulang Tahun Indonesia yang ke 72 di Masjid Agung Kota Tegal dihadari oleh Walikota Tegal, Wakil Walikota Tegal, Kapolres Tegal Kota, Komandan Kodim 0712, Tokoh Agama, Ulama, Santri dan warga masyarakat Kota Tegal.  Hadir pula Alhabib Abdul Qadir Jaelani Asy Syatiri dan Alhabib Thohir Abdullah Alkaff untuk memberikan tausiyah. (17/8)

Ketua Penyelenggara Dzikir Kemerdekaan, Abdul Aziz, S.E  menyampaikan ucapan terimakasih kepada para tamu undangan yang telah hadir.

Dalam sambutannya Komandan Dandim 0712, Letkol. Kav. Kristiyanto S.Sos menyampaikan untuk mengajak dan berkumpul melaksanakan ibadah. ‘’Dihari kemerdekaan ini mari kita  bersyukur .Hari ini kita melaksakan kegiatan dzikir kemerdekaan yang merupakan berkah yang luar biasa yang harus kita syukuri. Kami mengajak untuk selalu bersyukur karena telah diberi kesehatan, kebahagiaan, kemerdekaan sampai detik ini. Mari kita wujudkan rasa  syukur kita dengan selalu menjalankan perintah Allah.’’ Paparnya.

Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT. ‘’ Bukan hanya telah mampu mempertahankan kemerdekaan selama 72 tahun,  namun yang jauh lebih penting adalah kita semua telah berusaha untuk mengisi kemerdekaan dengan cara terus mengejar cita – cita yang dicanangkan oleh para pendiri bangsa, yaitu mewujudkan Indonesia yang sejahtera, Indonesia yang adil, Indonesia yang cerdas, Indonesia yang bermartabat di dalam pergaulan internasional

Walikota juga mengingatakan kita untuk  sejenak merenung, bahwa kemerdekaan ini direbut berkat perjuangan seluruh rakyat Indonesia. ‘’ Peran ulama sebagai pengobar perjuangan bangsa. Resolusi jihad adalah salah satu produk ulama untuk kemerdekaan Indonesia.’’ paparnya.

‘’Sejak masa perjuangan, peran ulama dan kyai, khususnya di lingkungan pesantren dan dalam jam’iyyah keislaman lainnya terus mengobarkan api jihad untuk mengusir penjajah. dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, hal ini tidak bisa diabaikan apa lagi dihapuskan’’, tambah Walikota.

(S.Mu’min/Wartabahari.com)

Berita Lainnya

Permaian Tradisional Ramaikan Festival Seni Budaya dan Kuliner Tegal Tempo Doeloe
Berita 13 May, 2017

Permaian Tradisional Ramaikan Festival Seni Budaya dan Kuliner Tegal Tempo Doeloe

TEGAL – Rangkaian Festival Seni Budaya dan Kuliner Tempo Doeloe menghadirkan sebuah kegiatan permainan tradisional pada Sabtu (13/5) di jalan…

Plt. Walikota akan merangkul semua pihak yang mempunyai kebijakan di Kota Tegal
Berita 03 Sep, 2017

Plt. Walikota akan merangkul semua pihak yang mempunyai kebijakan di Kota Tegal

Tegal – Acara silaturahmi digelar di Ruang Rapat rumah dinas Wakil Walikota Tegal, RA. Kartini No. 25, Minggu (3/9/2017). Maksud…

Donor Darah Bareng Bareng Untuk NKRI
Berita 12 Jul, 2017

Donor Darah Bareng Bareng Untuk NKRI

Tegal – Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno menerima Audiensi dari Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Tegal, Selasa (11/7/2017)…

Saat Tukang Urut Menjemput Impian di Tanah Suci
Berita 13 Aug, 2017

Saat Tukang Urut Menjemput Impian di Tanah Suci

Panggilan Haji adalah undangan khusus dari Allah SWT. Dan hanya orang-orang pilihan yang mampu memenuhi rukun islam kelima itu. Tak…

Diklat Revolusi Mental, Yeri: Semangat Gotong Royong Kembalikan Karakter Bangsa
Berita 13 Sep, 2017

Diklat Revolusi Mental, Yeri: Semangat Gotong Royong Kembalikan Karakter Bangsa

TEGAL-Untuk menghilangkan krisis identitas yang terjadi serta mampu  membangun kembali etos kerja dan nilai-nilai integritas bangsa, maka semangat gotong royong…

KPRI Sepakat Gelar RAT Tahun Buku 2016
Berita 22 Feb, 2017

KPRI Sepakat Gelar RAT Tahun Buku 2016

TEGAL-Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sepakat melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2016 di gedung Adipura, (21/2).  Hadir dalam…

Most from this category