Hadi Mulyono: Pengusaha Antusias Ajukan Sertifikasi Halal

TEGAL – Dalam menghadapi persaingan usaha yang ketat khususnya dibidang makanan maupun minuman, banyak pengusaha antusias untuk mengajukan salah satu persyaratan yang dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat.  Selain itu, agar produk yang dihasilkan dapat masuk dan diterima disalah satu atau beberapa perusahaan besar harus memiliki sertifikat halal.

Demikian disampaikan Ketua Tim Verifikasi Produk Halal dari Kemenag Kota Tegal, Hadi Mulyono, Rabu (9/8) di Ruang Penyelenggara Syariah.

Hadi Mulyono mengatakan bahwa pengajuan sertifikat halal akan langsung di proses setelah diadakan survey oleh Tim Verifikasi Produk Halal. Tim tersebut terdiri dari Majelis Ulama Indonesia, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal dan dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tegal serta beberapa staf dari penyelenggara syari’ah untuk pencatatan administrasi.

“Tim Verifikasi tersebut mengecek mulai dari bahan baku, bahan tambahan, penunjang, proses pembuatan sampai produk yang siap saji. Jika sudah memenuhi aturan secara syar’i dan dapat dikatakan halalan thoyyiban maka Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berwenang untuk mengeluarkan fatwa halal, “ ujar Hadi Mulyono.

Selanjutnya, sertifikat halal akan diterbitkan setelah ada pernyataan dari Tim Verifikasi Produk Halal bahwa produk tersebut setelah melalui beberapa proses, baik pada saat survey langsung di lokasi maupun setelah melalui pemeriksaan di laboratorium tidak terdapat campuran atau bahan yang dapat membahayakan baik bagi karyawan maupun konsumen.

“Jangka waktu penerbitan sertifikat halal paling lama satu minggu setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan oleh Tim Verifikasi, bahwa produk tersebut bisa diterima, “tambah Hadi Mulyono.

Hadi menyampaikan sertifikasi halal adalah sebuah produk yang merupakan amanat undang-undang. Perusahaan bukan hanya mengantongi sertifikat halal saja tetapi juga harus membuat sistem jaminan  halal.

“Salah satunya bisa dilakukan dengan memberlakukan kebijakan halal, membentuk tim jaminan halal, memberikan edukasi tentang barang halal. Bahkan nantinya perusahaan harus membentuk auditor halal internal, “pungkas Hadi Mulyono.

Berita Lainnya

Disdikbud Gelar Bintek PKB Guru
Berita 25 Sep, 2017

Disdikbud Gelar Bintek PKB Guru

TEGAL-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal menggelar bintek Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru dan Tenaga Kependidikan, Senin (25/9) di…

Koper Calon Jamaah Haji Didistribusikan
Berita 07 Jul, 2017

Koper Calon Jamaah Haji Didistribusikan

TEGAL- Kantor Kementerian Agama Kota Tegal mulai mendistribusikan koper kepada calon jamaah haji. Koper yang berwarna orange tersebut terdiri dari…

Peringati HKN, Dinkes Kota Tegal Gelar Skrining Penyakit Tidak Menular.
Berita 25 Jan, 2019

Peringati HKN, Dinkes Kota Tegal Gelar Skrining Penyakit Tidak Menular.

TEGAL- Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke 59 Tahun 2019, Dinas Kesehatan Kota Tegal Menggelar Skrining Penyakit Tidak Menular…

Dishub Gelar Operasi Gabungan Tertibkan Parkir
Berita 30 Jan, 2017

Dishub Gelar Operasi Gabungan Tertibkan Parkir

TEGAL-Dinas Perhubungan Kota Tegal gelar operasi gabungan bekerja sama dengan Polres Tegal Kota, Kejaksaan Kota Tegal, TNI, dan Satpol PP…

Disdikbud Gelar Sosialisasi BOP Paud
Berita 25 Apr, 2017

Disdikbud Gelar Sosialisasi BOP Paud

TEGAL-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal menggelar sosialisasi Bantuan Operasiobal Pendidikan (BOP) untuk pengelola Pendidikan Anak Usia Dini, Selasa…

SK Kemenristekdikti  Diterima, 2019 UPS Tegal Buka Program PPG
Berita 01 Jan, 2019

SK Kemenristekdikti Diterima, 2019 UPS Tegal Buka Program PPG

TEGAL – Universitas pancasakti Tegal (UPS) memastikan menambah satu program studi baru,  Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kepastian UPS…

Most from this category