Sebanyak 60 Guru SD Negeri di Kota Tegal Ikuti Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

TEGAL- Sedikitnya, 60 Guru SD se Kota Tegal mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Sekolah Dasar yang dilaksanakan di Aula Puspita Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan .Selasa (8/8). Acara yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tegal ini di buka langsung oleh Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno dengan prosesi penyematan tanda peserta diklat kepada dua orang perwakilan peserta.

 

Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru untuk mengembangkan ketrampilan intruksional serta pengetahuan materi bagi guru sekolah dasar di Kota Tegal. Peserta diklat nantinya akan diberikan berbagai materi tentang peningkatan kompetensi sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. Tidak hanya itu, dalam diklat tersebut peserta juga diajak untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional.

Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno dalam sambutanya mengatakan seorang guru harus memiliki visi misi guna mewujudkan sumber daya manusia yang berkulaitas. Namun dalam prakteknya seorang guru dikatakan walikota tidak hanya memberikan materi yang bersifat kontekstual namun ada nilai diluar materi kontekstual yang wajib dikuasai guru sekolah dasar yakni membuat anak didik dapat mencintai pendidikan dari usia dini. “Guru harus mampu ciptakan sdm yang berkualitas kepada anak tanpa anak merasa dipaksa memiliki prestasi yang bagus”,ucapnya.

“Anak itu harus cinta pendidikanya, tanpa merasa dipaksa, membawa dunia pendidikan dengan program yang menyenagkan namun komptetif. Pendidik harus mampu mengisi isi era golden age seorang anak dengan ilmu dan pengetahuan sebaik mungkin”,ucap walikota.

Sebagai pendidik anak usia dini, guru sd dtambahkan walikota juga harus mampu memberikan pengetahuan kepada seluruh elemen masayarakat akan pentingnya seoarang anak menuntut ilmu melalui pendidikan sekolah sampai selesai.

“Jadikalanlah konektifitas antara materi dengan visi misi untuk menciptakan sdm yang berkualitas. Karena ilmu tidak akan optimalkan jika anak tidak mengerti pentingnya sekolah”,ujarnya.

Dalam akhir sambutanya, walikota meminta seorang guru harus menjalankan konsep pendidikan yang dapat dijadikan dasar mereka terjun ke masyarakat. Sehingga apabila dewasa siswa sudah apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya.  Oleh Karena itu, walikota berarap para guru yang menjadi peserta diklat dapat menjalankan apa yang menjadi subtansi Pendidikan untuk meningktakan sdm melalui metode yang disesuiakan untuk menciptakan sdm yang siap pakai. “Ilmu yang didapat harus dapat di implemtasikan saat merkea terjun ke masyarakat. Peserta diklat harus paham ini, sehingga harapannya dikalt ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang untuk menimba ilmu pendidikan guna menciptakan sdm yang siap terjun dan siap manjadi agen pelaku pembangunan”,pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BKPPD Kota Tegal Drs. Irkar Yuswan Appendi, MM dalam laporannya mengatakan Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru SD ini akan dilaksanakan selama enam hari kerja mulai tanggal 7-12 Agustus. Adapun materi yang akan diberikan diantaranya tentang kebijakan guru, serta materi tentang penguatan pendidikan karakater dan profesionalisme guru.

Adapun para pengajar diklat tersebut dikatakan Irkar diambil dari Pejabat Struktural di lingkungan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan, Seni dan Budaya Kementerian Pendidikan Yogyakarta serta dari Tenaga Pendidik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal yang telah memiliki sertifikat nasional sebagai mentor. Peserta yang lulus juga akan diberikan sertifikat yang dikeluarkan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan Seni dan Budaya Kementerian Pendidikan Yogyakarta.

Berita Lainnya

Pembangunan Harus Dapat Dirasakan Langsung Warga.
Berita 08 Dec, 2017

Pembangunan Harus Dapat Dirasakan Langsung Warga.

Tegal – Dengan Jumlah Penduduk Kelurahan Debong Tengah per Oktober 2017 sejumlah 14.179 dengan jumlah RW 6 dan jumlah RT…

Di Usianya ke 438 Kota Tegal “masyarakat guyub rukun, pemrentahe kiyeng  mbangun”
Berita 11 Apr, 2018

Di Usianya ke 438 Kota Tegal “masyarakat guyub rukun, pemrentahe kiyeng  mbangun”

Rapat Paripurna Istimewa DPRD TEGAL – Dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Tegal dengan Acara Memperingati Hari Jadi ke-438 Kota…

Warga Kalinyamat Kulon Sampaikan 60 Usulan dalam Musrenbangkel
Berita 25 Jan, 2018

Warga Kalinyamat Kulon Sampaikan 60 Usulan dalam Musrenbangkel

TEGAL - Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) dilaksanakan di Pendapa Kelurahan Kalinyamat Kulon, Kecamatan Margadana, Senin (21/01) sekitar pukul 13.30-16.30.…

Bulan Ramadhan Sebanyak 25 Warung Pulo Kodok Tutup
Berita 22 May, 2018

Bulan Ramadhan Sebanyak 25 Warung Pulo Kodok Tutup

TEGAL - Ketua Kelompok Sadara Wisata (Pokdarwis) Pulo Kodok, Kasiran mengatakan bahwa selama Bulan Ramadhan, warung-warung di kawasan Pantai Martoloyo,…

Bentuk Karakter Anak Lewat PAUD
Berita 29 Nov, 2017

Bentuk Karakter Anak Lewat PAUD

TEGAL – Publikasi dan Sosialisasi Pendikan Anak Usia Dini yang dilaksanakan di Kecamatan Tegal Selatan memberikan penetahuan yang penting bagi…

Bekerja untuk Kaum Muda, Mewariskan yang Terbaik Bagi Bangsa
Berita 15 Aug, 2017

Bekerja untuk Kaum Muda, Mewariskan yang Terbaik Bagi Bangsa

TEGAL- Dalam rangka peringatan HUT Pramuka ke 56, Kwarcab Kota Tegal mengadakan upacara peringatan HUT Pramuka di Halaman Kantor Kwarcab…

Most from this category