Pantau Hasil Pembangunan, Walikota Minta Warga Jaga Aset Serta Ketertiban

TEGAL- Dalam kegiatannya memonitor wajah kota menggunakan sepeda Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menyempatkan diri meninjau hasil-hasil  pembangunan seperti pembuatan saluran air dan pavingisasi di wilayah Kelurahan Kalinyamat Wetan. Dalam tinjaunnya walikota berpesan kepada warga walikota berpesan agar warga ikut menjaga bersama aset yang telah di bangun Pemerintah Kota Tegal. Hal itu disampaikan walikota kepada masyarakat Kalinyamat Wetan saat kegiatan Monitoring Wajah Kota di Pendopo Kelurahan Kalinyamat Wetan. Jumat (4/8).

“Berbagai aspirasi pembangunan telah diwujudkan Pemerintah Kota Tegal,oleh karena itu yang terpenting masyarakat mau menjaga serta merawat berbagai aset yang telah di bangun”,ucap walikota  Sementara itu bagi aspirasi yang belum terwujud dikatakan walikota hal itu akan segera dimasukan dalam perencanaan.

 

Walikota berujaa segala pembangunan sarana dan prasarana yang dilakukan adalah untuk kepentingan masyarakat. Masyarakat Tegal Selatan juga harus giat berolahraga, karena itu sarana olah raga juga akan makin dilengkapi termasuk GOR mini juga akan dilengkapi kolam renang.

Selain itu, kepada masyarakat walikota juga menghimbau agar para pedagang berjualan agar tidak menggunakan trotoar untuk berjualan maupun menaruh tempat dagangan. “Trotoar kegunaanya untuk pejalan kaki, jika sampai saat ini masih untuk berjualan masyarakat harus merubah itu, sehingga tidak mengambil hak pejalan kaki”, ucapnya. Terlebih kedepan diakatkan walikota trotoar juga akan dilebarkan selauas tiga meter yang akan dilengkapi jalur tunanetra.

“Gunakan trotoar sesuai fungsinya, akan lebih baik digunkan pejalan kaki daripada untuk berjualan, selain tidak mengambil hak pejalan kaki”,ujarnya. “Pedagang kedepan akan disiapkan lahan nya, demikian juga tempat parkir”,pungkasnya .

Senada dengan walikota Kapolsek Tegal Selatan Komisaris Polisi (Kompol) Zaenal Arifin dalam arahanya mengajak warga untuk tertib berlalu lintas serta serta tidak memakai trotoar dan bahu jalan untuk berjualan. “Dengan Trotoar digunakan berjualan, pejalan kaki akhirnya harus berjalan di bahu jalan, ini jelas merugikan hak pejalan kaki, selian itu hal itu juga sangat membahayakan karena dapat menyebabkan kecelakaan”,ucapnya.

Selain mengajak warga menjaga ketertiban, di akhir pertemuan walikota juga memberikan bibit tanaman cabai kepada Kelompok Wanita Tani serta memberikan Paket Sembako kepada 20 warga, dan 25 potong seragam batik bagi Ketua RT, RW, LPM dan BKM di Kelurahan Kalinyamat Wetan.

Berita Lainnya

PKK Adalah Mitra Kerja Pemerintah
Berita 23 Nov, 2017

PKK Adalah Mitra Kerja Pemerintah

TEGAL – Tim Penggerak Kota Tegal berkumpul di Ruang Adipura pada hari Kamis (23/11) untuk melaksanakan kegiatan Rapat Konsultasi Tim…

Berikut 20 Calon Anggota PPK Kota Tegal
Berita 31 Oct, 2017

Berikut 20 Calon Anggota PPK Kota Tegal

TEGAL- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal telah mengumumkan 20 calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Tegal, Kemarin (30/10/17). Divisi SDM…

Kang Nur: Penyapu Jalan Akan Lebih Diperhatikan
Berita 25 Nov, 2017

Kang Nur: Penyapu Jalan Akan Lebih Diperhatikan

Bagi masyarakat Kota Tegal, tentunya tidak asing dengan keberadaan pasukan penyapu jalan yang biasa menyapu jalan-jalan protokol kota Tegal. Sabtu…

Guru adalah Idola.
Berita 27 Nov, 2017

Guru adalah Idola.

Tegal – Gending jawa yang dibawakan oleh murid-murid SMP N 3 Kota Tegal mengalun mengiringi acara Tasyakuran hut PGRI ke-…

Plt. Walikota Tegal: Saya Tekankan tidak Ada Permainan Fee Proyek
Berita 17 Jan, 2018

Plt. Walikota Tegal: Saya Tekankan tidak Ada Permainan Fee Proyek

TEGAL – Pelaksanaan upacara Tujuhbelasan Pemerintah Kota Tegal diawal tahun 2018 berlangsung di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal.…

Ratusan Siswa MTs As Salafiyah Dilepas
Berita 27 May, 2017

Ratusan Siswa MTs As Salafiyah Dilepas

TEGAL- Sebanyak 100 siswa/siswi MTs As Salafiyah dilepas dalam rangkaian acara yang bertema Pelepasan dan Pentas Seni di halaman MTs…

Most from this category