Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan

TEGAL – Bertempat di Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tegal  diadakan kegiatan sosialisasi UU RI No.7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Penambak Garam, Kamis (27/7). Turut hadir pemilik kapal, Dinas Ketenagakerjaan Kota Tegal dan Pelaku usaha kelautan dan perikanan di wilayah Kota Tegal.

Rengga Prima menyampaikan bahwa Berdasarkan Undang-undang No 40 tahun 2004, pemberi kerja wajib mendaftarkan diri dan pekerjanya sebagai peserta kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sesuai dengan program jaminan sosial yang diikuti.

“Kerja disini dibagi menjadi dua, pekerja penerima upah dan bukan penerima upah. Bukan penerima upah salah satunya nelayan,” ucapnya.

Menurutnya, nelayan penting mengikuti jaminan sosial karena nelayan merupakan pekerjaan yang yang berisiko tinggi.

Bagi pekerja bukan penerima upah, lanjut Rengga ada 3 program jaminan sosial  yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua. Namun yang diwajibkan hanya dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Adapun untuk manfaat Jaminan Kerja, manfaat pertama yaitu biaya pengobatan akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan 100 persen sampai dengan sembuh dan tidak ada batasan, dengan ruang lingkup dari rumah ke tempat kerja kemudian pulang kerumah. Manfaat kedua, apabila teradi resiko BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan tidak mampu kerja. “Enam bulan pertama kita berikan Rp.1 juta, enam bulan kedua kita berikan Rp.700 ribu dan enam bulan ketiga dan seterusnya kita berikan Rp.500 ribu,” ucapnya.

Sedangkan untuk manfaat ketiga, apabila kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggal dunia akan diberikan Rp.48 juta termasuk biaya santunan dan pemakaman, dan apabila yang mengakibatkan cacat tetap akan diberikan Rp.56 juta.

Sementara itu, manfaat Jaminan Kematian di luar jam kerja akan diberikan Rp.24 juta, tetapi jika meninggal saat jam kerja akan mendapatkan Rp.48 juta.

Karena ini wajib, sambung Rengga sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 36 Tahun 2013 yaitu bagi organisasi atau perserikatan yang tidak mendaftarkan pekerjanya atau dirinya maka akan dikenakan sanksi berupa teguran tertulis, denda bahkan sanksinya sampai dengan pencabutan izin.

Diungkapkan Rengga, Nelayan di Kota Tegal sendiri masih sedikit yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, dengan kegiatan sosialisasi seperti ini ia berharap agar para nelayan dan seluruh pelaku usaha di kelautan dan perikanan sadar akan pentingnya jaminan sosial, dan instansi terkait juga dapat memberikan kontribusi positif dan mendorong para pelaku usaha utk memenuhi kewajibannya memberikan perlindungan berupa program BPJS Ketenagakerjaan pada nelayan dan ABK serta pelaku usaha lainnya. (S.Mu’min/wartabahari.com)

Berita Lainnya

Nelayan Diajak Diskusi Terkait Cantrang
Berita 14 Dec, 2017

Nelayan Diajak Diskusi Terkait Cantrang

TEGAL-Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng dan Dit Intelkam (Direktorat Intelkam) adakan focus group discution (FGD) bersama para nelayan.  Kegiatan yang…

Pentas Teater Ramaikan TBT Diawal Tahun
Berita 06 Jan, 2018

Pentas Teater Ramaikan TBT Diawal Tahun

TEGAL - Ratusan apresiator seni pertunjukan teater tumpah ruah di Teater Arena Taman Budaya Tegal tepatnya di Kompleks Gedung PPIB…

Strategi Jemput Bola Tukang Jahit Keliling
Berita 29 Jul, 2017

Strategi Jemput Bola Tukang Jahit Keliling

TEGAL – Sering kita jumpai tukang jahit keliling di jalanan, di depan perumahan, perkampungan bahkan ada pula yang di area…

PKM UNNES Motivasi Difabel Kota Tegal
Berita 25 May, 2017

PKM UNNES Motivasi Difabel Kota Tegal

TEGAL-Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Semarang mengadakan gelar karya seni dan budaya inspiratif untuk siswa difabel Kota Tegal, Rabu (24/5)…

KPU Tegal Gelar Rakor Penataan Dapil Pemilu 2019
Berita 06 Dec, 2017

KPU Tegal Gelar Rakor Penataan Dapil Pemilu 2019

TEGAL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal gelar rapat koordinasi penataan daerah pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi pemilihan umum (Pemilu) 2019…

Kang Nur Hadiri Haul Syeikh Armia bin Kyai Kurdi
Berita 17 Oct, 2017

Kang Nur Hadiri Haul Syeikh Armia bin Kyai Kurdi

Tegal - Plt. Walikota Tegal, Drs, H.M. Nursholeh, M.MPd hadiri acara haul di Pondok Pesantren Attauhidiyyah Syeikh Armia bin Kyai…

Most from this category