Kampanye Measles Rubella

TEGAL-Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Cabang Kota Tegal memanfaatkan car free day di kawasan Alun-alun Kota Tegal untuk mengkampanyekan imunisasi measles rubella (MR), Minggu (23/7) pagi.

Dengan mebentangkan spanduk bertulisan lindungi anak dan keluarga kita dari bahaya campak dan rubella, campak dan rubella sangat menular, dapat menyebabkan cacat dan kematian, mereka mensosialisasikan kepada ribuan warga yang memadati kawasan tersebut.

Koordinator Aksi, Yuli Prasetyo mengatakan imunisasi merupakan upaya pencegahan untuk melindungi anak-anak dari campak. “Imunisasi diberikan supaya kasus MR di Indonesia dapat tereleminasi”, Kata Yuli.

Pria yang juga Kabid P2P Dinkes Kota Tegal itu mengungkapkan imunisasi MR akan dilakukan pada Agustus dan September mendatang dan diberikan kepada anak usia 9 bulan sampai dengan usia 15 tahun secara gratis.

“Bagi anak pada pendidikan PAUD, TK, SD dan SMP imunisasi akan diberikan di sekolah masing-masing. Sedangkan untuk balita dan anak belum sekolah akan diberikan di Posyandu dan Puskesmas”, ungkap Dia.

Menurut Yuli, campak merupakan penyakit yang mudah menular yang disebabkan oleh virus dengan masa inkubasi 8 -13 hari. Gejala penyakit campak adalah demam, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk dan/atau pilek dan/atau kontungtivitis.

Akan tetapi bisa berakibat fatal apabila terjadi komplikasi, misalnya diare berat, radang paru-paru (pneumonia), radang otak (encephalitis), kebutaan bahkan kematian. Campak merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Saat ini target dunia bahkan Indonesia dalam pengendalian campak adalah tercapainya eliminasi campak.

Sedangkan rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai sindroma rubella kongenital yang meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan.

“Tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella, namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella. Satu vaksin untuk mencegah dua penyakit sekaligus guna melengkapi imunisasi dasar lengkap dan menekan angka kesakitan dan kematian anak, maka mulai tahun 2017,” ungkap Yuli.

Dikatakan Yuli, masyarakat diharapkan tidak absen saat imunisasi MR karena imunisasi MR merupakan imunisasi wajib untuk anak usia 9 bulan -15 tahun supaya terhindar dari penyakit MR.

(Sa. Amin/wartabahari.com)

Berita Lainnya

Ziarah Ke Makam Ki Gede Sebayu, Pjs.Walikota Tegal Berikan Tali Asih
Berita 12 Apr, 2018

Ziarah Ke Makam Ki Gede Sebayu, Pjs.Walikota Tegal Berikan Tali Asih

TEGAL – Usai memimpin upacara HUT Kota Tegal ke 438 tahun di Alun-alun Kota Tegal, Pjs.Walikota Tegal Drs. Achmad Rofai,M.Si…

Dinas Kominfo Sosialisasi E-Kelurahan
Berita 03 Apr, 2018

Dinas Kominfo Sosialisasi E-Kelurahan

TEGAL - Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tegal mengadakan kordinasi bersama lurah dan camat se Kota Tegal. Kegiata yang berlangsung…

Panwaslu Kota Tegal Dalami Dugaan Money Politik
Berita 07 Mar, 2018

Panwaslu Kota Tegal Dalami Dugaan Money Politik

TEGAL-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tegal masih mendalami dugaan money politik (Politik uang) yang dilakukan tim kampanye salah satu Pasangan…

Anggota Partai Politik Tidak Boleh Menjadi Ketua RT dan RW
Berita 21 Dec, 2018

Anggota Partai Politik Tidak Boleh Menjadi Ketua RT dan RW

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2018, Tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa, melarang…

Kiprah BMT BUM untuk Gaza
Berita 25 Aug, 2017

Kiprah BMT BUM untuk Gaza

TEGAL – Kini  Koperasi Syariah Bina Ummat Mandiri atau yang sering disingkat BUM mampu berkiprah di dunia Internasional.  Terbukti setelah…

Tahapan Lengkap Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Tahun 2018
Berita 01 Jan, 2018

Tahapan Lengkap Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Tahun 2018

TEGAL- Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 akan digelar serentak di 171 daerah di Indonesia. Pilkada…

Most from this category