Sinergi BPJS Kesehatan, KPK, dan Kementerian Kesehatan Perangi Kecurangan

JAKARTA- Sebagai badan penyelenggara program jaminan kesehatan terbesar di dunia, salah satu upaya yang senantiasa dilaksanakan BPJS Kesehatan adalah mencegahpotensi kecurangan alias fraud.

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 36 Tahun 2015, terdapat berbagai pihak yang berpotensi melakukan kecurangan dalam program JKN-KIS, mulai dari peserta, fasilitas kesehatan, hingga penyedia obat dan alat kesehatan.

Oleh karena itu, BPJS Kesehatan berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan membentuk tim pengawas bersama.

”Tim pengawas tersebut terdiri atas Koordinator, Kelompok Kerja Pencegahan Kecurangan dalam JKN, Kelompok Kerja Deteksi Kecurangan dalam JKN, dan Kelompok Kerja Penyelesaian Kecurangan dalam JKN,“ kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris usai menandatangani Surat Keputusan Bersama tentang Tim Bersama Penanganan Kecurangan dalam Program JKN, bersama Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan Ketua KPK Agus Rahardjo, Rabu (19/07).

Koordinator bertugas melakukan review atas pedoman yang disusun Kelompok Kerja, melakukan koordinasi penyusunan dan pembentukan peraturan perundang-undangan, melakukan koordinasi pelaksanakan sosialisasi pedoman, melakukan piloting atas pelaksanaan pedoman dan pelaksanaan analisis data yang berpotensi kecurangan dalam JKN, dan mengevaluasi progress kinerja masing-masing Kelompok Kerja.

Kelompok Kerja Pencegahan Kecurangan dalam JKN bertugas menyusun Pedoman Pencegahan Kecurangan JKN yang harus dilakukan fasilitas kesehatan, serta mengkoordinasikan pakar/ahli dan/atau instansi terkait yang diperlukan dalam penyusunan pedoman tersebut.

Kelompok Kerja Deteksi Kecurangan dalam JKN bertugas menyusun Pedoman Deteksi Kecurangan dalam JKN yang mencakup tata cara pertukaran data, menganalisis data yang berpotensi kecurangan dalam JKN, serta melakukan deteksi awal atas data yang berpotensi kecurangan dalam JKN sebagai dasar pelaksanaan piloting.

Kelompok Kerja Penyelesaian Kecurangan dalam JKN bertugas menyusun Pedoman Penyelesaian Kecurangan dalam JKN yang mencakup tingkatan kecurangan, tata cara penyelesaian dan sanksi yang akan diterapkan, serta melakukan koordinasi dengan pakar/ahli dan/atau instansi terkait yang diperlukan dalam penyusunan pedoman penyelesaian kecurangan dalam JKN.

“Prinsipnya, kami sangat fokus dalam menjalankan good governance. BPJS Kesehatan tidak berjalan sendiri dalam mengelola program JKN-KIS, melainkan diawasi oleh banyak pihak, mulai dari tingkat Satuan Pengawas Internal (SPI), Dewan Pengawas, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Keuangan (BPK), hingga KPK. Tiap tahun kami juga diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen dan telah 25 kali mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) jika dihitung sejak PT Askes (Persero),” kata Fachmi.

Khusus dalam hal memproses klaim fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan telah membentuk Tim Anti Fraud serta mengembangkan sistem teknologi informasi yang dapat mencegah dan mendeteksi berbagai indikasi potensi kecurangan. BPJS Kesehatan juga aktif berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendorong rumah sakit membentuk Tim Anti Fraud internal.

Di sisi lain, menurut Fachmi, standar kendali mutu dan kendali biaya sangat membantu pencegahan kecurangan, sebab dari standar tersebut dapat ditelusuri tindakan mana yang mengarah pada potensi kecurangan. Oleh karena itu, jika kendali mutu dan kendali biaya berjalan baik, risiko potensi kecurangan pun bisa menurun.

Berita Lainnya

PMI Kecamatan  Tegal Barat Gelar Donor Darah
Berita 05 Apr, 2017

PMI Kecamatan Tegal Barat Gelar Donor Darah

TEGAL-Dalam rangka HUT Kota Tegal yang ke-437, Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Tegal Barat bersama Unit Transfusi Darah (UTD) PMI…

Peningkatan Hasil Pengumpulan Bulan Dana PMI Kota Tegal
Berita 08 Mar, 2017

Peningkatan Hasil Pengumpulan Bulan Dana PMI Kota Tegal

TEGAL – Pada Kamis (2/3) malam nampak Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal di Ruang Adipura untuk melaksanakan kegitan…

Ghautsun dan Muslih Daftarkan Diri ke KPU Kota Tegal
Berita 10 Jan, 2018

Ghautsun dan Muslih Daftarkan Diri ke KPU Kota Tegal

TEGAL – Pasangan bakal calon Walikota Tegal dan bakal calon Wakil Walikota Tegal dari pasangan Independen yakni Ghautsun dan Muslih…

Menilik Talkshow di Radio Mengusung TBM Sakila Kerti
Berita 04 Oct, 2018

Menilik Talkshow di Radio Mengusung TBM Sakila Kerti

TEGAL-TBM Sakila Kerti adalah tempat pendidikan untuk pengasong dan pengamen di Terminal Kota Tegal. Selain TBM, ada juga sekolah terminal…

Lomba Sajak Untuk Generasi Milenial Digelar
Berita 14 May, 2018

Lomba Sajak Untuk Generasi Milenial Digelar

TEGAL - Lomba baca sajak tingkat Jawa Tengah memperebutkan Piala Bambang Sadono untuk titik ketujuh berlangsung di Ruang Perpustakaan Kabupaten…

Tiga Hal Yang Harus Diperhatikan ASN.
Berita 15 Feb, 2018

Tiga Hal Yang Harus Diperhatikan ASN.

Tegal - Pjs. Walikota Tegal, Drs. Akhmad Rofai, M. Si dalam kesempatan memimpin Apel pertama jajaran ASN di lingkungan Pemerintah…

Most from this category