Dalam Waktu 1 Sampai 2 Hari, Nelayan Sudah Bisa Melaut Lagi Dengan Tenang Tanpa Khawatir Ada Penangkapan.

Tegal – Dalam waktu dekat, keinginan nelayan yang selama ini menggunakan jaring cantrang kembali bisa melaut bakal terealisasi, kepastian itu didapatkan ketika sejumlah nelayan yang melakukan pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki yang didampingi oleh Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno dan sejumlah jajaran dari kementerian terkait dan juga dari kepolisian serta satgas 115

Sebagaimana yang disampaikan oleh Teten Masduki baik saat menemui para awak media cetak elektronik dan media online serta para perwakilan nelayan dari daerah seperti Kota Tegal, Rembang, Pati, Juwana dan daerah sekitarnya, “Saya kira ada kemajuan yaitu memberikan kelonggaran kepada nelayan sampai akhir tahun, 31 desember 2017 boleh melaut lagi seluruh kapal cantrang berbagai ukuran, Pemerintah berkomitment mempercepat ijin-ijinnya dan tidak ada lagi penangkapan dan lain sebagainya, silahkan nelayan ikan melaut cari ikan sebanyak banyaknya untuk kesejahteraan kita semua,” tutur Teten.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam satu dua hari ini perijinannya akan segera keluar, kami akan pantau terus pelaksanaannya dalam hal ini karena ini adalah perintah presiden, Teten kembali memastikan.

Sementara itu seperti disampaikan oleh Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno yang juga sebagai ibunya masyarakat Kota Tegal yang diawali pekikan “Hidup nelayan” !!! , “Hidup nelayan” !!! yang dijawab kompak “Hidup” !!! oleh para nelayan yang memenuhi gedung pertemuan KUD Karya Mina, Senin, (17/7/2017).

Kehadiran Kepala Staf  Kepresidenan, Bpk. Teten Masduki yang hadir khusus untuk para nelayan diutus oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, begitu Walikota menyampaikan sambutan mengawali pertemuan tersebut, “Berarti bapak Presiden Republik Indonesia dan seluruh jajarannya menaruh perhatian yang sangat besar terkait bagaimana dengan keberlangsungan dari pada para nelayan khususnya yang ada di Rembang, Pati, Tegal dan lain sebagainya untuk tetap sejahtera dengan diperbolehkannya melaut lagi,” tuturnya.

Walikota juga berharap saat kita berekesempatan menyampaikan pendapat ataupun berdiskusi hendaknya disampaikan secara santun, sopan dan tetap menjaga kondusifitas

“Pada pertemuan pada hari ini adalah untuk berdiskusi secara santun musyawarah bagaimana kita menyampaikan dengan baik, kita tunjukan bahwa kita adalah warga yang sangat menjunjung tinggi etika kemudian penyampaiannya juga diwakilkan dengan secara baik baiknya. Banyak tokoh nelayan dan tokoh masyarakat yang hadir pada siang hari ini, bunda sangat bangga kebersamaan ini adalah perjuangan kita semua InsyaAllah ini akan mendapatkan titik terang,” ungkap Walikota.

Sementara itu seperti disampaikan oleh para perwakilan nelayan bahwa pada intinya mereka ingin segera bisa melaut, dipermudah ijin operasional dan tidak ada penangkapan sebagaimana jaminan dari aparat penegak hukum selama masa uji petik sampai 31 Desember 2017, ini dikarenakan keberlangsugan hidup keluarga juga para awak kapal yang selama ini bekerja dan terbiasa menjadi pencari ikan, ungkap Santo ketua HNSI Kota Tegal.

Berita Lainnya

Disdukcapil Kota Tegal Jemput Bola Perekaman KTP Elektronik ke Sekolah
Berita 03 Oct, 2018

Disdukcapil Kota Tegal Jemput Bola Perekaman KTP Elektronik ke Sekolah

TEGAL-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal melakukan jemput bola ke sekolah untuk melakukan perekaman KTP Elektronik bagi pemula.…

Pembangunan pro rakyat mengisi kemerdekaan
Berita 18 Aug, 2017

Pembangunan pro rakyat mengisi kemerdekaan

Tegal – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tegal dengan acara mendengarkan Pidato Kenegaraan  dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia…

Bawaslu Kota Tegal Gelar Grebeg Pasar Tiban
Berita 24 Feb, 2019

Bawaslu Kota Tegal Gelar Grebeg Pasar Tiban

TEGAL - Badan Pengawas Pemilu menggelar Grebek Pasar Tiban di Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal Minggu (24/2) pagi. Kegiatan itu…

Rayakan Idul Adha, Pemerintah Kota Tegal Kurban 3 Sapi, 17 Kambing.
Berita 22 Aug, 2018

Rayakan Idul Adha, Pemerintah Kota Tegal Kurban 3 Sapi, 17 Kambing.

TEGAL – Memperingati Hari Raya Idul Adha 1939 H Pemerintah Kota Tegal menyelenggarakan kegiatan pemotongan hewan kurban sebanyak 3 ekor…

Butuh Partisipasi Wali Murid untuk Menuju Sekolah Adiwiyata
Berita 25 Feb, 2019

Butuh Partisipasi Wali Murid untuk Menuju Sekolah Adiwiyata

TEGAL – Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Tegal berupaya menuju sekolah Adiwayata tingkat Provinsi Jawa Tengah. Oleh karenanya peran dan…

Guru Honorer Bakal Dibiayai APBD Mulai Tahun Depan
Berita 10 Jul, 2017

Guru Honorer Bakal Dibiayai APBD Mulai Tahun Depan

TEGAL-Pemerintah menghapus alokasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk gaji guru honorer. Untuk menggantinya, Pemkot Tegal telah mengalokasikan anggaran bersumber…

Most from this category