Tak Benar Pengendalian Internal Pemkot Dinilai Amburadul

Pemerintah Kota Tegal melalui Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) membantah pernyataan Anggota Badan Anggaran DPRD, Sisdiono Ahmad sebagaimana dilansir Suara Merdeka Kamis (6/6), yang menyatakan bahwa pengendalian internal Pemerintah Kota Tegal amburadul.

Hal tersebut dikatakan Sisdiono terkait 12 catatan penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam naskah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) beberapa waktu lalu.  Dia menilai kedua belas catatan itu berupa vonis tidak tertib, tidak sesuai ketentuan dan tidak memadai atas kinerja pengendalian hampir di semua SKPD.

Atas pernyataan itu Supriyanta menyatakan bahwa sebagai anggota Badan Anggaran Sisdiono Ahmad tidak memahami Standar Pengendalian  Internal (SPI), sesuai Undang-undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Ditambahkan oleh Supriyanta bahwa Undang-undang Nomor 15 tahun 2006 tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) yang dijadikan dasar pemeriksaan BPK adalah sebagai alat untuk menentukan prosedur pemeriksaan, dengan tujuan menyatakan pendapat, dan tidak ditujukan untuk memberikan keyakinan memadai tentang pencapaian tujuan pemeriksaan, yang meliputi keandalan pelaporan keuangan, kesesuaian dengan peraturan perundangan, efektifitas dan efisiensi.

“Setelah melakukan pemeriksaan BPK berhak menyatakan pendapat, tetapi bukan dalam konteks memberikan keyakinan memadai tentang keandalan pelaporan keuangan, kesesuaian dengan peraturan perundangan, efektifitas dan efisiensi. Jika ada penyimpangan keuangan, maka sistem ini yang memberi peringatan dini dan meningkatkan efektifitas manajemen resiko dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya” Ucap Supriyanta.

“Jadi tidak benar kalau pemeriksaan pada satu-dua OPD digunakan untuk memvonis atau menggeneralisir seluruh kinerja OPD sebagai tidak tertib ” lanjutnya.

Di dalam mengelola keuangan, Pemerintah Kota Tegal tidak hanya dibatasi oleh SPI, tetapi juga selalu mengacu pada ketentuan lain seperti Undang-undang No. 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, PP 58 tahun 2005 tentang Pengeolaan Keuangan Daerah dan PP 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah.

Atas kinerja yang didasarkan pada peraturan perundangan inilah BPK RI memberikan penilaian hasil pemeriksaan pengendalian internal dan kepatuhan terhadap peraturan perundangan pada kategori baik, atau dalam istilah auditor adalah Wajar Tanpa Pengecualian.

“Jika benar SPI kita amburadul, tentu tidak mungkin ada predikat WTP untuk Pemkot Tegal” tegasnya.

Lebih jauh Supriyanta menjelaskan bahwa Pencatatan dan penelusuran aset tetap yang menjadi pengecualian dalam opini BPK RI adalah masalah klasik yang dialami oleh pemerintah, dari pusat hingga daerah.

“Itu masalah klasik, tapi yang perlu diketahui bahwa masalah pencatatan aset yang muncul di daerah dimulai sejak tahn 2005, yakni sejak diberlakukannya perlihan dalam pengelolaan keuangan daerah menggunakan sistem acrual” lanjut Supriyanta.

Hingga saat ini beberapa kemajuan dibidang pencatatan aset antara lain pencatatan dan penelusuran aset di SD,SMP,SMA dan SMK.

Berita Lainnya

PLN Area Tegal Berikan Bantuan Air Bersih
Berita 07 Sep, 2018

PLN Area Tegal Berikan Bantuan Air Bersih

TEGAL-Kekeringan yang pada saat ini terjadi diberbagai wilayah mengakibatkan kekurangan dan krisis air bersih untuk kebutuhan pertanian dan kehidupan sehari-hari.…

Turah, Film Bahasa Tegal yang Akan Diputar di India
Berita 03 Feb, 2017

Turah, Film Bahasa Tegal yang Akan Diputar di India

TEGAL – ‘’Sedulur-sedulur kabeh sedelat maning nang kampung kiye bakale ana ruwed kedean’’. Sepenggal dialog diatas adalah kalimat terakhir yang…

Satu Hari Satu Telur Untuk Kesahatan Tubuh
Berita 14 Apr, 2018

Satu Hari Satu Telur Untuk Kesahatan Tubuh

TEGAL - Telur mengandung banyak sekali manfaat bagi tubuh manusia. Sehingga dengan mengkonsumsi telur akan berdampak baik pada kesehatan. Untuk…

Rapat Paripurna HUT Kota Tegal, Menggunakan Bahasa Tegal
Berita 11 Apr, 2019

Rapat Paripurna HUT Kota Tegal, Menggunakan Bahasa Tegal

Rapat Peripurna Istimewa hari jadi ke-439 Kota Tegal yang dilaksanakan menggunakan bahasa Tegal, rapat paripurna istimewa yang dilaksanakan Kamis (11/4)…

Walikota Resmikan Khaul Makam Mejabung
Berita 26 Apr, 2017

Walikota Resmikan Khaul Makam Mejabung

Tegal -  Dengan silaturahmi Insyaallah ukhuwah islamiyah semakin kuat dan kebersamaan dalam membangun umat dan kehidupan masyarakat Kota Tegal semakin…

Kang Nur Hadiri Haul Syeikh Armia bin Kyai Kurdi
Berita 17 Oct, 2017

Kang Nur Hadiri Haul Syeikh Armia bin Kyai Kurdi

Tegal - Plt. Walikota Tegal, Drs, H.M. Nursholeh, M.MPd hadiri acara haul di Pondok Pesantren Attauhidiyyah Syeikh Armia bin Kyai…

Most from this category