Sistem Zonasi Berdasarkan Permendikbud

TEGAL-Sekolah diwilayah Kota Tegal, baik sekolah Negeri maupun Swasta sedang disibukkan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB. Tahun ini (2017-red), ada yang berbeda pada penerimaan siswa didik baru yaitu dengan system zonasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal Dr. Johardi mengatakan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB diatur dalam pasal 15 sampai dengan 17 Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Atau Bentuk Lain Yang Sederajat.

“Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib menerima calon peserta didik yang  berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah paling sedikit sebesar 90% (sembilan puluh persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima,” kata Johardi, Rabu (5/7).

Johadi menambahkan, pada pasal 15 dijelaskan domisili calon peserta didik sebagaimana dimaksud berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling lambat 6 (enam) bulan sebelum pelaksanaan PPDB.

Kemudian, Radius zona terdekat sebagaimana dimaksud ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kondisi di daerah tersebut berdasarkan jumlah ketersediaan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar masing-masing sekolah dengan ketersediaan anak usia sekolah di daerah tersebut.

“Calon peserta didik baru domisili dilingkungan sekolah wajib melampirkan KTP atau Kartu Keluarga yang menunjukan alamat tempat tinggal calon peserta didik maupun orang tua dengan memperlihatkan RT, RW dan Kelurahan,” imbuh Johardi.

Johardi menegaskan pada Permendikbud No. 17 Tahun 2017 diatur sanksi bilamana aturan ini dilanggar. Gubernur/Bupati/Wali Kota memberikan sanksi kepada pejabat dinas pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota berupa teguran tertulis, penundaan atau pengurangan hak, pembebasan tugas; dan/atau pemberhentian sementara/tetap dari jabatan.

“Dinas pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota memberikan sanksi kepada kepala sekolah, guru, dan/atau tenaga kependidikan berupa teguran tertulis, penundaan atau pengurangan hak, pembebasan tugas; dan/atau pemberhentian sementara/tetap dari jabatan,” tegasnya.

Sementara itu, sebelum adanya Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017, Pemerintah Kota Tegal menerbitkan Peraturan Walikota Tegal Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru di Kota Tegal Tahun Pelajaran 2017/2018 sesuai arahan Mendikbud.

Dalam Perwal tersebut teradapat Klausul Zonasi berdasarkan domisili 5%, angka tersebut sesuai dengan hasil studi banding didaerah lain seperti Jogjakarta dan beberapa kota lain.

Dengan diberlakukannya Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 yang digunakan acuan dan pedoman bagi setiap daerah dalam melaksanakan PPDB. Maka, Perwal tersebut saat ini dalam tahap revisi terutama beberapa point-point yang ada di dalam Perwal sehingga sesuai dengan peraturan menteri yang telah ditetapkan.

“Point-point yang perlu untuk dilakukan revisi antara lain Klausul Zonasi berdasarkan domisili 5% dan Penerimaan siswa miskin 5% diganti dengan Sekolah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili di lingkungan sekolah 90% dengan berdasarkan pembagian zonasi dan termasuk peserta didik yang kurang mampu,” ungkapnya.

Pembagian zonasi yang dimaksudkan adalah penentuan kewilayahan bagi masing-masing sekolah. Penentuan peringkat dari zonasi adalah sebagai berikut dalam Zonasi yaitu Kelurahan dan Kecamatan, Luar Zonasi yaitu Kota Tegal dan Luar Kota yaitu daerah sekitar Kota Tegal.

“Perlu kami sampaikan juga bahwa untuk kategori zonasi tersebut tidak menambah nilai atau point yang mempengaruhi perhitungan nilai akhir. Kedepan nantinya tidak ada sekolah unggulan dan sekolah favorit,” pungkasnya.

(Sa. Amin/Wartabahari.com)

Berita Lainnya

Walikota Tegal Hadiri Pembukaan Acara Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017 di Istana Wapres.
Berita 04 May, 2017

Walikota Tegal Hadiri Pembukaan Acara Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017 di Istana Wapres.

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali mengingatkan bahwa didalam Kota Cerdas atau Smart city sangat dibutuhkan kepemimpinan manusia. Dengan…

Kapolres Tegal Kota Ingatkan Anggota Menjadi Contoh Yang Baik
Berita 01 Mar, 2017

Kapolres Tegal Kota Ingatkan Anggota Menjadi Contoh Yang Baik

TEGAL- Mengingat masih tingginya angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, Kepolisian Resor Tegal Kota menggelar Operasi dengan sandi Ops Simpatik…

PKTJ Gelar Kuliah Umum
Berita 02 Jun, 2017

PKTJ Gelar Kuliah Umum

TEGAL- Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) menggelar kuliah umum dengan tema Prespektif Nilai-nilai Pancasila Dalam Rangka Memperkokoh Negara Kesatuan Republik…

SMP Mutu Tegal Launching Kelas IT
Berita 29 Apr, 2017

SMP Mutu Tegal Launching Kelas IT

TEGAL- SMP Muhammadiyah I Kota Tegal Launching Kelas Unggulan IT dan Seminar Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi , Sabtu (29/4) di…

Hasil Kejuaraan Pencak Silat dalam POPDA Kota Tegal
Berita 28 Feb, 2017

Hasil Kejuaraan Pencak Silat dalam POPDA Kota Tegal

TEGAL – Cabang olahraga Pencak Silat dalam Popda tingkat Kota Tegal adalah cabang olahraga yang menyediakan kelas yang paling banyak,…

BNP Kota Tegal Gratiskan PTSL
Berita 19 Jul, 2017

BNP Kota Tegal Gratiskan PTSL

TEGAL - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) mulai dilaksanakan di Kota Tegal  tahun 2017…

Most from this category