Marak Hoax, Kota Tegal Canangkan Gebrax

TEGAL- Maraknya hoax di Indonesia, termasuk di Kota Tegal yang sudah sangat mengkhawatirkan membuat Pemerintah Kota Tegal tidak tinggal diam. Menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) Republik Indonesia, Pemerintah Kota Tegal secara resmi mencanangkan Gebrax (Gerakan Tegal Berantas Berita Hoax) yang dilangsungkan sesaat setelah upacara HUT Kota Tegal ke 437 di Alun-alun. Rabu. (12/4).

Pencanangan Gebrax ditandai dengan penandatangan dan serta cap jari yang dilakukan Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno beserta Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Niken Widiastuti beserta Jajaran OPD di lingkungan Pemkot Tegal dan seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam Upacara HUT Kota Tegal sebagai tanda komitmen dalam memberantas berita hoax.

Walikota mengatakan maraknya hoax atau berita bohong menimbulkan keresahan dan kegelisahan di lingkungan masyarakat, selain itu hoax juga  mengakibatkan situasi tidak aman dan kondusif bahkan dapat menimbulkan gesekan yang menjurus pada pertikaian dan konflik.

“Hal ini tentu harus kita cegah bersama – sama, apalagi integrasi bangsa menjadi taruhannya”, ucapnya.  “Hoax harus dilawan dan kita tolak bersama – sama, kita semua harus mengambil peran dan berani melawan penyebar hoax”,imbuhnya

Berita Hoax atau bohong yang dikirim atau di share di media sosial yang beredar dengan bebas diungkapkan walikota bukan tanpa tujuan, namun untuk kepentingan tertentu seperti keuntungan pribadi atau sekelompok orang.

Karena itu, walikota menghimbau warga Kota Tegal untuk dapat dewasa bersikap dan cerdas mensikapi sebuah informasi. “Gunakan dan manfaatkan media sosial dengan baik,  gunakan media sosial untuk hal – hal yang positif dan produktif, banyak aspek kehidupan dapat dikembangkan dan ditingkatkan dengan media sosial”,kata walikota

Walikota berharap masyarakat dan Pemerintah Kota Tegal saat ini harus cerdas dalam memproduksi dan mendistribusikan informasi. “saya serukan sekali lagi untuk mengatakan tidak untuk hoax, mari sama-sama kita sukseskan gebrax! gerakan Tegal berantas hoax”, pungkas walikota.

Sementara itu Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Niken Widiastuti mengatakan memberantas hoax  ini tidak hanya menjadi tanggang jawab pemerintah saja, namun seluruh elemen masyarakat juga harus dilibatkan.

Hoax dikatakan Niken  berdampak  pada degradasi moral dan pola piker generasi penerus bangsa, karena  banyak unsur didalamnya  yang dapat memecah belah  keutuhan bangsa memasukan idelogi lain selain pancasila.

Selian itu  masyarakat khusunya generasi muda di Kota Tegal diharapkan dapat menggunakan medsos secara positif. “Medsos sebaiknya digunakan untuk mempromosikan potensi Kota Tegal  baik itu pariwisata, kuliner, maupun potensi lainnya”,ucapnya.

Niken menambahkan selain melakukan berbagai kampanye di berbagai kota, dalam upayanya memberantas hoax pihaknya juga melakukan bimbingan teknis kepada mahasiswa di berbagai perguruan tinggi termasuk di Kota Tegal. Selain itu pihaknya saat ini juga sudah memblokir 800 ribu situs penyebar berita bohong.

Dalam kesempatan itu Niken juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa saat ini apabila masyarakat membuat informasi palsu di media sosial dapat dijerat dengan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan ancaman kurungan penjara selama empat tahun dan denda sebesar  750 juta, baik bagi pembuat hoax, maupun yang ikut menyebarkanya.

“Jadi tidak hanya yang membuat isu, namun yang ikut menyebar juga akan ikut terkena pasal, terlebih informasi  digital yang di tulis dan disebarkan selalu meninggalkan jejak, dapat dilacak dengan mudah”,ungkapnya

Karena itu Niken mengajak mengajak kepada warga Kota Tegal agar media sosial digunakan untuk mempromosikan Kota Tegal.  “Mari kita buat Kota Tegal semakin dikenal dunia melalui berbagai promosi di bidang batik, kuliner, pariwisata dan industrinya melalui media sosial”, pungkasnya.

Berita Lainnya

Peringatan Hari Guru Nasional, Mendikbud Pesan Ini Kepada Guru
Berita 26 Nov, 2018

Peringatan Hari Guru Nasional, Mendikbud Pesan Ini Kepada Guru

Pemerintah Kota Tegal menggelar upacara dalam Rangka Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-73 Tahun 2018, Senin (26/11) di…

Dihadapan Ratusan Jamaah FSMT, Kang Nur Sampaikan Target Pembangunan Kemasyarakatan
Berita 12 Dec, 2017

Dihadapan Ratusan Jamaah FSMT, Kang Nur Sampaikan Target Pembangunan Kemasyarakatan

TEGAL- Dalam agendanya mengahadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad yang diselenggarakan Forum Majelis Taklim Kota Tegal di RSI Harapan Anda. Selasa…

DPRD Kota Tegal Tetapkan Perda RPJMD 2019-2024 dan APBD Perubahan 2019
Berita 20 Aug, 2019

DPRD Kota Tegal Tetapkan Perda RPJMD 2019-2024 dan APBD Perubahan 2019

Tegal – DPRD Kota Tegal menetapkan Raperda RPJMD 2019-2024 dan APBD Perubahan 2019 menjadi Perda Kota Tegal. Penetapan dilakukan saat…

KPU Kota Tegal Ajak Masyarakat Peduli Hak Pilih
Berita 17 Oct, 2018

KPU Kota Tegal Ajak Masyarakat Peduli Hak Pilih

TEGAL-Komisi Pemiliham Umum (KPU) Kota Tegal menggelar sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih 2019. Langkah tersebut untuk memastikan masyarakat yang sudah…

Wakili Tegal Timur, Kelurahan Slerok Siap Lomba KB Kes Tingkat Kota
Berita 10 Apr, 2018

Wakili Tegal Timur, Kelurahan Slerok Siap Lomba KB Kes Tingkat Kota

TEGAL - Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Senin (9/4) masuk dalam penilaian Lomba KB Kes tingkat Kota Tegal. Karena Slerok …

Peringati Hari Koperasi ke 72, Pemkot Tegal Adakan Jalan Sehat.
Berita 21 Jul, 2019

Peringati Hari Koperasi ke 72, Pemkot Tegal Adakan Jalan Sehat.

Tegal - Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke 72 Tahun 2019 Pemerintah Kota Tegal, melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota…

Most from this category