‘’Akhirnya Pinangan Agus Tubagus Diterima Ratna Kholil’’

TEGAL – ‘’Sebaiknya aku memutuskan sekarang juga…. Kalau orang berfikir  terlalu lama, aku ragu untuk membicarakannnya…Menunggu kekasih yang cinta sehidup semati akhirnya dia tak kawin-kawin’’. Kalimat tersebut adalah salah satu dialog dari aktor yang memainkan naskah lakon Pinangan karya Anton Chekov, saduran Suyatna Anirun. Yang dipentaskan oleh Teater Nusantara Jakarta dalam rangkaian Parade Teater Jakarata di Tegal di Taman Budya Tegal. Senin (27/3) sore.

Pementasan tersebut menceritakan tokoh Agus Tubagus, lelaki yang tak kunjung menikah padahal umurnya sudah cukup matang. Agus Tubagus akhirnya datang ke rumah tetangganya sendiri yaitu rumah dari Rukmana Kholil. Ia datang dengan niat melamar dari anak tetangganya yang tak lain adalah teman semasa kecil Agus Tubagus yaitu Ratna Kholil. Sebenarnya dua sejoli ini sudah saling menyukai sejak masih kecil, tetapi keduannya tak berani mengungkapkannya.

Ternyata, untuk mengajukan lamaran tidak semudah yang Agus perkirakan. Rasa gugup hingga permasalahan sepele yang seharusnya tidak menjadi permasalahan dijadikan masalah oleh kedua sejoli ini. Dari permasalahan tanah, permasalahan kucing. Segala macam cara Agus lakukan untuk mewujudkan keinginannya, dari pura-pra sakit hingga berpura-pura mati. Dan akhirnya pinangan Agus Tubagus diterima.

Hal yang menarik dari pertunjukan tersebut adalah konsep garapan pemantasan menggunakan konsep karikatur, terutama dari ucapan dan bahasa tubuh sang actor dari gerak kecil hingga gerak yang sifatnya besar. Menjelma menjadi Bagus Tubagus adalah Febriawan Bachtiar, Moh. Halim Dwi Kusuma sebagai Rukmana Kholil dan Ratna Kholil diperankan oleh Rizki Puti Azzahra.

Dalam sesi diskusi, Sutradara pemantasan tersebut mengungkapakan bahwa naskha realis milik Anton Chekov yang disadur oleh Suyatna Anirun tersebut sengaja dikonsep seperti itu.’’Ya itu konsep kami menjadikan naskah tersebut penuh tantangan, apapun yang disebut penonton intinya kami berusaha menampilkan yang terbaik’’, papar Ayak MH.

Sesi diskusi yang dikemas oleh panitia nampaknya mampu menyedot rasa penasaran para apresiasiator seni, terbukti beberapa pertanyan di luncurkan kepada sang sutradara. Ada yang menanyakan tentang proses kreatifnya, konsep garapan dan ada pula yang menanyakan tentang cara mereka berlatih.

Pementasan tersebut diselenggarakan oleh Jaringan Masyarakat Tegal Brebes Slawi dan Ikatan Teater Jakarta Utara. (S.Mu’min)

 

Berita Lainnya

Warga Antusias Daftar Jadi PPK dan PPS
Berita 19 Oct, 2017

Warga Antusias Daftar Jadi PPK dan PPS

TEGAL- Sejak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal membuka pendaftaran Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), masyarakat…

Pengabdian Petugas Kebersihan Makam Mbah Sawergi
Berita 22 May, 2017

Pengabdian Petugas Kebersihan Makam Mbah Sawergi

TEGAL – Jika berkunjung di makam Mbah Sawergi RT. 9 RW. 3 Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur maka mendapati seseorang…

Panen Udang Vaname Libatkan Siswa SUPM Negeri Sorong
Berita 05 Mar, 2017

Panen Udang Vaname Libatkan Siswa SUPM Negeri Sorong

TEGAL – Nampak beberapa orang sedang berada di tambak milik SUPM Negeri Tegal pada Jumat (3/3) sore. Mereka berkumpul dalam…

Disnakerin Dorong Produk Lokal Memiliki Standar Nasional
Berita 28 Mar, 2018

Disnakerin Dorong Produk Lokal Memiliki Standar Nasional

TEGAL-Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal mendorong produk lokal untuk memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini untuk…

Kota Tegal Jadi Saksi Gala Premier Film Turah
Berita 13 Aug, 2017

Kota Tegal Jadi Saksi Gala Premier Film Turah

TEGAL- Setelah sebelumnya sukses membawa Film “Siti” sebagai film Terbaik FFI 2015 ke layar bioskop nasional, kali ini Fourcolours Films…

Kota Tegal Usulkan 10 Prioritas Pembangunan di Musrenbangwil Tahun 2017
Berita 27 Mar, 2017

Kota Tegal Usulkan 10 Prioritas Pembangunan di Musrenbangwil Tahun 2017

PEMALANG-Pemerintah  Kota Tegal mengusulkan 10 usulan prioritas pembangunan di tahun 2018. Hal itu disampaikan Walikota Tegal  KMT Hj. Siti Masitha…

Most from this category