Tahun 2022, UMK Kota Tegal Sebesar Rp. 2 Juta

TEGAL – Sidang Pleno Dewan Pengupahan Kota Tegal Perhitungan Upah Minimum Kota Tegal (UMK Tegal) tahun 2022, menyepakati besaran Upah Minimum Kota Tegal di tahun 2022 sebesar Rp. 2.000.000,-.

Keputusan tersebut disaksikan langsung Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono berserta Sekretaris Daerah Kota Tegal Johardi, di Hotel Riez Palace, Kamis (18/11/2021).

Wali Kota Tegal, sesaat setelah mengikuti Sidang Pleno tersebut menyampaikan dari hasil musyawarah Dewan Pengupahan Kota Tegal menghasilkan keputusan bahwa besaran UMK Kota Tegal ada kenaikan Rp. 17.250,- atau sekitar 0,87 persen, dari Rp. 1.982.750,- UMK tahun 2021 menjadi Rp. 2.000.000,-.

“Dari hasil sidang Pleno dengan Dewan Pengupahan, untuk UMK Kota Tegal sebelumnya Rp. 1.982.750,-, kini menjadi Rp. 2.000.000,- ada kenaikan Rp. 17.250,- atau 0,87 persen,” ujar Wali Kota.

Ia menyampaikan bahwa dengan kesepakatan bersama telah memutuskan dan mempertimbangkan untuk hak dan kesejahteraan para karyawan-karyawati para pekerja dan mempertimbangkan beban para investor, beban para pelaku usaha sehingga komposisi yang disepakati tentunya mempertimbangkan semua pihak, baik pekerja maupun pengusaha dan diharapkan bisa menerima keputusan Pemerintah Kota yang sudah disepakati dengan Dewan Pengupahan Kota Tegal.

Dedy Yon menjelaskan kenaikan UMK tahun 2022 Kota Tegal, lebih rendah dari tahun kemarin, dengan pertimbangan, bahwa pihaknya menghitung dari kebutuhan masyarakat yang tentunya statusya sebagai pekerja dengan nilai Rp 2.000.000,-, bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Disamping itu, pihaknya juga mempertimbangkan situasi pandemi seperti sekarang ini, yang menurutnya belum 100 persen pulih, sehingga tahun ini dengan mempertimbangkan situasi yang ada, keniakan UMK tidak seperti tahun kemarin.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal, Redemptus Heru Setyawan menyampaikan bahwa sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan Penyesuaian nilai upah minimum ditetapkan pada rentang nilai tertentu, diantara batas atas dan batas bawah upah minimum pada wilayah yang bersangkutan.

Batas atas upah minimum merupakan acuan nilai upah minimum tertinggi yang dapat ditetapkan dan dihitung, menggunakan formula, rata-rata konsumsi per kapita dikurangi rata-rata banyaknya ART dibagi rata-rata banyakya ART bekerja pada setiap rumah tangga.

Sedangkan untuk Batas Bawah UMK dihitung dengan formula Batas Atas UM 2021 dikali 50 Persen. Jika dihitung menggunakan rumus tersebut Batas Atas UMK Kota Tegal ada di Rp. 3.649.345,97,-.

Sedangkan untuk Batas Minimum UMK Kota Tegal berdasarkan rumus tersebut sebesar Rp. 1.824.672,-. Dan dari hasil rumusan tersebut ditentukan formula penyesuain melalui sidang Dewan Pengupahan Kota Tegal dan saat ini untuk UMK Kota Tegal tahun 2022 disepakati sebesar Rp. 2.000.000,-.

Heru menyampaikan, setelah Penandatanganan Berita Acara Sidang Pleno DEPEKO Hasil Perhitungan UMK 2020 Kota Tegal, selanjutnya pihaknya akan Pengajuan Rekomendasi Wali Kota Tegal kepada Gubernur Jawa Tengah tentang UMK 2022 Kota Tegal dan menunggu Penyampaian Rekomendasi Wali Kota Tegal kepada Gubernur Jawa Tengah ttg UMK 2022 Kota Tegal lewat Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah.(*)

Berita Lainnya

KONI Kota Tegal Targetkan Masuk 10 Besar Porprov 2018
Berita 17 Sep, 2018

KONI Kota Tegal Targetkan Masuk 10 Besar Porprov 2018

Komite Olah Raga Nasional (Koni) Kota Tegal Targetkan Kota Tegal masuk dalam peringkat 10 besar , pada perhelatan Pekan Olah…

Bentuk Karakter Anak melalui Dongeng
Berita 19 Dec, 2017

Bentuk Karakter Anak melalui Dongeng

TEGAL – Tentu kita mengenal Kampung Dongeng Kota Tegal, dimana salah seorang yang konsen dalam bidang dongeng di Tegal adalah…

Strategi Jemput Bola Tukang Jahit Keliling
Berita 29 Jul, 2017

Strategi Jemput Bola Tukang Jahit Keliling

TEGAL – Sering kita jumpai tukang jahit keliling di jalanan, di depan perumahan, perkampungan bahkan ada pula yang di area…

Berita 29 Jan, 2017

Pemkot Tegal Dorong Pertumbuhan UMKM

TEGAL –  Pemerintah Kota Tegal terus dorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu program unggulan Dinkop, UMKM…

Pemkot Tak Izinkan lagi PKL Berjualan di Lapangan Alun-alun
Berita 27 Aug, 2018

Pemkot Tak Izinkan lagi PKL Berjualan di Lapangan Alun-alun

Plt. Wali Kota Tegal M. Nursholeh didepan para Pedagang Kaki Lima Lapangan Alun-alun menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal tidak…

Bank Jateng Siapkan 750 Milliar untuk Kebutuhan Lebaran, Termasuk THR PNS
Berita 24 May, 2018

Bank Jateng Siapkan 750 Milliar untuk Kebutuhan Lebaran, Termasuk THR PNS

TEGAL-Koordinator Bank Jateng se-Karesidenan Pekalongan, yang juga Kepala Kantor Bank Jateng  Cabang Tegal, Agus Santoso, menuturkan pihaknya menyiapkan 600 milliar…

Most from this category