Pendapatan Daerah Kota Tegal Diprediksi Turun 5,68 Persen

Selama semester satu tahun 2021 dinamika perekonomian daerah sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian secara nasional maupun global yang saat ini masih penuh dengan ketidakpastian akibat adanya pandemi covid-19.
Hal tersebut mengakibatkan daya beli Masyarakat Kota Tegal semakin menurun yang mengakibatkan penurunan pada sektor pendapatan daerah. perubahan APBD tahun anggaran 2021 lebih difokuskan pada program kegiatan dalam rangka mengatasi pandemi covid-19 di Kota Tegal.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono pada Rapat Paripurna Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah Kota Tegal tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tegal Tahun Anggaran 2021, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, (13/9/2021).
Pendapatan Daerah pada tahun anggaran 2021 sebelum perubahan sebesar Rp.1.110.518.197.000,- direncanakan menjadi sebesar Rp.1.047.486.731.500,- sehingga terjadi penurunan sebesar Rp. 63.031.465.500,- atau (5,68%).
Pendapatan daerah tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah yang sebelum perubahan Rp.372.133.887.000,- direncanakan menjadi sebesar Rp.317.488.238.500,- sehingga terjadi penurunan sebesar Rp.54.645.648.500,- atau (14,68%). penurunan tersebut berasal dari pendapatan pajak daerah turun sebesar Rp. 10.000.000.000,- atau (9,43%), dari retribusi daerah turun sebesar Rp.3.932.053.000,- atau (9,55%), dan dari lain-lain pendapatan asli daerah yang sah turun sebesar Rp. 40.717.826.500,- atau (19,23%).
Pendapatan transfer pada perubahan APBD menyesuaikan peraturan menteri keuangan nomor 17/PMK.07/2021 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa dalam rangka mendukung penanganan pandemi covid-19 dan surat dari gubernur jawa tengah nomor 900/0016333 tanggal 18 desember 2020.
Pendapatan dari dana transfer sebelum perubahan sebesar Rp.709.307.110.000,- direncanakan menjadi sebesar Rp. 699.485.553.000,- sehingga terjadi penurunan sebesar Rp.9.821.557.000,- atau (1,38%). pendapatan transfer terdiri dari pendapatan transfer Pemerintah Pusat semula sebesar Rp. 632.497.510.000,- direncanakan menjadi sebesar Rp..616.137.902.000,- sehingga mengalami penurunan sebesar Rp. 16.359.608.000,- atau (2,59%) sedangkan untuk pendapatan transfer antar daerah anggaran semula sebesar Rp.76.809.600.000,- direncanakan menjadi sebesar Rp.83.347.651.000,- sehingga mengalami kenaikan sebesar rp.6.538.051.000,- atau (8,51%).
Sedangkan penerimaan dari lain-lain pendapatan daerah yang sah sebelum perubahan sebesar Rp. .29.077.200.000,- direncanakan menjadi sebesar Rp. .30.512.940.000,- sehingga terjadi kenaikan sebesar rp.1.435.740.000,- atau 4,94%. kenaikan tersebut dari pendapatan hibah dana BOS.
Sedangkan untuk belanja daerah secara umum anggaran belanja daerah sebelum perubahan sebesar Rp. 1.257.032.719.040,- direncanakan menjadi sebesar Rp.1.242.792.214.088,- sehingga mengalami penurunan sebesar Rp. 14.240.504.952,- atau (1,13%).
Belanja terdiri dari belanja operasi sebelum perubahan sebesar rp.1.050.065.476.474,- direncanakan menjadi sebesar rp.1.052.012.065.596,- sehingga mengalami kenaikan sebesar rp.1.946.589.122,-
belanja modal sebelum perubahan sebesar rp.182.467.242.566,- direncanakan menjadi sebesar rp.170.780.148.492,- sehingga mengalami penurunan sebesar rp.11.687.094.074,-
belanja tidak terduga sebelum perubahan sebesar rp.24.500.000.000,- direncanakan menjadi sebesar rp.20.000.000.000,- sehingga mengalami penurunan sebesar rp.4.500.000.000,-
Dari perangkaan tersebut, defisit APBD semula sebesar Rp.146.514.522.040,- direncanakan menjadi sebesar Rp.195.305.482.588,- sehingga mengalami kenaikan sebesar Rp.48.790.960.548,- atau 33,30%.

Berita Lainnya

Badan Kesbangpol Concern Terhadap Stabilitas Ekonomi
Berita 05 Mar, 2018

Badan Kesbangpol Concern Terhadap Stabilitas Ekonomi

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) saat ini bukan hanya sekedar memperhatikan masalah oraganisasi kemasyarakatn saja melainkan juga concern terhadap…

Jumadi Kukuhkan Pembina KML dan Lantik Pengurus DKC serta Pengurus Kwartir Ranting Tegal Barat.
Berita 13 Aug, 2020

Jumadi Kukuhkan Pembina KML dan Lantik Pengurus DKC serta Pengurus Kwartir Ranting Tegal Barat.

Tegal - Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tegal Muhamad Jumadi mengukuhkan Pembina Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML) dan melantik…

Ada Glotak Balungan Blengong di Jambore Pokdarwis Jateng
Berita 21 Jul, 2018

Ada Glotak Balungan Blengong di Jambore Pokdarwis Jateng

BREBES - Gelar produk unggulan dalam kegiatan Jambore Pokdarwis Apresiasi dan Konvensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jawa Tengah, Pokdarwis Kemiri…

DPU PR Siapkan Penerangan Jalur Alternatif Pemudik
Berita 05 Jun, 2017

DPU PR Siapkan Penerangan Jalur Alternatif Pemudik

TEGAL-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal memastikan jalur alteratif pemudik yang melintasi Kota Tegal benar-benar terpasang Lampu…

Jasri Umar, Jabat Kajari Kota Tegal
Berita 30 Jun, 2020

Jasri Umar, Jabat Kajari Kota Tegal

Jasri Umar, SH. MH, resmi menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, menggantikan pejabat lama I Made Suwarjana yang kini menjabat…

Dedy-Jumadi Tinjau Langsung Kapal Tongkang yang Terdampar Akibat Cuaca Buruk
Berita 19 Jan, 2021

Dedy-Jumadi Tinjau Langsung Kapal Tongkang yang Terdampar Akibat Cuaca Buruk

TEGAL - Akibat cuaca buruk, empat kapal tongkang bermuatan batu terdampar di wilayah pantai Kota Tegal. Tiga kapal tongkang terdampar…

Most from this category