Dinas PU dan Tata Ruang Sosialisasi Tata Ruang

TEGAL-Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tegal menggelar sosialisasi penataan ruang di Aula Kecamatan Tegal Barat, kemarin (16/3). Sebanyak 35 orang hadir dalam kegiatan tersebut meliputi perwakilan Kelurahan, ketua RT/RW dan tokoh masyarakat.

Dinas PU dan Tata Ruang melalui Kasi Perencanaan Tata Ruang, Imam Seno Adji mengatakan banyak sekali aturan-aturan yang berkaitan dengan penataan ruang. Ada UU Nomor 5 tehun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria.

UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, UU No. 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, PP No. 27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan, Permen PUPera No. 5 Tahun 2016 tentang IMB, Pemnedagri No. 1 tahun 2007 tentang Penataan RTH Kawasan Perkotaan.

“Ada juga Perda No. 4 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tegal Tahun 2011-2031”, kata Seno

Tujuan penataan ruang, Kata Seno, untuk mewujudkan Kota Tegal sebagai kota bahari yang didukung kegiatan perdagangan, jasa dan industri yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan.  Tata ruang untuk kenyamanan bersama untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Misalnya bila terjadi kebakaran, lokasi kebakaran memiliki konsep tata ruang yang buruk.  Jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, gang perumahan terlalu sempit, pemadam tidak bisa mauk, maka ini menjadi sebuah masalah.

“Ini pentingnya penataan ruang, diwilayah Kota Tegal sudah ada aturan, ini semata-mata untuk menjaga ketertiban bersama sekaligus tinggalan untuk generasi penerus sebagai kebaikan”, imbuhnya

Mudah-mudahan dari penataan ruang yang baik akan  mendapatkan kehidupan baik dan sejahtera. Seno berharap masyarakat ikut andil mencermati dan menjadikan pelopor dalam penataan ruang. Yakni dengan melakukan pemantauan dilingkungan,  selaku ketua RT lebih kontrol dalam memberikan persetujuan.

Pada Perda No. 4 tahun 2012 ada sanksi bagi yang melanggar penataan ruang.  Sanksi adminitratif berupa peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan, penghentian sementara pelayanan umum, penutupan lokasi, pencabutan izin, pembatalan izin,  pemulihan fungsi ruang, denda dan pembongkaran bangunan.

Selain itu pada Pasal 70 yang menyebutkan bahwa bila ada pejabat memberikan ijin dan menyalahgunakan wewenang dalam  pemberian ijin maka dapat dikenai sanksi pidana dan diberhentikan dari PNS. “Baik masyarakat maupun pejabat yang berwenang mendapat ancaman yang sama, artinya peraturan tata ruang ini tidak main-main”, pungkas Seno. (Sa. Amin)

Berita Lainnya

Dana BOS Boleh Untuk Gaji Honorer
Berita 31 Mar, 2017

Dana BOS Boleh Untuk Gaji Honorer

TEGAL-Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2017 tentang petunjuk teknis BOS membolehkan penggunaan dana BOS untuk membayar…

Dinkes Kota Tegal Gelar Pemicuan STBM
Berita 23 Apr, 2018

Dinkes Kota Tegal Gelar Pemicuan STBM

TEGAL-Dinas Kesehatan Kota Tegal menggelar pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dalam rangka meningkatkan 5 pilar STBM, Senin (23/4) di…

Walikota Pimpin Malam Renungan dan Ulang Janji Pramuka Kota Tegal
Berita 14 Aug, 2019

Walikota Pimpin Malam Renungan dan Ulang Janji Pramuka Kota Tegal

Tegal - Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 58 yang jatuh setiap tanggal 14 Agustus, Pramuka Kwartir Cabang Kota Tegal…

Pemkot Tegal Sambut Baik, Instruksi Mendagri Agar Setiap Kelurahan/Desa Memilki Perpustakaan
Berita 25 Feb, 2020

Pemkot Tegal Sambut Baik, Instruksi Mendagri Agar Setiap Kelurahan/Desa Memilki Perpustakaan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian Instruksikan kepada Wali Kota dan Bupati agar di menyediakan bahan bacaan perpustakaan…

Empat Penghargaan Diraih Kota Tegal
Berita 27 Apr, 2018

Empat Penghargaan Diraih Kota Tegal

TEGAL - Kota Tegal raih empat penghargaan dalam rangka pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV dan Peringatan Hari…

91 Tim Jalan Kaki dan 43 Kendaraan Hias Ramaikan Pawai Pembangunan
Berita 25 Aug, 2018

91 Tim Jalan Kaki dan 43 Kendaraan Hias Ramaikan Pawai Pembangunan

Sebayak 91 tim jalan kaki yang terdiri dari 58 pasukan dan 33 marchinband serta 39 kendaraan hias dan ada 4…

Most from this category