Pemrov Jateng Siap Laksanakan PPKM Berbasis Mikro

TEGAL – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memimpin Rapat Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 bersama seluruh Kabupaten/Kota secara virtual, Senin (8/20).
Hadir Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono yang didampingi Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengikuti secara virtual di Command Room Dinkominfo Kota Tegal, Senin (08/02/2021). Hadir juga Forkopimda Kota Tegal antara lain Dandim 0712/Tegal, Sutan Padapotan Siregar, Danlanal Kota Tegal, Ridwan Aziz, Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari, para Asisten dan Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.
Gubernur yang memimpin langsung Rapat bersama Wakil Gubernur Jateng Taj Mayasin menyampaikan kesiapan Jawa Tengah dalam rangka menerapkan PPKM Berbasis Mikro, nantinya akan menggunakan peta zonasi epidemiologis sebagai acuan.
“Peta epidemiologis ini bisa diunduh oleh Dinas Kesehatan setiap Kabupaten/Kota. Basisnya adalah desa dan kelurahan sesuai peta epidemiologis,” jelas Gubernur.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Ganjar Pranowo, rumusan indikator zonasi Kabupaten/Kota menggunakan 15 (lima belas) indikator kesehatan masyarakat di setiap Kabupaten/Kota masing-masing. Untuk indikator zonasi per kecamatan akan menggunakan rumusan 12 (dua belas) indikator kecamatan/kelurahan. Demikian halnya untuk zonasi desa/kelurahan.
Sesuai dengan Inmendagri, pelaksanaan PPKM Mikro akan dilaksanakan di 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah mulai tanggal 9 – 22 Februari 2021. Selanjutnya akan dilakukan pembentukan Pos Komando (posko) di Desa, Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten/Kota secara berjenjang berkoordinasi dengan unsur dan pihak terkait (kecamatan sebagai supervisor desa).
Menurut Ganjar, PPKM Berbasis Mikro dilaksanakan di tingkat Rukun Tetangga (RT)/ Rukun Warga (RW) dengan mempertimbangkan hasil kajian dan pemetaan risiko epidemiologis sesuai kriteria berdasarkan zona merah, orange, kuning, hijau di desa dan kelurahan. Dalam pelaksanaan PPKM Mikro, akan dilaksanakan bersamaan dengan PKKM Kabupaten/Kota.
Selain terkait rencana pelaksanaan PPKM Berbasis Mikro, rapat tersebut juga mengevaluasi Gerakan Jateng dir Rumah Saja. Tercatat dari hasil evaluasi tersebut 32 Kab/Kota menindaklanjuti SE Gubernur (91,4%), 3 Kab/Kota melaksanakan Inmendagri No. 2 Tahun 2021 (8,6%) PPKM Tahap II.
Untuk Car Free Day sendiri tercatat 27 kabupaten tutup dan 5 kab tidak mengatur. Sedangkan untuk toko, mall, dan pasar relatif efektif. Sementara kasus pelanggaran ditemukan sebanyak 37 diantaranya 28 teguran dan 9 penutupan. “Hal ini tentu mengalami penurunan sebanyak 93,57% dibanding hari pertama tanggal 6 Februari 2021,” ungkap Ganjar.

Sementara untuk tempat-tempat transportasi umum seperti Terminal dengan tipe A, B dan C operasional tetap berjalan hanya saja sepi. Namun untuk warung/kios tutup kecuali agen tiket Bus. Sedangkan untuk tempat wisata 100% tutup.(*)

Berita Lainnya

Niatkan Ibadah Maka Pahala Akan Mengalir.
Berita 06 Jan, 2018

Niatkan Ibadah Maka Pahala Akan Mengalir.

Tegal - Peringatan hari lahir ke 48 dan haul para pendiri MTs Assalafiyah Kota Tegal, 05 Januari 1970  -  05…

Sudah Terdaftar di DPT Pemilu 2019? Ini Cara Mengeceknya
Berita 01 Oct, 2018

Sudah Terdaftar di DPT Pemilu 2019? Ini Cara Mengeceknya

TEGAL-Komisoner KPU Kota Tegal,Thomas Budiono, mengajak masyarakat untuk mensukseskan pemilu 2019 melalui Gerakan Melindungi Hak Pilih 2019. Untuk mengetahui masuk…

Pemkot Tegal Akan Raih Anugerah Aksara di Deli Serdang
Berita 04 Sep, 2018

Pemkot Tegal Akan Raih Anugerah Aksara di Deli Serdang

TEGAL - Pemerintah Kota Tegal akan menerima penghargaan di Hari Buta Aksara Internasional dibawah pimpinan Plt. Wali Kota Tegal M.…

Menjelang Reopening Bisnis Kota Tegal, Pusat Perbelanjaan Disemprot Disinfektan
Berita 14 May, 2020

Menjelang Reopening Bisnis Kota Tegal, Pusat Perbelanjaan Disemprot Disinfektan

Menjelang reopening bisnis, diberlakukannnya relaksasi pelaksanaan PSBB di Kota Tegal, Pemerintah Kota Tegal (Pemkot) Tegal, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kota…

150 Ulama Se- Kota Tegal Menerima Bisyaroh dari MUI
Berita 24 May, 2018

150 Ulama Se- Kota Tegal Menerima Bisyaroh dari MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tegal membagikan bisyaroh kepada 150 ulama SE-Kota Tegal, Kamis (24/5) di kantor MUI jalan Hangtuah,…

Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Film Ayu Anak Titipan Surga
Berita 05 Aug, 2019

Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Film Ayu Anak Titipan Surga

Tegal – Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui media film digelar Dinas Pedidikan dan Kebudayaan Kota Tegal pada Senin (5/8)…

Most from this category