Akhir Sengketa Pasar Pagi, PT. Sinar Permai Serahkan Sertifikat ke Pemkot

Silang sengkarut masalah aset Pasar Pagi Kota Tegal, dengan PT. Sinar Permai milik Aang Gunawan sejak tahun 1991, berakhir pada Senin (13/7). Berakhirnya sengketa atas kepemilikan aset Pemerintah Kota Tegal tersebut ditandai dengan diserahkannya 40 sertifikat yang selama ini dipegang oleh pihak PT. Sinar Permai kepada Pemerintah Kota Tegal, di Gedung Adipira, kompleks Balai Kota Tegal.

Prosesi penyerahan aset tersebut selain dihadiri oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah juga dihadiri Ketua Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (KORSUBGAH) KPKRI, Korwil VII Adlinsyah M Nasution.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Tegal, R Priyanta menjelaskan bahwa Pembangunan Pasar Pagi pada awalnya didasari pada perjanjian kontrak antara Pemkot Tegal dengan PT. Sinar Permai, pada tahun 1991.

Namun karena satu dan lain hal, dalam perkembangannya Wali Kota pada saat itu menerbitkan Keputusan Wali Kota tanggan 21 November 2002 nomor 511.2/00127/2002 tentang Pembatalan Perjanjian Kontrak Bagi Tempat Usaha Pasar Pagi Kota Tegal antara Pemkot Tegal dan PT. Sinar Permai.

Priyanta menyampaikan selanjutnya terjadi proses hukum mulai dari tingkat Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi hingga sampai ke Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali, dan terhadap putusan hukum yang telah memiliki kekuatan hukum tersebut Pemkot Tegal telah melaksanakan kewajibannya.

Dan hasil audit Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) Republik Indonesia dari tahun ke tahun merekomendasikan untuk penyelesaian permasalahan Pasar Pagi tersebut dengan tuntas. Dan berdasarkan kesepakatan, pada rapat koordinasi pada 8 Juni 2020, pihak investor PT. Sinar Permai bersedia menyerahkan Aset berupa kios dan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) sejumlah 40 unit.

Dari 40 sertifikat tersebut, investor sudah menyerahkan 37 sertifikat, ditambah dua sertifikat yang dipegang oleh Sunarti dan Kusworo, dan satu Sertifikat lagi masih dalam proses. Dari 40 sertifikat tersebut, terdiri dari 2 sertifikat di blok C dan 38 sertifikat di blok B.

Wali Kota Tegal dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa penyelesaian masalah Pasar Pagi merupakan salah satu visi Dedy Jumadi.

“Pemerintah kota Tegal di bawah kepemimpinan saya, Dedy Yon Supriyono-Muhammad Jumadi bersama DPRD Kota Tegal dan Jajaran Forkopimda kota Tegal berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang selama ini timbul terutama menyangkut permasalahan aset daerah, hal tersebut sejalan dengan visi yang telah saya tetapkan yaitu terwujudnya pemerintahan yang berdedikasi” tutur Dedy Yon

Ia juga menyinggung masalah Kota Tegal yang sudah berlangsung selama 30 tahun, saat ini sudah terselesaikan.
“Hari ini kita sekalian menjadi saksi, penyelesaian salah satu permasalahan yang selama kurun waktu hampir 30 tahun sejak tahun 1991 yaitu Pasar Pagi Kota Tegal” imbuh Wali Kota Tegal.

Setelah penerimaan aset tersebut, Dedy yon Menginstruksikan kepada Sekda untuk segera melakukan koordinasi den perencanaan pendayagunaan kedepan aset-aset tersebut beserta dinas teknis selaku pengguna barang.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Pencegahan Korupsi (Korsubgah) Korwil VII Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) RI, Adlinsyah M Nasuition menyapaikan bahwa aset merupakan amanah yang harus di jaga karena aset merupakan salah satu objek yang bisa menyebabkan kerugian negara.

Adlinsyah M Nasuition menyampaikan, ada tiga fokus penanganan aset dari KPK RI, yang pertama adalah percepatan sertifikasi aset dan percepatan penyelesaian aset, kedua KPK fokus pada menyelesaiakan masalah-masalah aset dan ketiga fokus terhadap penyerahan aset fasilitas umum dan fasilitas sosial dari para pengembang prtumahan.

Dan salah satu yang di laksanakan sekarang merupakan fokus pada penanganan masalah aset yang terjadi antara Pemkot Tegal dan PT. Sinar Permai. Adlinsyah M Nasuition berharap dalam menanganani masalah semua komponen Forkopimda dan Pemkot Tegal bisa kompak dan bersinergi, dengan demikian menurutnya aset-aset yang dimilki oleh Pemkot yang masih bersengketa bisa segera terselesaikan.

Ia berharap, dengan telah diserahkannya sertifikat Pasar Pagi kepada Pemkot Tegal, Wali Kota segera menetapkan status penggunaan aset tersebut dengan Dinas terkait dan bisa menentukan besaran harga aset, jangan sampai aset komersial dihargai dengan lapak atau sangat murah.

“Saya berharap Wali Kota segera menetapkan status penggunaaan kepada dinas terkait, sekaligus menentukan harga aset tersebut, jangan aset komersial dihargai seperti lapak atau sangat murah, segera minta BPK menilai, berapa angka yang pantas untuk aset tersebut” pungkas Adlinsyah M Nasuition.

Berita Lainnya

213 Bis Angkut Pemudik Dari Jakarta Menuju ke Jawa Tengah.
Berita 01 Jun, 2019

213 Bis Angkut Pemudik Dari Jakarta Menuju ke Jawa Tengah.

Jakarta - Sebanyak 213 bis angkut pemudik dari 35 kabupaten kota se Jawa Tengah, pelepasan pemudik Lebaran Gratis langsung dilakukan…

Lauhan Show Tarik Minat Masyarakat
Berita 23 Jun, 2019

Lauhan Show Tarik Minat Masyarakat

Perhimpunan Pecinta Louhan Tegal (PPLT) menggelar event untuk pertama kalinya. Event bertajuk pameran ini dikemas dalam Louhan Show di Pasific…

Kota Tegal Menjadi Barometer Bagi Daerah Lain Dalam Segala Hal.
Berita 28 Aug, 2017

Kota Tegal Menjadi Barometer Bagi Daerah Lain Dalam Segala Hal.

Tegal – Padatnya rangkaian kegiatan dalam rangka mengisi dan memeriah HUT RI Kota Tegal di hampir setiap kelurahan yang ada…

Warga Panggung Hadiri Pengajian Akbar Rolasan
Berita 11 Nov, 2019

Warga Panggung Hadiri Pengajian Akbar Rolasan

Tegal - Pengajian akbar Rolasan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW digelar oleh Yayasan Syi'arul Islam bekerjasama dengan Pemerintah…

Ustadzah Mumpuni Ajak Pahami Arti Puasa Ramadhan
Berita 24 May, 2019

Ustadzah Mumpuni Ajak Pahami Arti Puasa Ramadhan

Ustadzah Mumpuni Handayayekti asal Kabupaten Cilacap, mengajak jamaah yang hadir dalam acara Nuzulul Qur’an Kota Tegal untuk bersama-sama memaknai dan…

Pemkot Minta 40 Sertifikat Kios Pasar Pagi Dikembalikan
Berita 11 Jul, 2018

Pemkot Minta 40 Sertifikat Kios Pasar Pagi Dikembalikan

Pemerintah Kota Tegal meminta pihak investor Pasar Pagi, PT. Sinar Permai untuk segera menggembalikan 40 sertifikat kios Pasar Pagi yang…

Most from this category