Bakeuda Konfirmasi Tunggakan PBB

Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) KotaTegal menggelar rapat koordinasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bersama Lurah dan Camat se Kota Tegal di gedung eks Samsat, (8/3) pagi. Rakor tersebut guna membahas persoalan  SPPT Tahun 2017 dan Konfirmasi Tunggakan PBB .

Kepala Bakeuda melalui Sekretaris Bakeuda Aslicha Sri Harlati mengatakan pelimpahan kewenangan PBB dari KPP Pratama ke Bakeuda tahun 2013 merupakan kebijakan yang bersifat nasional.  Dalam pertanggungjawaban pengelolaan PBB berdasarakan data. “Data wajib pajak Kota Tegal saat ini terdapat 72 ribu wajib pajak”, kata Sri Harlati

Sementara itu, Kepala UPT PBB, Anang Riandiarto mengatakan dari wajib pajak yang datang untuk klarifikasi data tahun 2002-2012 sebanyak 1.119 ditemukan banyak kasus yaitu banyak SPPT induk yang terbit meskipun sudah dilakukan pengajuan seplit/mutasi terhadap objek pajak dan SPPT tersebut tidak dibayar yang pada akhirnya menjadi tunggakan.

Kemudian, banyak objek pajak yang telah diwakafkan tetapii belum dilaporkan, sehingga masig pemilik yang lama dan belum melunasi tunggakan pada saat akan diwakafkan. Objek pajak sudah dijadikan fasilitas umum namun wajib pajak tidak melaporkan, SPPT masih menggunakan nama pribadi akibatnya SPPT akan tercetak terus dan tidak ada yang membayar sehingga tunggakan meningkat.

“Objek pajak sudah dibangun masjid namun pemilik OP tidak melaporkan, sehingga dalam SPPT akan tercetak nama wajib pajak sebelum wajib pajak tersebut melaporkan”, kata Anang

Lalu, kata Anang, objek pajak yang sudah diperjual belikan tetapi belum dilaporkan oleh wajib pajak untuk dilakukan perubahan data pemilik baru, sehingga objek pajak tersebut masih atas nama pemilik lama. Karena sudah merasa menjual, pemilik lama tidak membayar sehingga ini menjadi tunggakan.

Kemudian, banyak ditemukan SPPT dengan mana pemilik objek pajak tetapi sudah meninggal, ahli waris belum mengganti namanya, ahli waris tidak mau membayar karena sehingga akan berdampak pada tunggakan yang menumpuk.

Anang menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan adanya SPPT yang terdapat tunggakan dari tahun 2002-2012. “Kami bukan semata-mata menagih tunggakan, yang paling inti adalah melakukan validasi piutang dan pemilihan wajib pajak. Masyrakat tidak perlu panik, takut dapat SPPT, lebih baik datang langsung untuk konfirmasi ke UPT PBB”, imbuhnya (Sa. Amin)

Berita Lainnya

Walikota Berbagi dengan Warga Tegalsari
Berita 20 Jun, 2017

Walikota Berbagi dengan Warga Tegalsari

TEGAL – Pelaksanaan Terawih dan Silatrurahim (Tarhim) Walikota Tegal bersama masyarakat Kota Tegal pada malam ke 25 bulan ramadhan (19/6)…

Dua Seniman Nyentrik Hadir di Diskusi Sastra PBIna UPS Tegal
Berita 24 Mar, 2018

Dua Seniman Nyentrik Hadir di Diskusi Sastra PBIna UPS Tegal

TEGAL - Pembelajaran perkuliahan di Universitas Pancasakti Tegal khususnya Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIna) nampak berbeda seperti biasa. Perbedaan…

Program Terbaru PMI Kota Tegal
Berita 24 Jan, 2017

Program Terbaru PMI Kota Tegal

Tegal – Ketika membicarakan PMI tidak selamanya membicarakan mengenai masalah darah. PMI merupakan lembaga kemanusiaan yang diberikan kewenangan oleh negara…

Gereja Katolik HKY Tegal Gelar Buka Bersama
Berita 28 May, 2019

Gereja Katolik HKY Tegal Gelar Buka Bersama

Tegal – Berlangsung di Aula Karya Kasih Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Tegal kegiatan buka bersama dan pembagian paket…

Kang Nursholeh Buka FASI Kota Tegal
Berita 08 Nov, 2017

Kang Nursholeh Buka FASI Kota Tegal

Tegal – Acara diawali pembacaan ayat suci Al Qur’an dan terjemahannya oleh Qoriah Nur Syafaatul Auliya, terbaik 1 cabang tilawah…

Bantuan Pangan Non Tunai Mampu Tekan Stunting
Berita 05 Apr, 2019

Bantuan Pangan Non Tunai Mampu Tekan Stunting

TEGAL - Bantuan Pangan Non Tunai berhasil menurunkan prevalensi stunting sebesar 6,4 persen selama lima tahun terakhir. Sebelumnya, 37,2 persen…

Most from this category