Walikota : Pemkot Tidak Pernah Menyatakan Akper Kota Tegal Akan Ditutup

TEGAL- Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tegal tidak pernah mengeluarkan pernyataan secara resmi jika Akademi Keperawatan Kota Tegal akan ditutup. Hal itu diungkapkan walikota saat melakukan tatap muka dengan para mahasiswa dan dosen Akper Kota Tegal Senin. (27/2).

Walikota mengatakan, terkait status Akper Kota Tegal Pemerintah telah menerima berbagai masukan dari mahasiswa, orang tua dan dosen Akper.  “Berbagai aspirasi tersebut akan disikapi secara bijak oleh Pemkot Tegal demi kebaikan para mahasiswa Akper”, ucap walikota.

Namun walikota menegaskan, ada beberapa hal yang perlu dipahami oleh mahasiswa dan dosen bahwa dalam UU No. 20 Tahun 2003, UU No.23 Tahun 2014, maupun dalam UU No.12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, serta Peraturan Pemerintah No. 4 tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, tidak ada satupun peraturan tersebut yang membolehkan Pemerintah Daerah memiliki yayasan.

Karena itu walikota mengajak kepada mahasiswa dan dosen untuk tetap melaksanakan kegiatan perkuliahan seperti biasa, sambil menunggu tindak lanjut dari Surat dari Kementrian Dalam Negeri tgl 17 Feb 2017.

“Pemkot saat ini menunggu dan tetap berupaya mencari informasi, untuk mencari solusi yg terbaik”, ujarnya. “Dan ini berlaku untuk semua daerah yang memiliki Akper, tidak hanya Kota Tegal”, imbuhnya.

Namun walikota kembali menegaskan tidak ada yang perlu ditakutkan, walikota menjamin bahwa mahasiswa yang sungguh-sungguh belajar dengan disiplin dan berperilaku baik akan lulus dan mendapatkan ijazah yang sah dan diakui.

Sementara itu terkait aksi demonstrasi yang dilakukan para mahasiswa, walikota menilai hal itu sebagai bentuk aspirasi dari para mahasiswa yang dilanda kekhawatiran berlebih akan nasib mereka. Disitulah peran para dosen diperlukan untuk memberikan pemahaman, karena pada dasarnya mahasiswa harus  belajar sampai lulus”, jelasnya.

Walikota berharap agar para mahasiswa tidak mudah terkena provokasi, intimidasi serta dilanda kekhawatiran yang berlebihan, sehingga mereka tidak  melakukan aksi-aksi yang seharusnya tidak perlu dilakukan.

Berita Lainnya

Program Terbaru PMI Kota Tegal
Berita 24 Jan, 2017

Program Terbaru PMI Kota Tegal

Tegal – Ketika membicarakan PMI tidak selamanya membicarakan mengenai masalah darah. PMI merupakan lembaga kemanusiaan yang diberikan kewenangan oleh negara…

Cinta Kasih Penjaga Kebhinekaan
Berita 14 May, 2017

Cinta Kasih Penjaga Kebhinekaan

Tegal – Perayaan hari suci Waisak yang digelar Sabtu (13/5/2017) sore di Rita Super Mall benar benar meriah dan penuh…

Bangga Menjadi Bangsa Indonesia Yang Merdeka.
Berita 08 Jun, 2017

Bangga Menjadi Bangsa Indonesia Yang Merdeka.

Tegal – Kegiatan Walikota mengajar kali ini bertempat di SMA NU, kali ini ada yang berbeda di kegiatan yang ke…

Fahmi Muzzammil Menangkan Bahari Mural Art Competition 2017
Berita 02 Apr, 2017

Fahmi Muzzammil Menangkan Bahari Mural Art Competition 2017

TEGAL – Penyelenggaraan Bahari Mural Art Competition 2017  yang diselenggarakan oleh Bagian Humas dan Protokoler  pada Minggu (2/4) di GOR…

Walikota Tegal Launching Penyerahan KIA dan Mobil Pelayanan Administrasi Kependudukan
Berita 13 Mar, 2017

Walikota Tegal Launching Penyerahan KIA dan Mobil Pelayanan Administrasi Kependudukan

Tegal – Kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) ini merupakan salah satu bentuk pe-menuhan hak konstitusional anak yang penting, karena ia…

Laksanakan SOTK Baru, Walikota Lantik 475 Pejabat Struktural Pemkot Tegal
Berita 28 Dec, 2016

Laksanakan SOTK Baru, Walikota Lantik 475 Pejabat Struktural Pemkot Tegal

TEGAL-Menindaklanjuti amanat dari Peraturan Pemerintah (PP) No.18 tahun 2016 serta Perda Kota Tegal No 4. Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat…

Most from this category