Pemkot Tegal Bakal Transformasi BKD

Pemerintah Kota Tegal bakal transformasi Badan Kredit Desa (BKD) menjadi Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Pemkot Tegal bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mensukseskan transformasi tersebut.

Hal tersebut disampaikan pada rapat pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tegal, Senin (11/11) di ruang rapat Setda Kota Tegal. Hadir Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, SE., MM, Pj. Sekda Kota Tegal Drs. Imam Badarudin, Staf Ahli, Asissten, Kepala OPD, Kepala OJK Cabang Tegal Ludi Arliyanto, Perwakilan Perbankan dan lainnya.

Ketua TPAKD Kota Tegal yang juga Pj. Sekda Kota Tegal Drs. Imam Badarudin menyampaikan TPAKD memiliki 2 program meningkatkan akses keuangan kredit melawan rentenir melalui program Kredit SUMEH (Sarana untuk Meraih Harapan) dan transformasi Bank Kredit Desa (BKD) menjadi lembaga keuangan mikro.

Imam menjelaskan saat ini di Kota Tegal memiliki 10 BKD yang bisa dimanfaatkan bagi pedagang dan pelaku Usaha mikro kecil menengah dengan suku bunga yang murah dan dijamin Jamkrida.

Kepala OJK Tegal Ludi Arliyanto mengatakan proses transformasi ini ditargetkan selesai pada akhir tahun. Dia berharap  program TPAKD bisa dilaksanakan dengan baik yakni Transformasi BKD dan Kredit Summeh. Menurut Ludi, transformasi BKD hanya memiliki dua pilihan yakni menjadi LKM atau BUMdes.

Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, SE., MM mengatakan bahwa pihaknya mempunyai kesepakatan bersama OJK agar para pedagang tidak mengambil permodalan dengan rentenir. Karena bagaimanapun, permodalan pada rentenir memiliki suku bunga yang sangat tinggi dan daptr menjerat para pelaku umkm dan pedagang.

Dedy Yon mengungkapkan capaian kredit kepada pedagang dan pelaku umkm yang ikut Kredit Sumeh masih relatif kecil. Untuk itu, Walikota menargetkan adanya peningkatan menjadi 4 milliar. Selain itu, Dia berharap pada setiap pasar di Kota Tegal tedapat kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sehingga pedagang yang ingin mendapatkan pinjaman dari BPR lebih dekat.

“Kalau kita melihat, jumlah pedagang di 14 pasar di Kota Tegal sekitar 3.200 pedagang. Harapannya di pasar-pasar terdapat kantor perwakilan dari BPR, menwarakan kerja sama agar pedagang agar tidak lagi berhubungan dengan rentenir,” pungkas Dedy Yon.

Berita Lainnya

Angkatan 55 SUPM Tegal Dilantik
Berita 10 Aug, 2017

Angkatan 55 SUPM Tegal Dilantik

TEGAL – Terlihat  Pelantikan Peserta Didik baru SUPM Negeri Tegal Angkatan 55 Tahun Pelajaran 2017/2018 pada hari Kamis (10/8) di…

Operasi Patuh 2017, Polres Tegal Kota Wujudkan Kameltibcarlantas
Berita 11 May, 2017

Operasi Patuh 2017, Polres Tegal Kota Wujudkan Kameltibcarlantas

TEGAL-Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dibidang keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polres Tegal Kota siap…

Teater Banyu Biru Pentaskan ”Dunia Seolah-olah”
Berita 15 Apr, 2018

Teater Banyu Biru Pentaskan ”Dunia Seolah-olah”

TEGAL - ''Ini adalah kisah dari negeri yang bisa terjadi apa saja. Warna hitam bisa dibuat menjadi warna putih, siang…

KPAI Aktif Sosialisasi  Cegah HIV AIDS
Berita 06 Apr, 2017

KPAI Aktif Sosialisasi Cegah HIV AIDS

TEGAL-Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) mengadakan Quarterly Meeting Program PMTS working groups, di aula eks Samsat komplek Balaikota Tegal, Selasa (4/4)…

12 Anggota PPK dan 81 Anggota PPS Dilantik KPU Kota Tegal.
Berita 08 Mar, 2018

12 Anggota PPK dan 81 Anggota PPS Dilantik KPU Kota Tegal.

TEGAL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal resmi melantik panitia pemilih kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) di hotel Bahari…

Rehab Mushola, Walikota sumbang 100 sak Semen.
Berita 25 Apr, 2017

Rehab Mushola, Walikota sumbang 100 sak Semen.

Tegal -  Masyarakat Kelurahan Randugunting pantas berbangga, khususnya warga yang bertempat tinggal di Jalan Puter, pasalnya kini akan berdiri Masjid…

Most from this category