Pemerintah Daerah Rentan Jual Beli Jabatan

Ditengah upaya pemberantasan korupsi, praktek jual beli jabatan di pemerintah daerah (Pemda) masih terjadi di beberapa daerah, Pemda masih rentan dilakukannya jual beli jabatan. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisis Pemberantasan Korupsi (KPK) Reublik Indonesia, Alexander Marwata dalam acara Sosialisasi anti gratifikasi bea cukai, yang diselelnggarakan oleh Kantor Pengawasan dan  Pelayanan Bea dan Cukai Type Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Tegal, di Gedung Adipura, kompleks Balai Kota Tegal, Kamis (25/4).

Menurut Alexander Marwata jual beli Jabatan di Pemda merupakan penyakit, hal tersebut menurutnya tidak hanya terjadi di satu daerah saja namun terjadi di beberapa Pemda. Pejabat yang sudah mengeluarkan biaya untuk menduduki jabatannya tersebut, tentu akan mencari pengganti biaya tersebut saat ia menjabat.

Selain itu, apabila ia akan digantikan, mereka pasti akan berupaya untuk menghalang-halangi  jabatanya diganti.

Terkait dengan Pemda Kota Tegal, Alexander Marwata menyampaikan bahwa, Pemda Kota Tegal sebetulnya sudah berpengalaman dalam mencegah terjadinya praktek jual beli jabatan, sebab belum lama terjadi Operasi Tangkap tanggan (OTT) di Kota Tegal.

“Tegal kan Kepala Daerahnya kena OTT, kan tahu persoalanya apa, Kepala daerahnya bisa sampai terkena OTT”, Kata Alexander Marwata

Menurutnya Pemda sudah tahu persoalannya ada dimana, saat ini sebetulnya tinggal perbaikan dari pengalaman tersebut. KPK sudah menunjukan sebab Wali Kota Tegal sebelumnya terkena OTT, dan pemda harus diperbaiki hal tersebut

Salah satu rekomendasi KPK terkait jual beli jabatan adalah, instansi terkait juga bisa memberikan sanksi kepada penyuap. Sebab saat ini, menurutnya hanya mereka yang menerima suap jual beli jabatan saja yang menjadi tersangka, padahal mereka juga melakukan perbuatan yang sama-sama melanggar.

Ia menghimbau, semua bisa bersama-sama mengawasi, jika ingin menciptakan lingkungan yang bersih, mengawasi teman, mengawasi bawahan, bahkan mengawasi atasan jika melakukan perbuatan yang melanggar aturan, “Semua harus punya cita-cita untuk menciptakan pemerintahan yang bersih”, pungkas Alexander Marwata.

 

Berita Lainnya

UPS Tegal Berangkatkan Tiga Mahasiswa ke Thailand
Berita 01 Aug, 2018

UPS Tegal Berangkatkan Tiga Mahasiswa ke Thailand

TEGAL – Universitas Pancasakti Tegal akan mengirimkan tiga mahasiswanya melalui Program Transfer Kredit Luar Negeri Belmawa 2018 dari Direktorat Jendral…

Warga Dimotivasi Agar Aktif dalam Pemberantasan Narkoba
Berita 11 Dec, 2017

Warga Dimotivasi Agar Aktif dalam Pemberantasan Narkoba

TEGAL- Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia kini semakin mengkhawatirkan. Karenanya, diperlukan peran aktif dari seluruh elemen untuk turut serta melakukan…

Tegal Pesisir Carnival 7 Akan Segera Digelar
Berita 01 Apr, 2018

Tegal Pesisir Carnival 7 Akan Segera Digelar

TEGAL - Sekitar 230 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum berkumpul di Ruang Adipura Kota Tegal untuk…

Walikota Akan Resmikan Masjid Darussalam
Berita 12 Nov, 2018

Walikota Akan Resmikan Masjid Darussalam

TEGAL – Masjid Darussalam yang berlokasi di Jalan Tanjung No. 6 RT 03 RW 04 Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur…

Dinsos Kota Tegal Jaring 19 PGOT
Berita 31 Jul, 2018

Dinsos Kota Tegal Jaring 19 PGOT

TEGAL-Dinas Sosial Kota Tegal bersama Satpol PP Kota Tegal, Kepolisian Resort Tegal Kota dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)  kembali…

Jelang Lebaran, Pemkot Tegal Siapkan ini
Berita 05 Jun, 2018

Jelang Lebaran, Pemkot Tegal Siapkan ini

TEGAL-Pemerintah Kota Tegal telah menyiapkan kebijakan pada lebaran tahun 2018. Pejabat Sementara Wali Kota Tegal Drs. Achmad Rofai, M.Si mengatakan,…

Most from this category