Pengawas TPS Dilantik, Ini Pesan Komisioner Bawaslu Kota Tegal

TEGAL-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tegal melantik 691 orang Pengawas TPS, Senin (25/3/2019). Nantinya mereka akan bertugas tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2019 di Kota Tegal.

Bawaslu Kota Tegal merinci petugas yang akan mengawasi di wilayah Tegal Selatan sebanyak 188 orang, Tegal Timur 159 orang, Tegal Barat 175 orang dan Margadana 169 orang.

Komisioner Bawaslu Kota Tegal Nurbaeni mengatakan, lembaga penyelenggara pemilu diantara KPU, Bawaslu dan DKPP. Pengawas TPS termasuk jajaran Bawaslu Kota Tegal.

Nurbaeni menjelaskan bahwa, Bawaslu memiliki tugas untuk mengawasi semua tahapan penyelenggara pemilu.  Selain itu, melakukan pencegahan agar peserta pemilu tidak melalukan pelanggaran.

“Pencegahan dengan mengingatkan kepada peserta pemilu sehingga tidak ada pelanggaran”, kata Nurbaeni, saat memberikan paparan kepada pengawas TPS se Kecamatan Margadana.

Selain itu, kata Nurbaeni, melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menjadi pengawas partisipatif. Tugas selanjutnya, penindakan dilakukan ketika ada laporan dan temuan dugaan pelanggan, dan menyelesaikan sengketa pemilu.

“Pengawas TPS nanti akan bertugas mengawasi diwilayah masing-masing”, ujar Nurbaeni.

Nurbaeni mengungkapkan, nantinya pengawas TPS ketika bertugas melakukan kegiatan pengawasan akan dimintai pendapat oleh ketua KPPS  ketika mengalami perbedaan pendapat.

“Oleh karena itu, Pengawas TPS wajib memahami apa dan bagaimana tugas KPPS. Jadi ketika dilapangan petugas KPPS tidak melaksanakan tugas sesuai SOP nya, pengawas TPS dapat memberikan saran”, pungkas Nurbaeni.

Sementara,  jumlah Pengawas TPS yang dilantik lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah TPS di Kota Tegal. Saat ini, Bawaslu kekurangan 61 PTPS dari 752 PTPS yang dibutuhkan. Bawaslu masih membuka pendaftaran bagi PTPS khusus wilayah Tegal Timur.

Nurbaeni menjelaskan bahwa, sebenarnya jumlah Pendaftar PTPS di Kota Tegal ada 993 orang untuk kebutuhan 752, hanya saja pendaftar tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat karena usia kurang dari 25 tahun.

Nurbaeni menuturkan, Bawaslu tetap berharap khusus nya untuk masyarakat di wilayah kec Tegal Timur yg memenuhi syarat sebagai PTPS sesuai UU No 7 Tahun 2017, diantaranya usia minimal 25 tahun dan pendidikan SMA untuk mendaftarkan diri sebagai Pengawas TPS.

Berita Lainnya

KM Berkah Agung Meledak, 1 ABK Hilang
Berita 08 Sep, 2017

KM Berkah Agung Meledak, 1 ABK Hilang

TEGAL -  Terjadinya ledakan pada Kapal Motor Berkah Agung  milik salah seorang warga  Kota Tegal, di perairan Kalimantan Barat mengakibatkan…

Selamatkan Generasi Muda Kota Tegal dari Narkoba
Berita 11 May, 2017

Selamatkan Generasi Muda Kota Tegal dari Narkoba

Tegal – “Anak-anak harus hati-hati, karena mulanya dari coba-coba, di kasih gratis sampai ketergantungan, sehingga saat kita tidak bisa berfikir…

Kelurahan Mintaragen Terapkan Jam Belajar Masyarakat
Berita 09 Mar, 2017

Kelurahan Mintaragen Terapkan Jam Belajar Masyarakat

TEGAL – Salah satu faktor tumbuh kembang anak adalah kondisi di lingkungan sekitar, lingkungan yang baik agar dapat mempengaruhi kepribadian…

Tegal Pesisir Carnival 7 Berjalan Meriah
Berita 28 Apr, 2018

Tegal Pesisir Carnival 7 Berjalan Meriah

TEGAL - Tegal Pesisir Carnival 7 yang digelar oleh Pemerintah Kota Tegal berjalan meriah, ratusan peserta karnaval lengkap dengan batik…

Fahmi Muzzammil Menangkan Bahari Mural Art Competition 2017
Berita 02 Apr, 2017

Fahmi Muzzammil Menangkan Bahari Mural Art Competition 2017

TEGAL – Penyelenggaraan Bahari Mural Art Competition 2017  yang diselenggarakan oleh Bagian Humas dan Protokoler  pada Minggu (2/4) di GOR…

Gerakan Indonesia Bersih Melalui Program Tegal Bebas Sampah
Berita 21 Feb, 2019

Gerakan Indonesia Bersih Melalui Program Tegal Bebas Sampah

JAKARTA - Menindak lanjuti program Gerakan Nasional Indonesia Bersih, Pemerintah Kota Tegal segera melaunching Gerakan Tegal Bebas Sampah. Hal itu…

Most from this category