Dinkes Kota Tegal Ajak Warga Stop BAB Sembarangan

TEGAL– Dinas Kesehatan Kota Tegal gencar menggelar pemicuan program stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan atau open defecation free (ODF). Kali ini, Dinkes menyasar Kelurahan Pesurungan Kidul mengajak warganya stop BAB Sembarangan, Selasa (12/3/2019).

Hadir pada kegiatan tersebut Kasi Penyehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja Dinkes Kota Tegal Siti Halamah, Lurah Pesurungan Kidul Trismanto, jajaran Babinsa dan Banbinkamtibmas Kel. Pesurungan Kidul.

Berdasarkan data dari Dinkes Kota Tegal, dari 27 Kelurahan di Kota Tegal, sembilan Kelurahan diantaranya sudah dinyatakan bebas dari BAB sembarangan.  Diantaranya, Kelurahan Debong Kidul, Debong Kulon, Bandung, Kalinyamat Wetan, Pekauman, Kemandungan, Debong Lor, Cabawan dan Kaligangsa.

Kepala Dinkes Kota Tegal dr. Sri Primawati Indraswari melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tegal, Wiharto mengatakan, Kota Tegal belum terbebas dari BAB Sembarngan. Untuk itu,  pada tahun 2019, pihaknya menargetkan 66 persen warga Kota Tegal sudah BAB pada jamban sehat.

Sedangkan tahun 2020, kata Wiharto, Dinkes menargetkan Kota Tegal stop BAB Sembarangan, 100 persen ODF.

Menurut Wiharto, salah satu langkah yang ditempuh untuk stop BAB Sembarangan dengan pemicuan. “Apabila masih ada yang masih BAB Sembarngan, kita akan picu mereka agar tidak lagi BAB Sembarangan lagi, akan tetapi menggunakan jamban”, kata Wiharto.

Selain itu, kata Wiharto, pihaknya juga memberikan stimulant jamban bagi warga yang kurang mampu. Lalu, Dinkes Kota Tegal juga membentuk Kelompok Pemberantas Kakus Liar (Kopas Kali). Tugas Kopas Kali nantinya melakukan pemicuan pada setiap pertemuan, baik ditingkat RT, RW sampai dengan kelurahan.

“Diharapkan melalui pemicuan ini perilaku masyarakat berubah, yang masih BAB di sungai, sawah akan berubah di Jamban sehat”, ujar Wiharto.

Sementara itu, perwakilan Puskesmas Debong Lor Indrianto mengatakan perilaku buang air besar yang sehat dapat memutus alur kontaminasi kotoran manusia sebagai sumber penyakit secara berkelanjutan.

Untuk itu, masyarakat diminta menyediakan dan memelihara sarana buang air besar yang memenuhi standar dan persyaratan kesehatan. Dalam kotoran manusia terdapat virus hepatitis, polio, bakteri kolera dan penyakit lainnya, apabila BAB di sungai  maka masyarakat di sepanjang aliran sungai akan terkena dampaknya.

 

Berita Lainnya

TNI-Polri di Kota Tegal Olahraga Bersama
Berita 09 Nov, 2017

TNI-Polri di Kota Tegal Olahraga Bersama

TEGAL - Ratusan anggota Polri dan TNI di wilayah Kota Tegal sekitarnya melakukan olahraga bersama yang digagas oleh Polres Tegal…

Pelantikan Pengurus PMI Kota Tegal Disiapkan
Berita 20 Mar, 2019

Pelantikan Pengurus PMI Kota Tegal Disiapkan

Tegal – Pelantikan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal disiapkan. Pelantikan tersebut akan dilaksanakan setelah pelantikan Walikota terpilih. Dan…

Pemkot Tegal Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka
Berita 22 May, 2018

Pemkot Tegal Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka

TEGAL-Pemerintah Kota Tegal menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka, Selasa (22/5) di lantai I ruang rapat Setda Kota…

Sepuluh Bidang Tanah Pemkot Dilelang
Berita 07 May, 2018

Sepuluh Bidang Tanah Pemkot Dilelang

TEGAL - Sepuluh bidang tanah yang ada di Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana, milik Pemerintah Kota (Pemkot) dilelang kepada petani. Lelang…

Pemkot Akan Revitalisasi Alun-Alun Tegal
Berita 24 Apr, 2019

Pemkot Akan Revitalisasi Alun-Alun Tegal

Pemerintah berencana merevitalisasi lapangan Alun-alun Kota Tegal, revitaslisasi tersebut akan dilakukan secara bertahap. Di anggaran murni APBD 2019, pemkot mengalokasikan…

Akhlakul Karimah Penting Dalam Pergaulan.
Berita 11 Nov, 2017

Akhlakul Karimah Penting Dalam Pergaulan.

Tegal - Sholat Dluha yang diadakan di SMA Ihsaniyah pada hari Sabtu,11 November 2017 terasa sangat spesial karena kedatangan tamu…

Most from this category