Sekolah Ramah Anak Ciptakan Agen Perubahan Anak

TEGAL– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal sasar enam sekolah pada kegiatan advokasi Sekolah Ramah Anak.

Sekolah tersebut, yakni SMP Negeri 1 Kota Tegal, SMP Negeri 2 Kota Tegal,  SMP Al Irsyad, SMA Negeri 2 Kota Tegal, SMA Negeri 3 Kota Tegal dan SMK Negeri 1 Kota Tegal.  Melalui kegiatan advokasi tersebut diharapkan para siswa menjadi agen perubahan anak.

Jum’at (8/2) pagi, advokasi Sekolah Ramah Anak digelar di SMP Al Irsyad Kota Tegal. Pada kesempatan tersebut, peserta yang mengikuti kegiatan advokasi dibagi kedalam beberapa kelompok.

Mereka membuat tulisan seperti sekolah menyenangkan bagi anak, jam keseharian agen perubahan, mengurai bentuk-bentuk kekerasan baik kekeraaan fisik, psikis dan cyber bullying serta diajak bermain fun games yang menyenangkan.

Fasilitator Forum Anak Prochild Community Indonesia Erry Pratama Putra mengungkapkan, kekerasan sangat dekat dengan anak. Sebab, kata Erry, sedikit sekali perbedaan antara kekerasan dan gurauan. Misalnya, gurauan biasa, akan tetapi itu termasuk kekerasan.

Pembina OSIS SMP Al Irsyad Kota Tegal,  Istiqomah mengapresiasi kegiatan advokasi sekolah ramah anak. Dia berharap, apa yang didapat pada kegiatan tersebut nantinya dapat terapkan oleh anak didiknya dan mereka dapat mandiri.

Seperti yang diberitakan sebelumya, Kepala DPPKBP2PA Kota Tegal, Diah Triastuti melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sri Gunarto mengatakan, Sekolah Ramah Anak memiliki 6 indikator yakni, komitmen, pelaksanaan kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak anak, sarana dan prasarana, partisipasi anak, partisipasi warga sekolah.

“Kita terus mendukung program Sekolah Ramah Anak, diharapkan mereka yang ikut menjadi agen perubahan anak yang menyalurkan disiplin positif”, kata Gunarto.

Gunarto menuturkan, pihaknya akan melakukan pendampingan bagi sekolah-sekolah sasaran, harapannya, tidak ada pembulian, pemalakan, kekerasan di sekolah dan sebagainya.

 

Berita Lainnya

KPU Serahkan Alat Peraga Kampanye Paslon
Berita 14 Mar, 2018

KPU Serahkan Alat Peraga Kampanye Paslon

TEGAL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal,…

Noor Fuady : “Membayar Pajak dan Retribusi Wajib Hukumnya”
Berita 20 Dec, 2018

Noor Fuady : “Membayar Pajak dan Retribusi Wajib Hukumnya”

TEGAL - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Tegal, Ir. Noor Fuady menekankan kepada para pelaku…

Teater Qi Sukses Pentaskan Astha di Jakarta
Berita 16 Sep, 2018

Teater Qi Sukses Pentaskan Astha di Jakarta

TEGAL – Setelah sukses pentas di Kudus dan Surakarta, pertunjukan Astha Teater Qi Tegal di Jakarta juga sukses digelar. Pementasan…

Masuk Gang Tak Menyurutkan Walikota Tegal Menemui Warganya.
Berita 19 Jun, 2017

Masuk Gang Tak Menyurutkan Walikota Tegal Menemui Warganya.

Tegal – Memasuki 10 hari Terakhir di bulan Ramadan, Pemerintah Kota Tegal melalui Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno…

Forum PSAA-LKSA Kota Tegal Dikukuhkan
Berita 14 Nov, 2018

Forum PSAA-LKSA Kota Tegal Dikukuhkan

Tegal - Forum Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) - Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kota Tegal periode 2018-2023 dikukuhkan…

DKT Menerima Bantuan Alat Menonton Film dari Kementerian
Berita 01 Nov, 2018

DKT Menerima Bantuan Alat Menonton Film dari Kementerian

Dewan Kesenian Kota Tegal (DKT) mendapat bantuan berupa peralatan menonton film dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pemberian bantuan tersebut diserahkan…

Most from this category