IKASMA Gelar Aksi Damai, Desak SMA 1 Tegal Tetap Bertahan dan Terjaga

TEGAL-Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (IKASMA) Kota Tegal menggelar aksi damai, Jumat (11/1) di depan SMA Negeri 1 Kota Tegal.

Mereka menggalang tanda tangan dukungan dari para Alumni SMA N 1 Tegal atas eksistensi sekolah menengah di Jalan Menteri Supeno Kota Tegal itu. Mereka juga melakukan orasi, meneriakkan yel-yel dan berdoa bersama.

Ketua Ikasma Kota Tegal Dr Tafakurrozak menuturkan aksi turun ke jalan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan akan persoalan sengketa lahan SMA Negeri 1 Tegal. “Sebagai alumni, kami merasa prihatin akan persoalan sengketa lahan SMA Negeri 1 Tegal. Bagi kami, bangunan SMA Negeri 1 Tegal memiliki nilai sejarah dan sudah banyak mencetak orang-orang sukses”, kata Dr. Tafakurrozak.

Dr. Tafakurrozak menuturkan seski sejak dulu status sertifikat SMA 1 Tegal menyebutkan Hak Pakai, namun pihaknya mengajak untuk mengedepankan musyawarah dalam persoalan sengketa lahan, agar keberadaan SMA 1 Tegal tetap berada dilokasi saat ini.

Menurut Dr. Tafakurrozak, para alumni meminta agar seluruh pihak yakni PT KAI, Kementerian BUMN, Kemendagri, Kemendikbud agar duduk bersama terkait persoalan tersebut. Sebab dikhawatirkan, persoalan ini ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan lain.

Dia pun menuturkan, banyak hal yang harus dipertimbangkan PT KAI, bahwa SMA 1 Tegal sebagai tempat pendidikan sangat bermanfaat untuk khalayak banyak. “Alumni yang hadir pada aksi damai ini, tidak menuntut banyak, kami hanya berharap ada kebijaksanaan PT KAI agar SMA 1 Tegal tetap ada dilokasi yang sekarang ini”, tutur ketua Ikasmas itu.

Selain itu, salah satu Alumni Inang Winarso berharap ada pertemuan dan dialog bersama pemerintah, alumni dan PT KAI. Menurut Dia, dalam sertifikat memang sudah tersebut Hak Pakai, namun diharapkan ada kebijaksanaan dari PT KAI agar SMA 1 Tegal tetap berada dilokasi tersebut.

“Bagaimanapun SMA 1 Tegal banyak menelurkan lulusan-lulusan yang luar biasa dan saat ini para alumninya menjadi orang-orang yang berhasil dan sukses”, ujar Inang.

Sebagai informasi, awal mula sengketa lahan terjadi saat PT KAI mengajukan gugatan atas penerbitan Sertifikat Hak Pakai Nomor 1 ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang terhadap Kepala Kantor Pertanahan Kota Tegal, Walikota Tegal dan Gubernur Provinsi Jawa Tengah. Pada proses persidangan ini dimenangkan oleh pihak PT KAI. Upaya bandingpun tetap dimenangkan PT KAI sebagai pihak termohon kasasi.

Adapun sertifikat lahan seluas 6.890 meter persegi tersebut sudah terbit sejak 1974.

Berita Lainnya

Pegiat Lingkungan di Kota Tegal Dilatih Kerajinan Daur Ulang Sampah
Berita 13 Feb, 2019

Pegiat Lingkungan di Kota Tegal Dilatih Kerajinan Daur Ulang Sampah

TEGAL-Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal bersama Komunitas Runtah Tegal Laka-laka (Rutella)  mengadakan Pelatihan Kerajinan Daur Ulang sampah, Rabu (13/2.  Sedikitnya…

Dialog Interaktif Program Air Bersih Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Berita 23 Jan, 2017

Dialog Interaktif Program Air Bersih Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Tegal – Dialog interaktif Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno di Radio Sebayu FM dengan Tema Program air bersih…

Begini Upaya Penanganan Sampah Kota Tegal
Berita 01 Aug, 2017

Begini Upaya Penanganan Sampah Kota Tegal

TEGAL-Pemerintah Kota Tegal melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Kota Tegal melakukan berbagai upaya menangani permasalahan sampah diwilayahnya. "Jumlah volume sampah…

DPRD Kota Tegal Setujui Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2018
Berita 26 Sep, 2018

DPRD Kota Tegal Setujui Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2018

TEGAL - DPRD Kota Tegal akhirnya menyetujui Pembahasan Raperda Perubahan  APBD TA. 2018. Penandatangan Persetujuan pembahasan dilakukan langsung oleh Ketua…

Berita 21 Oct, 2017

Kang Nur Resmi buka Perkemahan Santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA)

Tegal - Plt. Walikota Tegal, Drs, H.M. Nursholeh, M.MPd secara resmi membuka Perkemahan Santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kota…

Gedung Tua Bekas Balai Desa Akan Lebih Dimanfaatkan
Berita 21 Feb, 2018

Gedung Tua Bekas Balai Desa Akan Lebih Dimanfaatkan

TEGAL - Gedung tua yang merupakan bekas balai desa yang berada di Kelurahan Pekauman, Kecamatan Tegal Barat, akan dirubah menjadi…

Most from this category