Pemkot Tegal Gelar Diskusi Pengadaan Barang dan Jasa

TEGAL-Pemerintah  Kota Tegal melalui Bagian Pembangunan Setda Kota Tegal menggelar diskusi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Rabu (12/12) di gedung Adipura Kawasan Balai Kota Tegal. Kegiatan diikuti Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Tim LPSE dan Pokja di lingkungan Pemkot Tegal.

Diskusi tersebut mengusung tema Akuntabilitas Pengadaan Barang/Jasa untuk Pembangunan yang Berkualitas

Kepala Bagian Pembanguna Setda Kota Tegal, M. Rudy Herstyawan mengatakan, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang ada dilingkungan pemerintah mengalami berbagai dinamika aturan dan kebijakan, baik kualitasnya maupun kuantitasnya.

“Semua stake holder Pengadaan Barang dan Jasa harus dapat melaksanakan aturan dan kriteria Pengadaan Barang dan Jasa yang sudah diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah yaitu Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, dengan menjamin proses Pengadaan Barang dan Jasa yang berkualitas”, kata Rudy.

Staff Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Ir. Gito Musriyono, mengatakan Pengadaan Barang dan Jasa tidak hanya lelang saja. Akan tetapi mulai identifikasi kebutuhan sampai ke serah terima pekerjaan/barang.

“Kalau kita cermati, Pengadaan Barang dan Jasa dimulai perencanaan sampai terwujud.  Pengadaan Barang dan Jasa sangat berarti daalam mencapai apa yang menjadi tujuan pembangunan”, ujar Gito.

Sedangkan Narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Anita, memaparkan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) sebagai pusat keunggulan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Model kelembagaan UKPBJ yakni, disetiap Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah dibentuk 1 UKPBJ yang melaksanakan fungsi UKPBJ untuk seluruh Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah.

Sementara itu, narasumber kedua Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Sukabumi, Fahrurazi mengatakan, PJB dapat diartikan kegiatan pengadaan barang atau jasa oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah yang dibiayai oleh APBN/APBD yang prosesnya diidetifikasi kebutuhan sampai dengan serah terima hasil pekerjaan.

Jenis pengadaan yakni, barang, pekerja konstruksi, jasa konstruksi dan jasa lainnya. Fahrurazi menjelaskan, PJB dapat dilakukan secara terintegrasi dengan mengemas beberapa jenis pengadaan dalam satu paket pekerjaan yang menurut sifatnya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Berita Lainnya

Menjaga Ruh Sastra Melalui Musikalisasi Puisi
Berita 25 Sep, 2017

Menjaga Ruh Sastra Melalui Musikalisasi Puisi

TEGAL – Penyelenggaraan Musikalisasi Puisi yang dilakukan oleh peserta didik SMA Negeri 1 Kota Tegal pada Sabtu (23/9) menempatkan 18…

Pemerintah Kota Tegal Siap Bantu Persoalan Pedagang Pasar Pagi
Berita 07 Feb, 2018

Pemerintah Kota Tegal Siap Bantu Persoalan Pedagang Pasar Pagi

TEGAL-Pemerintah Kota Tegal siap menjadi mediator kasus pasar pagi. Karena kewajiban Pemkot adalah melindungi warganya. Hal itu diungkapkan Plt.Walikota Tegal…

Brandal Mas Cilik Mentas Di TMII
Berita 22 Jul, 2018

Brandal Mas Cilik Mentas Di TMII

Lakon Brandal Mas Cilik mentas di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Lakon yang mengisahkan tentang sosok kepahlawanan…

Walikota Ajak Perempuan Berdayakan Potensi Kota Tegal
Arsip 01 Feb, 2017

Walikota Ajak Perempuan Berdayakan Potensi Kota Tegal

TEGAL- Di era pembangunan saat ini, peran perempuan Kota Tegal dapat diwujudkan dengan ikut  mengembangkan potensi asli Kota Tegal. Hal…

Teater Qi Sukses Pentaskan Astha di Jakarta
Berita 16 Sep, 2018

Teater Qi Sukses Pentaskan Astha di Jakarta

TEGAL – Setelah sukses pentas di Kudus dan Surakarta, pertunjukan Astha Teater Qi Tegal di Jakarta juga sukses digelar. Pementasan…

Berbagai Model Media Pembelajaran Dipamerkan
Berita 03 Dec, 2017

Berbagai Model Media Pembelajaran Dipamerkan

TEGAL – Tepatnya di Auditorium Universitas Pancasakti Tegal ada sebuah kegiatan Pameran Media Pembelajaran, dimana kegiatan itu diisi oleh jenis-jenis…

Most from this category