Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kota Tegal Resmi Terbentuk

TEGAL- Wali Kota Tegal Drs. HM Nursholeh, M.MPd secara resmi mengukuhkan Keanggotaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tegal. Jumat (30/11) di Gedung adipura Komplek Balaikota Tegal. Pembentukan TPAKD ini tercantum dalam Keputusan Walikota Tegal No 900/014/2018.

Tim yang terdiri dari 24 orang yang dari unsur Walikota, Pimpinan OPD, OJK, Pimpinan lembaga Kuangan hingga  Perwakilan Bank Indonesia ini nantinya akan bertugas mengidentifikasi dan mengevaluai permasalahan terkait akses keuangan di Kota Tegal. Tim juga akan merumuskan rekomendasi kebjiakan serta mengkkordinasikan kegiatan atau program percepatan akses keuangan daerah.

Walikota Tegal Drs. HM Nursholeh, M.MPd dalam sambutannya sesaat usai mengukuhkan keanggotaan TPAKD mengatakan TPAKD merupakan forum koordinasi antarinstansi dan stakeholders untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong  pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Diungkapkan Walikota, saat ini di Kota Tegal tmasih ada praktek-praktek rentenir yang menjerat para usaha kecil dan menengah di tengah masyarakat. Untuk itu, dirinya menekankan kepada pihak yang terlibat dalam TPAKD dapat bekerjasama dan berperan aktif untuk memperluas akses permodalan kepada industri kecil.

TPAKD harus memiliki program riil karena itu dalam pengukuhannya, juga dilakukan peluncuran program TPAKD Kota Tegal 2018 yakni Kredit SUMEH (Sarana untuk Meraih Harapan). Adapun  Sasaran penyaluran kredit SUMEH diprioritaskan bagi pedagang-pedagang di pasar dengan fitur yang menarik dan sesuai kebutuhan pedagang. “Dengan adanyanya penyaluran kredit SUMEH harpannya  keberadaan rentenir yang tersebar di pasar-pasar di Kota Tegal dapat dikurangi,”ucap walikota.

 

Senada dengan Walikota Tegal, Deputy Komosioner EPK OJK Pusat Sarjito, SE,SH,MM juga berpesan  meminta OJK memudahkan Akses Keuangan di Kota Tegal.” Jangan sampai orang Tegal butuh dana harus ke rentenir, jangan sampai orang Tegal mau bangun kotanya sendiri tidak mengerti harus kemana,”ucapnya.  Karena itu menurutnya yang terpenting bukan pengukuhan TPAKD, namun bagaimana ingin tim ini mampu bekerja membuat kemajuan ekonomi masyarakat Kota Tegal, sehingga membuat peningkatan dalam pembangunan Kota Tegal.

Berita Lainnya

Empat keluarga Asal Kota Tegal Berangkat Transmigrasi ke Kalimantan
Berita 27 Nov, 2017

Empat keluarga Asal Kota Tegal Berangkat Transmigrasi ke Kalimantan

Sebanyak Empat Keluarga asal Kota Tegal berangkat bertransmigrasi ke Kalimantan, Senin (27/11), 4 kepala keluarga transmigran di damping Plt. kepala…

BI Tegal Luncurkan Pojok Baca dan Dongeng
Berita 04 Nov, 2019

BI Tegal Luncurkan Pojok Baca dan Dongeng

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia meluncurkan Pojok Baca dan Dongeng untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Senin (4/11) di POS…

Pengembangan Desa Wisata Perlu Peran Masyarakat
Berita 09 Oct, 2018

Pengembangan Desa Wisata Perlu Peran Masyarakat

TEGAL-Peran masyarakat sangat diperlukan dalam mengembangkan Desa Wisata. Untuk itu, Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal mengadakan sharing…

Guru Dibekali Pengelolaan UKS Sekolah
Berita 22 Feb, 2019

Guru Dibekali Pengelolaan UKS Sekolah

Tegal - Sejumlah guru Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah kerja Puskesmas Bandung, Kecamatan Tegal Selatan. Mereka…

Gelar Syukuran Rumah Dinas, Jumadi Undang Warga Sekitar.
Berita 15 Apr, 2019

Gelar Syukuran Rumah Dinas, Jumadi Undang Warga Sekitar.

TEGAL  Tiga minggu usai menempati Rumah Dinas Wakil Walikota Tegal, Jumadi ST.MT menggelar acara tasyakuran dengan mengundang masyarakat sekitar. Sabtu…

Sebanyak 4,03 T Uang Kertas di Musnahkan
Berita 28 Feb, 2017

Sebanyak 4,03 T Uang Kertas di Musnahkan

TEGAL-Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia BI Tegal memusnahkan sebanyak 4,03 triliun  uang kertas. Pemusnahan tersebut dilakukan BI merupakan uang atas…

Most from this category