Diskresi Dikeluarkan Jika Nelayan Penuhi Persyaratan

Hal tersebut merupakan kesepakatan hasil rapat Bidang Kemaritiman yang dilaksanakan Pemerintah Kota Tegal bersama Forkopimda Kota Tegal, Selasa (06/11) di Ruang Rapat Lantai I Kantor Sekretariat Daerah Kota Tegal. Rapat yang dipimpin langsung Walikota Tegal HM. Nursholeh, M.MPd dihadiri Kapolresta Tegal AKBP Jon Wesly Arianto, SIK, Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Agus Haryanto, SE, M.Tr.Hanla, Kasdim 0712/ Tegal Mayor Inf. A Aziz, Plt. Sekda Kota Tegal Drs. Yuswo Waluyo, Asisten Pemerintahan Drs. Imam Badarudin, Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian (DKP) Kota Tegal Ir. Noor Fuady, Kepala PPP Tegalsari Tuti Suprianti, Pejabat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Wilayah Tegal, Adi P dan perwakilan Pelindo.

“Pemerintah Kota Tegal bersama Forkopimda sepakat diskresi yang dikeluarkan tidak menyalahi aturan yang ada,” ungkap Walikota yang terlebih dahulu mendengarkan pendapat seluruh anggota Forkopimda dan jajaran Pemkot Tegal. Mulai dari Kapolresta, Danlanal, Kasdim 0712/Tegal, Plt. Sekda dan peserta rapat lainnya.

Selain itu, dalam rapat tersebut juga disepakati mengenai akan segera dilaksanakannya sosialisasi dan pelatihan pelaksanaan Permen KKP No. 48/2014 tentang Log Book dan Permen KP No. 57/2014 tentang Usaha Perikanan. Hal tersebut penting dilaksanakan karena selama ini sebagian nelayan di Jawa Tengah tak terkecuali di Kota Tegal belum melaksanakan pencatatan aktivitas kapal dalam log book sesuai ketentuan Permen. Mengenai log book, menurut Adi P sebenarnya sudah lama diterapkan sesuai Permen yang diterbitkan pada tahun 2014.

Menurut Tuti Suprianti, selain log book, persyaratan lainnya yang diperlukan yakni Laporan Kegiatan Usaha (LKU) dan Laporan Kegiatan Penangkapan (LKP). Namun diakui oleh Tuti Suprianti sebagian besar nelayan di Provinsi Jawa Tengah selama ini belum banyak yang melaksanakan log book. Menurut Tuti sesuai kewenangan Provinsi, hal tersebut masih diabaikan. Namun saat ini sistem log book harus diterapkan dalam pengurusan SIPI sesuai peraturan pemerintah pusat.

 “Ini memang terkait dengan kepatuhan nelayan karena sebenarnya ketika nelayan tidak melaporkan hasil lelang menjadi kendala. Kalau semua sudah terpenuhi, maka perijinan cepat dikeluarkan,” ungkap Tuti.

Disepakati juga dalam rapat tersebut agar hasil keputusan rapat bidang Kemaritiman dapat diketahui para nelayan, maka hasil rapat tersebut akan dikeluarkan berupa surat edaran atau sosialisasi kepada masyarakat nelayan.

Berita Lainnya

Apel Tiga Pilar Pastikan Pileg dan Pilpres Aman Dan Damai
Berita 25 Sep, 2018

Apel Tiga Pilar Pastikan Pileg dan Pilpres Aman Dan Damai

Slawi – Apel 3 Pilar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kades/Lurah dalam rangka mewujudkan Pileg , Pilpres 2019 yang aman, tentram dan…

KEREN! Pramuka Saka Bahari Lanal Tegal Ikuti Pelayaran Nusantara VII
Berita 20 Nov, 2017

KEREN! Pramuka Saka Bahari Lanal Tegal Ikuti Pelayaran Nusantara VII

TEGAL- Sebanyak tujuh personel pramuka Saka Bahari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal mengikuti pelayaran Nusantara VII. Mereka akan berlayar…

Pantai Kodok Masih Jadi Primadona
Berita 15 Dec, 2017

Pantai Kodok Masih Jadi Primadona

TEGAL-Pasca diterjang gelombang rob beberapa waktu yang lalu, Pantai Kodok masih jadi primadona warga untuk berwisata. Pantai yang saat ini…

Pentingya Disiplin dan Bela Negara Bagi Pemuda
Berita 22 Jul, 2017

Pentingya Disiplin dan Bela Negara Bagi Pemuda

TEGAL – Menumbuhkan rasa disiplin dalam diri dapat dilakukan dengan banyak cara, namaun untuk menanamkan disiplin dan semangat bela negara…

Pantai Pulau Kodok Menjadi Primadona Baru Wisata Pantai
Berita 12 Oct, 2017

Pantai Pulau Kodok Menjadi Primadona Baru Wisata Pantai

TEGAL - Daya tarik wisata di Kota Tegal tidak lepas dari pantai, mengingat Kota Tegal memiliki wilayah pantai. Setelah Pantai…

Drama Kolosal Martoloyo Martopuro Sambut HUT ke-72 RI di Alun-alun Kota Tegal
Berita 17 Aug, 2017

Drama Kolosal Martoloyo Martopuro Sambut HUT ke-72 RI di Alun-alun Kota Tegal

TEGAL-Pada acara HUT ke-72 Kemerdekaan RI di  Alun-alun Kota Tegal, Kamis (17/8) ada drama kolosal yang mengawali serangkaian upacara bendera.…

Most from this category